Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Perbedaan Qira’at terhadap Hukum dan Penafsiran dalam Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān Rahman, Muhammad Fadli; Imran, Muhammad; Nurain, St. Nur Syahidah Dzatun
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 4 No 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v4i1.1493

Abstract

Qira’at merupakan perbedaan cara baca al-Qur’an, yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. dari Allah Swt. yang kemudian banyak ditentang oleh kelompok orientalis. Penelitian kali ini bertujuan untuk membuktikan perkataan orientalis, yang berpendapat bahwasannya perbedaan bacaan yang terjadi, dikarenakan bahasa Arab pada zaman awal, ditulis tanpa menggunakan harakat dan titik, sehingga menimbulkan pemahaman yang berbeda dari orang yang membacanya, dan tidak sama sekali berpengaruh terhadap pemaknaan sebuah ayat. Maka dari itu, penelitian ini dibuat untuk melihat perbedaan Qira’at dan implikasinya terhadap hukum dan penafsiran, dalam kitab tafsir monumental karya Imam aṭ-Ṭabarī yakni kitab tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān. Sehingga penelitian ini diberi judul “Implikasi Perbedaan Qira’at terhadap Hukum dan Penafsiran dalam Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Ta’wīl al-Qur’ān.” Dengan menggunakan metode penelitian Library Research (penelitian kepustakaan) dan dengan menggunakan metode penelitian tafsir Muqarran (perbandingan), yakni dengan membandingkan antara riwayat Qālūn dari Imam Nāfi’ dan riwayat Ḥafṣ dari Imam ‘Āṣim dari segi farsy al-Ḥurūf dalam Q.S. Āli ‘Imrān dan Q.S. anNisā’. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah, terdapat perbedaan penafsiran di dalam ayat-ayat yang memiliki perbedaan bacaan (farsy al-Ḥurūf) diantara riwayat Qālūn dari Imam Nāfi’ dan riwayat Ḥāfṣ dari Imam ‘Āṣim, dan tidak ditemukan perbedaan Qira’at diantara keduanya dalam surah yang diteliti yang berimplikasi terhadap sebuah hukum. Namun, ditemukan perbedaan Qira’at yang berimplikasi pada hukum, dalam perbandingan riwayat yang lain, pada Q.S. an-Nisā’ ayat 43.
Pengaruh Global Mindset dan Inovasi Berkelanjutan terhadap Adaptabilitas SDM di Perusahaan Multinasional Indonesia Rahman, Muhammad Fadli; Nugroho, Rinaldi Imam; Winadi, Ari Anggarani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Global Mindset dan Inovasi Berkelanjutan terhadap Adaptabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada perusahaan multinasional di Indonesia. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya arus investasi asing langsung (FDI) dan percepatan transformasi digital yang menuntut SDM untuk memiliki kemampuan berpikir global serta beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan dinamika kerja lintas negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 200 karyawan perusahaan multinasional. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, serta memenuhi seluruh asumsi klasik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Global Mindset berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi dan adaptabilitas SDM, dengan nilai signifikansi 0,000. Inovasi Berkelanjutan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap adaptabilitas SDM dengan nilai signifikansi 0,021. Uji simultan memperlihatkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap adaptabilitas SDM dengan nilai F sebesar 5,851 dan signifikansi 0,004. Nilai Adjusted R² sebesar 0,731 menunjukkan bahwa 73,1% variabilitas adaptabilitas SDM dijelaskan oleh Global Mindset dan Inovasi Berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kedua variabel tersebut merupakan kompetensi strategis dalam memperkuat kesiapan SDM menghadapi perubahan global. Oleh karena itu, perusahaan multinasional perlu mengembangkan program penguatan Global Mindset dan inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing organisasi.