Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDUCING SYMPTOMS OF MENTAL EMOTIONAL DISORDERS IN ADOLESCENTS THROUGH SELF-HELP GROUP THERAPY Sari, Amelia Wulan; Arfianto, Muhammad Ari; Pramudianingtias, Ajeng; Purbaningrum, Setia; Salsa, Sefira Khoirotus; Rahayu, Nanda Putri
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2025): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v10i1.1962

Abstract

Adolescence is a transitional stage marked by biological, emotional, and cognitive changes that increase the risk of developing mental-emotional disorders such as anxiety, depression, and emotional instability. WHO report that 10–20% of adolescents face mental health problems, influenced by factors such as family conflict, peer pressure, and excessive social media use. Without early intervention, these disorders may lead to long-term consequences including chronic psychiatric conditions and increased suicide risk. This study aims to analyze the effect of SHG therapy in reducing emotional and mental disorders in adolescents. A quantitative, pre-experimental one-group pretest-posttest design was used. The sample consisted of 76 junior high school students in grades VII and VIII in Malang Regency, selected through total sampling. SHG therapy was conducted based on the Specialist Mental Health Nursing Standard Operating Procedure in four structured stages: problem identification, planning, problem solving, and evaluation. The intervention was delivered across 17 meetings divided into four sessions, facilitated by a trained mental health nurse and five facilitators. Mental-emotional disorders were assessed using the validated Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17). Participants had PSC scores ≥15 and consented to full participation. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The mean score for emotional and mental disorders decreased from 17.16 (SD = 5.001) before the intervention to 15.63 (SD = 6.092) after (p = 0.001), reflecting a 9% reduction. SHG therapy significantly reduces emotional and mental disorders in adolescents and holds potential for implementation in school-based mental health initiatives
Program UKS Jiwa Sebagai Pemberdayaan Guru dan Siswa Dalam Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa di Sekolah Kabupaten Malang Arfianto, Muhammad Ari; Ibad, Muhammad Rosyidul; Widowati, Sri; Pramudia, Ajeng; Sari, Amelia Wulan; Salsa, Sefira Khiorotus; Purbaningrum, Setia; Utomo, Rafika Azzahra Salsabila; Aryani, Hening Ryan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.706

Abstract

Kesehatan jiwa adalah komponen penting dalam pembentukan individu yang sehat secara keseluruhan, khususnya bagi siswa yang menghadapi tekanan akademik dan sosial sehari-hari. Masalah kesehatan jiwa di kalangan remaja dapat menghambat proses belajar dan perkembangan mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan masalah kesehatan jiwa di lingkungan sekolah. Program UKS Jiwa di Kabupaten Malang bertujuan untuk memberdayakan guru dan siswa dalam mendeteksi dan menangani masalah kesehatan jiwa di sekolah. Program UKS Jiwa ini menggunakan metode pelaksanaan yang meliputi sosialisasi, Program UKS Jiwa, dan pendampingan IPTEK. Partisipan terdiri dari 7 orang guru dan 20 siswa dari kelas 7 dan 8 di Kabupaten Malang. Pengetahuan dan keterampilan diukur sebelum dan sesudah program. Gangguan mental emosional dinilai menggunakan instrumen PSC-17, sementara perilaku self-harm dan bullying dinilai menggunakan instrumen SHI dan Bullying. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kesehatan jiwa dan manajemen stres di kalangan guru dan kader UKS Jiwa setelah program. Selain itu, terdapat penurunan pada gangguan mental emosional, perilaku self-harm, dan bullying di kalangan siswa. Data menunjukkan bahwa gangguan internalisasi, atensi, dan eksternalisasi menurun, sementara kesehatan mental siswa meningkat. Program UKS Jiwa terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan jiwa serta manajemen stres di kalangan guru dan siswa. Program ini juga berhasil mengurangi gangguan mental emosional, perilaku self-harm, dan bullying, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan aman bagi siswa.