Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KARAKTERISTIK HIDROLOGI TERHADAP POTENSI SUMBER DAYA AIR BERDASARKAN ANALISA BMKG RCP 4.5 DI DAS SEJAHTERA, SULAWESI TENGAH Suhudi Suhudi; Kiki Frida Sulistiyani; Ratnasari Rambu Dulu Mosa
BUANA SAINS Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v23i1.4987

Abstract

The Sejahtera River Basin is located in Sejahtera Village, Palolo District, Sigi Regency, Central Sulawesi with an area of 61,028 Ha. The watershed is one of the water resources used for rice field irrigation for the people in the area. The aimed of this study to determine the hydrological characteristics and how much reliable discharge is available in the Sejahtera Watershed for existing conditions and due to climate change. In 2003–2020 an analysis of hydrological characteristics was carried out and there was an increase in the reliable discharge of 20% or 24 l/sec caused by climate change in the Sejahtera Watershed where the rains became lighter with an increase in presentation capacity ranging from 0–10 and 11-20% with moderately increasing temperatures ranging from 0.65-0.70 and 0.71 – 0.75oC. The data used in this research is secondary data. The condition of the Prosperous Watershed is still quite good, so it needs to be maintained so that there are no changes in land use.
EVALUASI STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH PADA SUNGAI NAMBAAN KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Suhudi Suhudi; Vinsensia Elviana Apli
Jurnal Qua Teknika Vol 11 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v11i1.1433

Abstract

Bangunan yang didesain untuk menahan tekanan lateral (horizontal) tanah disebut bangunan dinding penahan tanah. Biasanya bangunan dinding penahan dibuat ketika terjadi perubahan dalam elevasi tanah yang melampaui sudut at-rest dalam tanah. Tekanan tanah lateral di belakang dinding penahan tanah tergantung kepada sudut geser dalam tanah (
REDESAIN SISTEM DRAINASE DI KAWASAN PASAR LAWANG KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG Suhudi Suhudi; Stefanus Nggae
Jurnal Qua Teknika Vol 11 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v11i2.1694

Abstract

Drainase mempunyai pengertian mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum drainase dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan ulang jaringan drainase di kawasan Pasar Lawang Kabupaten Malang. Lokasi studi terletak pada Pasar Lawang Kabupaten Malang sebelah Utara dari Jalan Thamrin. Masing masing pasar tersebut memiliki luas secara berurutan seluas 3.500 m2 pasar ini dibangun sejak tahun 1970an dan tercatat ada 173 unit toko, 405 bedak, 729 unit los. Kawasan Pasar Lawang memiliki ketinggian +600 meter dari permukaan air laut dan berjarak +18,5 Km dari pusat Kota Malang. Pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, Analisa dan metode pengelolaan data yang digunakan yaitu perhitungan manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung debit hujan rancangan kala ulang 10 tahun dengan nilai XT= 138,424 mm kemudian dilakukan perhitungan Q air dan Q kapasitas dan mendapatkan Q air = 0,2127 m3/det dan Q kapasitas = 0,2309 m3/det kemudian dilakukan evaluasi Q kapasitas dikurangi Q air = 0,0182 m3/det selanjutnya dilakukan kontrol debit ∆Q ≤ 10% dan memdapatkan hasil ∆Q = 9% dan rumus mencari tinggi muka air menggunakan h SNI untuk debit saluran. Setelah dilakukan perhitungan didapat dimensi saluran tersier adalah dengan lebar dasar saluran b = 0,30 m dan kedalaman saluran 0,30 m, dengan tinggi jagaan masing – masing saluran adalah 30% dari kedalaman saluran rencana. Penampang melintang saluran berbentuk persegi panjang.
ANALISIS ENERGI SPESIFIK PADA SALURAN TERBUKA DENGAN PENAMBAHAN VARIASI PANJANG AMBANG LEBAR Suhudi Suhudi; Arga Pandawa Arga Pandawa
Jurnal Qua Teknika Vol 12 No 01 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v12i01.2106

