Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN FATWA HIJAU NAHDLATUL ULAMA DAN PENTINGNYA KONSERVASI MANGROVE BERKELANJUTAN DI PESISIR PACIRAN Ali Maksum; Moh Anas Kholish; Wemi Halim; Ahmad Sukron; Aditya Putra Harwanto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.6

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kerusakan hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan rumusan Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama tentang pentingya konservasi hutan Magrove di Pesisir Paciran Lamongan. Pada waktu yang bersamaan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan peran Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama dalam mendorong konservasi hutan mangrove di pesisir Pantai Paciran, Lamongan. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengadian masyarakat ini adalah; berkolaborasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Pemerhati Hutan Mangrove dari Lembaga Swadaya Masyarakat tertentu untuk menyelenggarakan pelatihan, Forum Grup Discussion, Kampanye Media Massa dalam bentuk edukasi kepada masyarakat pesisir pantai Paciran Lamongan tentang Fatwa Hijau Nahdaltul Ulama dan pentingnya konservasi hutan Mangrove yang berkelanjutan. Adapun hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan agar Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama menjadi mercesuar penguatan dari berbagai elemen di masyarakat dalam memahami dan melakukan tindakan kolaboratif akan pentingnya konservasi hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan.