Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Seven Sleepers (Ashabul Kahf ) in the Holy Bible and Qur'an : Lessons for Organic Youth Movements Mohamad Syukri Abdul Rahman; Zikrullah; Mohamad Muhajir; Muhammad Ghazali; Aditya Putra Harwanto
Peradaban Journal of Religion and Society Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjrs.v3i2.183

Abstract

The role of youth as agents of social change is an integral part of the history of every civilization. One fascinating example of youth role models, often overlooked in historical records, is the story of the Seven Sleepers (Ashabul Kahfi). The tale of the Seven Sleepers and their faithful dog is enshrined in the sacred texts of the Abrahamic religions: Judaism, Christianity, and Islam. This article aims to examine and analyze in depth the epic exemplarity of Ashabul Kahf as presented in the Bible, revered by Christians, and the Quran, considered an authoritative source by Muslims. This study seeks to connect the various examples of exemplary behavior with contemporary youth movements, which seem to lack a guiding framework and roadmap for their actions. The methodology used in this article is a content analysis of two authoritative sources: the Bible and the Quran. The findings of this article suggest that the epic exemplarity of Ashabul Kahf in the Bible and the Quran lies in their integrity as youth who chose to defy an oppressive regime.
Lanskap Dinamika Skizofrenia: Studi Literatur Terkait Perilaku Pengidap Skizofrenia Aditya Putra Harwanto; Engki Triwahyudi; Raissa Dwifandra Putri
Flourishing Journal Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v3i32023p79-89

Abstract

Schizophrenia is a mental disorder involving all psychological aspects that are quite difficult to observe. One of the factors that can cause this disorder is genetic factors. People with schizophrenia have an increased risk of aggressive behavior. Most people with schizophrenia have behavioral disorder impulses in childhood and brain disorders that indicate abnormal neurological development. The purpose of this study is to examine how the landscape dynamics of behavior occur in schizophrenia sufferers with the aim of readers being able to understand symptoms, impacts, patterns of behavior, to intervention steps for people with schizophrenia disorders. Behavior patterns that usually arise in people with schizophrenia are aggressive, impulsive behavior that begins with the appearance of hallucinations and delusions. People with schizophrenia also have apathetic behavior and tend to be anti-social, they prefer to close themselves to their surroundings. Support from family and the surrounding environment is needed by people with schizophrenia. Based on the results of a literature review, it was found that expressive writing therapy also can be used by people with schizophrenia to deal with stress. AbstrakSkizofrenia merupakan suatu gangguan mental yang melibatkan seluruh aspek psikologis yang cukup sulit diamati. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gangguan ini ialah faktor genetik. Orang dengan gangguan skizofrenia memiliki peningkatan risiko untuk berperilaku agresif. Sebagian besar dari orang pengidap skizofrenia memiliki impuls gangguan perilaku pada masa kanak-kanak dan gangguan otak yang menunjukkan perkembangan neurologis abnormal. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah mengkaji mengenai bagaimana lanskap dinamika perilaku yang terjadi pada penderita Skizofrenia dengan tujuan pembaca dapat memahami gejala, dampak, pola perilaku, hingga langkah intervensi pada pengidap gangguan skizofrenia. Pola perilaku yang biasa timbul pada pengidap skizofrenia adalah adanya perilaku agresif, impulsif yang diawali dari munculnya halusinasi serta delusi. Pengidap skizofrenia juga memiliki perilaku apatis serta cenderung anti-sosial, mereka lebih suka menutup diri pada lingkungan sekitarnya. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan oleh pengidap skizofrenia. Berdasarkan hasil kajian literatur juga didapatkan bahwa terapi expressive writing dapat digunakan para pengidap skizofrenia dalam mengatasi stres.
PENGUATAN FATWA HIJAU NAHDLATUL ULAMA DAN PENTINGNYA KONSERVASI MANGROVE BERKELANJUTAN DI PESISIR PACIRAN Ali Maksum; Moh Anas Kholish; Wemi Halim; Ahmad Sukron; Aditya Putra Harwanto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.6

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kerusakan hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan rumusan Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama tentang pentingya konservasi hutan Magrove di Pesisir Paciran Lamongan. Pada waktu yang bersamaan pengabdian masyarakat ini juga bertujuan untuk menguatkan peran Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama dalam mendorong konservasi hutan mangrove di pesisir Pantai Paciran, Lamongan. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengadian masyarakat ini adalah; berkolaborasi dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti tokoh masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Pemerhati Hutan Mangrove dari Lembaga Swadaya Masyarakat tertentu untuk menyelenggarakan pelatihan, Forum Grup Discussion, Kampanye Media Massa dalam bentuk edukasi kepada masyarakat pesisir pantai Paciran Lamongan tentang Fatwa Hijau Nahdaltul Ulama dan pentingnya konservasi hutan Mangrove yang berkelanjutan. Adapun hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan agar Fatwa Hijau Nahdlatul Ulama menjadi mercesuar penguatan dari berbagai elemen di masyarakat dalam memahami dan melakukan tindakan kolaboratif akan pentingnya konservasi hutan Mangrove di pesisir pantai Paciran, Lamongan.