Abstract

Aliran saluran terbuka adalah aliran di saluran dimana air mengalir dengan muka air bebas. Kajian tentang perilaku aliran dikenal dengan mekanika fluida (fluid mechanis). Salah satu klasifikasi aliran melalui saluran terbuka disebut seragam (uniform) yaitu apabila berbagai jenis aliran seperti kedalaman, tampang basah, kecepatan dan debit pada setiap tampang di sepanjang aliran adalah konstan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dari pengaruh panjang ambang lebar terhadap energi spesifik yang dihasilkan. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan mencatat hasil volume (V), waktu (T), tinggi air di hulu (h) dan di hilir (h’) pada tabung hidrolik. Data yang sudah didapatkan kemudian akan dilanjutkan ke tahap analisa data. Analisa yang dimaksud adalah untuk mendapatkan Q (debit), h (hulu) dan h’(penambahan ambang dengan variasi lebar 10 cm, 20 cm, dan 30 cm). Setelah itu dianalisa untuk mendapatkan bilangan Froude, energi spesifik dan jenis aliran yang terjadi akibat ambang. Penelitian ambang lebar saluran terbuka dengan menggunakan 3 variasi debit (4,62 x 10-3 m3/det; 3,24 x 10-3 m3/det; 1,78 x 10-3 m3/det) dan 3 variasi ambang (panjang 10 cm, 20 cm, dan 30 cm). Hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa bentuk penampang ambang lebar yang menghasilkan aliran yang efisiensi yaitu ambang lebar dengan panjang 10 cm pada aliran Q3 ditinjau dari bilangan Froude ˂ 1 yaitu : 0,210 dan kehilangan energi lebih kecil yaitu : 0,068 dan termasuk kategori aliran subkritis.
Analisis Kinerja Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Plunturan Kabupaten Ponorogo Mus Mulyadi Retang; Dian Noorvy Khaerudin; Suhudi; Pamela Dinar Rahma
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.119

Abstract

Desa Plunturan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terdapat Daerah Irigasi Plunturan yang luas operasionalnya 18 hektar. Kebutuhan air untuk pertanian memerlukan infrastruktur irigasi yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas dan efisiensi aset jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan. Sesuai dengan Kinerja Pengelolaan Aset Elektronik dan Sistem Pengairan (e-PAKSI) dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/2015, penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan mekanisme survei berbasis e-PAKSI, data indeks kinerja sistem irigasi (IKSI) dan survei pengelolaan aset irigasi (PAI) dikumpulkan mulai dari tahapan jaringan irigasi sekunder hingga tersier. Sebelas ruas saluran dan empat belas sarana irigasi yang masing-masing mempunyai cirri khas membentuk jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan, menurut data PAI. Nilai kondisi aset saluran sebesar 72,12% dan nilai kondisi aset bangunan irigasi jika dianggap bersama-sama termasuk dalam kelompok kondisi Sedang. Nilai kondisi aset saluran diketahui sebesar 56,24%. Kinerja jaringan irigasi Daerah Irigasi Plunturan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dengan skor kinerja sebesar 63,79%, sistem irigasi primer tergolong memerlukan pemeliharaan cepat, sedangkan sistem irigasi tersier masuk dalam kategori sama dengan nilai kinerja sebesar 53,42%. Temuan kajian data IKSI menguatkan kesimpulan tersebut. Jika pelayanan pengoperasian dan pemeliharaan irigasi buruk, jaringan irigasi tidak terpelihara dengan baik. Tanggung jawab pemeliharaan meliputi melakukan pemeliharaan rutin dan sporadic serta perbaikan dan pemeliharaan kecil dan besar.
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DI BENDUNG SEJAHTERA TERHADAP PEMANFAATAN IRIGASI DI DAERAH IRIGASI SEJAHTERA DI KECAMATAN PALOLO SULAWESI TENGAH: Analysis Of Water Availability In Bendung Sejahtera In The Use Of Irrigation In The Sejahtera Irrigation Area In Palolo District, Central of Sulawesi Suhudi, Suhudi; Sulistiyani, Kiki Frida
Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v1i1.16

Abstract

Bendung Sejahtera terdapat di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dengan luas area 61.028 Ha. Bendung ini di bangun sebagai irigasi pertanian dengan  luas lahan fungsional adalah 332 km2 dan luas lahan potensial 61 km2. Debit andalan didapat dengan metode kurva durasi debit dengan rerata setengah bulanan minimumnya adalah 0,04 lt/dt pada januari periode 2 sedangkan nilai maksimumnya 0,35 lt/dt pada bulan juli periode 1. Kondisi keseimbangan air eksisting mengalami defisit 3metric tons dari kebutuhan air untuk lahan fungsional. Karena ketersedian air yang lebih kecil dibandingkan kebutuhan air untuk lahan fungsional maka penelitian ini tidak menghitung kebutuhan air potensial. Untuk mendapatkan data kebutuhan air potensial, peneliti menentukan luas lahan maksimal dapat dialiri sesuai kapasitas air yang tersedia. Dengan luas lahan maksimal untuk PTT eksisiting pada MT 1 di dapat areal seluas 24ha, MT 2 seluas 36 ha dan MT 3 seluas 46ha, dengan intensitas tanam pada PTT eksisting 32%.
KAJIAN PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN SUDUT PADA HULU BENDUNG BERTANGGA TERHADAP KOEFISIEN DEBIT DAN LONCATAN AIR PADA SKALA LABORATORIUM: Effect of Upstream Angular Slope on Discharge Coefficient and Hydraulic Jump in Cascade Weirs: A Laboratory Study Suhudi
Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v1i2.33

