Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Human Resource Management Through Religious Programs for Student Character Development Azizah, Luthfiana; Hikmawati, Hanifah; Muttaqin, Muttaqin
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.7011

Abstract

This study analyzes religious teachers' human resource management process at SMA Negeri 2 Ngawi in supporting student character development. The method used is descriptive qualitative research with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Researchers analyzed the data using the Miles and Huberman analysis model, including data collection, reduction, presentation, and conclusions or verification. The study results indicate that the recruitment process for religious teachers prioritizes religious aspects, participation in religious organizations, solidarity, and discipline. Teacher development is done directly through internal discussions, WhatsApp groups, sharing sessions, and shared perceptions. The religious team routinely performs monthly and semester evaluations to assess craftsmanship, discipline, and order improvements. Implementing this human resource management has succeeded in forming a compact team, establishing good communication, and creating a positive work environment, resulting in competent and disciplined religious teachers. This human resource management of religious teaching impacts improving the quality of religious programs implemented to develop student character so that students are more disciplined in worship, have an increased understanding of the fiqh of prayer, and are more responsible. In addition to realizing the success of the religious program, this can also provide insight to the community that public high schools also have the potential to improve religious character in students.
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI UNTUK MENGOPTIMALISASI HASIL PERKEBUNAN CENGKEH DI DESA HARGOSARI Astuti, Laily Puji; Azizah, Luthfiana; Pratiwi, Widiyatami Hanum; Anggraini, Rosa Denik; Ni’am, Asrorun; Maulana, Rahmad Yusuf; Muslim, Imam; Syah, Muhammad Jafar; Kumalasari, Devi; Ningrum, Wakhidiyah Tristya; Rohmadani, Myewa Citra; Faiz, Alif Salma; Khasanah, Binti Nur; Wijaya, Akbar Tito; Fatmaningrum, Diyah; Ismadi, Ismadi; Prasetyo, Darji
Abdimas IAI Ngawi Vol 2 No 2 (2024): ABDIANDAYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/abdiandaya.v2i2.1563

Abstract

Aromatherapy candles are candle that provide a therapeutic effect when burned, such as for alternative medicine, decoration or air freshener. The benefit of aromatherapy candles made from the essential oil of the clove plant is that it is a health treatment that contains high levels of eugenol to help the wound healing process.  The aim of this research is to provide educational training to community members about the process of managing essential oils from clove plants into aromatherapy candles. The method used is practice and explanation of materials for making aromatherapy candles with community members, especially housewives and teenagers. The activity of training on making aromatherapy candles was positively supported by the village head and officials as well as local representatives and hamlets. The results of carrying out these activities can produce essential oil products to optimize the yield of clove plants in Hargasari village. This training hopes that community members will be able to manage essential oils from clove plants well and can increase natural resources optimally.   Abstrak: lilin aromaterapi adalah lilin yang memberikan efek terapi apabila dibakar seperti untuk alternatif pengobatan, penghias maupun pengharum ruangan. Manfaat lilin aromaterapi dari minyak atsiri cengkeh yaitu sebagai pengobatan kesehatan yang memiliki eugenol tinggi untuk membantu proses penyembukan luka.  Adapun tujuan pengabdian ini memberikan edukasi pelatihan pada warga masyarakat tentang bagaimana proses pengelolaan minyak atsiri dari tanaman cengkeh menjadi lilin aromaterapi. Metode yang digunakan yakni praktek dan penjelasan materi pembuatan lilin aromaterapi dengan warga masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga dan remaja. Kegiaan pelatihan pembuatan lilin aromterapi didukung secara positif oleh kepala desa dan perangkat serta perwakilan warga dukuh setempat. Hasil pelaksanan kegiatan tersebut dapat membuat produk minyak atsiri untuk mengoptimalkan hasil tanaman cengkeh di desa hargosari. Pelatihan ini diharapkan warga masyarakat mampu mengelola minyak atsiri dari tanaman cengkeh dengan baik serta dapat meningkatkan sumber daya alam yang optimal. Kata Kunci: pelatihan, lilin aromaterapi, cengkeh
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Ekoenzim Ramah Lingkungan Azizah, Luthfiana; Muasomah, Luluk; Hikmawati, Hanifah; Muzaini, Muhammad
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Tahun 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v1i3.4369

Abstract

Rumah tangga merupakan penyumbang utama sampah organik yang berasal dari sisa dapur, kulit buah, dan sayuran, sehingga diperlukan upaya pengelolaan yang berkelanjutan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi ekoenzim serta mengkaji bentuk pengaplikasiannya dalam aspek kebersihan dan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembuatan ekoenzim, wawancara dengan narasumber yang berpengalaman, dokumentasi kegiatan, serta telaah literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan ekoenzim dari sisa sayur dan buah dapat dilakukan dengan bahan dan prosedur yang sederhana, mudah diterapkan oleh masyarakat, serta berpotensi mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Cairan ekoenzim yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pembersih dan perawatan kesehatan dengan memperhatikan dosis dan cara penggunaan yang aman. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekoenzim dapat menjadi solusi berbasis masyarakat dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.