Abstract

Bendung bertangga dapat berfungsi sebagai peredam energi pada transisi luncuran aliran. Merupakan bangunan air yang berfungsi untuk meninggikan muka air, agar air yang terkumpul menjadi lebih banyak dan elevasi muka air menjadi lebih tinggi. Bendung biasa digunakan untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir dan pengendalian sedimen. Bendung bertangga adalah modifikasi saluran peluncur dengan membuat beberapa tangga dari lokasi dekat puncak bendung sampai kaki di hilir bendung. Tujuan dari bendung bertangga adalah meningkatkan peredaman energi. Bendung juga memiliki berbagai macam variasi kemiringan yang digunakan untuk meninggikan muka air, karena adanya bendung ini akan mengakibatkan adanya aliran keras di bagian hilir sehingga timbulnya loncatan air. Penelitian ini diharapkan mampu melihat karakteristik aliran yang terjadi pada pelimpaht ersebut. Karakteristik tersebut meliputi, kedalaman air, kecepatan aliran dan energis pesifik yang dihasilkan akibat loncatan hidrolis.  
STUDI PERENCANAAN CHECK DAM PADA SUNGAI NAMBAAN SEBAGAI PENAMPUNG SEDIMEN DI KECAMATAN NGANTANG, KABUPATEN MALANG: Study on the Planning of a Check Dam on the Namban River as a Sediment Reservoir in Ngantang District, Malang Regency suhudi, suhudi; Alexander, Dixi
Journal of Industrial Engineering & Technology Innovation Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Industrial Engineering & Technology Innovation (JIETI)
Publisher : LENVARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jieti.v2i1.84

Abstract

Sungai Nambaan merupakan salah satu sungai di Brantas Hulu yang terbentuk pada daerah pegunungan dengan kondisi morfologi berbelok-belok (meander) oleh karena itu, Sungai Nambaan memiliki kemiringan sungai yang curam dan gaya tarik aliran yang cukup besar sehingga banyak sedimen yang terbawa arus air dan akan mengakibatkan pendangkalan dan berakibat pada Bendungan Selorejo yang tidak berfungsi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan bangunan check dam guna menampung sedimentasi yang terbawa air. Metode yang dilakukan dengan menghitung debit banjir rancangan, merencanakan dimensi check dam, menganalisa stabilitas dan menghitung kapasitas tampungan sedimen. Hasil analisa rencana check dam diperoleh bahwa dimensi tinggi main dam 4,00 m, lebar mercu 3,00 m, kemiringan hilir 1 : 0,2, kemiringan hulu 1 : 1. Dengan adanya check dam yang sudah direncanakan mempunyai keuntungan diantaranya, mampu mengurangi kuat arus air di Sungai Nambaan, mampu menampung sedimen sebesar 600 m3 dan check dam akan penuh sampai 14 tahun. Bangunan check dam yang direncanakan sudah stabil dalam kondisi apapun, baik dalam keadaan air normal maupun dalam keadaaan banjir yang ditunjukkan dengan nilai SF > 1,5.
KAJIAN ENERGI SPESIFIK PADA BENDUNG BERTANGGA DENGAN VARIASI KEMIRINGAN HULU PADA SALURAN PERSEGI Suhudi, Suhudi; Maneek, Benyamin; Pamela Dinar Rahma
Jurnal Qua Teknika Vol 13 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v13i2.3156

Abstract

Open channel flow is an open channel flow that is under the influence of the earth's gravity, the method used is the primary method that is measured, namely the water level, the speed of the froude number The purpose of the study is to determine the effect of water level, speed, froude number What is the specific energy in the presence of variations in the slope of the weir and know the effect of specific energy that occurs in each slope of the weir with variations in discharge, The results are as follows: Subcritical froude number flow type has no effect, the specific energy that occurs is: Q1 5.7435m, Q2 6.0225m and at Q3 6.3832m.
Perhitungan Biaya Kontruksi Saluran Bermaterial Pasangan Batu Pada Kegiatan Perencanaan Saluran Drainase Jalan di Simpang Seputuk STA 4+400 – 8+600 Robert, Angelinus; Sulistyani, Kiki Frida; Suhudi, Suhudi
Prosiding SENTIKUIN (Seminar Nasional Teknologi Industri, Lingkungan dan Infrastruktur) Vol 6 (2023): PROSIDING SENTIKUIN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An environmentally sound drainage system as a system that is able to keep a facility, especially roads, dry, and can handle problems such as flooding and puddles on the surface, Jalan Simpang Seputuk is an active crossing that is used but there are several obstacles on the left and right side of the road, namely there are puddles of water when it rains, therefore the use of drainage functions is very important. This research uses a quantitative approach method and with secondary data analysis. The study location is topographically in a low and flat position near the Sesayap river which is the downstream of 2 watersheds namely the Seputuk river and the Rian river, the cost budget plan for excavation of soil, soil backfill and left channel stone masonry starts from STA 4+400 - 8+600 Rp2,067,403,777.00. The budget plan for excavation, backfill and right channel pairs starting from STA 4+400 - 8+600 IDR 1,807,281,377.00. With the results of the total cost of planning the drainage channel STA 4 + 400 - 8 + 600 right and left channels IDR 3,874,685,154.00.