Nensi, Mariana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Kimia untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Nensi, Mariana
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 7 NO 2 OCTOBER 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v7i2.7184

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembuatan, kelayakan, kelebihan, dan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik melalui penggunaan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelas X, dengan pengembangan modul melalui tahapan pendefinisian, pengumpulan data, perancangan, validasi ahli, revisi, dan uji coba. Hasil validasi ahli menunjukkan modul ini sangat layak dengan skor 87,81%. Uji coba terbatas mendapatkan penilaian aspek tampilan 78%, penyajian 85%, dan manfaat 95%, sementara penilaian guru mencapai 92% atau kategori baik. Modul ini memiliki kelebihan dalam memfasilitasi pembelajaran aktif dan meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Uji coba skala luas menunjukkan bahwa penggunaan modul berhasil meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik hingga 83,33%, yang tergolong sangat terampil. Dengan demikian, temuan ini menyimpulkan bahwa modul kimia berbasis inkuiri terbimbing efektif diterapkan dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi yang membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan ilmiah.
Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Kimia untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Nensi, Mariana
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 7 NO 2 OCTOBER 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v7i2.7184

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembuatan, kelayakan, kelebihan, dan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik melalui penggunaan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelas X, dengan pengembangan modul melalui tahapan pendefinisian, pengumpulan data, perancangan, validasi ahli, revisi, dan uji coba. Hasil validasi ahli menunjukkan modul ini sangat layak dengan skor 87,81%. Uji coba terbatas mendapatkan penilaian aspek tampilan 78%, penyajian 85%, dan manfaat 95%, sementara penilaian guru mencapai 92% atau kategori baik. Modul ini memiliki kelebihan dalam memfasilitasi pembelajaran aktif dan meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Uji coba skala luas menunjukkan bahwa penggunaan modul berhasil meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik hingga 83,33%, yang tergolong sangat terampil. Dengan demikian, temuan ini menyimpulkan bahwa modul kimia berbasis inkuiri terbimbing efektif diterapkan dalam pembelajaran kimia untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi yang membutuhkan pemahaman konseptual dan keterampilan ilmiah.
Integrasi Virtual Laboratory PhET dalam Pengembangan Lembar Kerja Pratikum untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Materi Hukum Archimedes Wijaya, Silvia Anggri; Mangando, Widyaskara; Nensi, Mariana; Hajar, Siti; Pamangin, Wilda Wiajayani; Manalu, Etty Octaviani
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan lembar kerja praktikum yang terintegrasi dengan Virtual Laboratory PhET berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi, serta mengetahui peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada materi Hukum Archimedes. Hukum Archimedes merupakan salah satu konsep fundamental dalam fisika dasar yang berkaitan dengan gaya apung serta fenomena terapung, melayang, dan tenggelam. Pemahaman konseptual yang kuat diperlukan agar mahasiswa mampu menghubungkan representasi matematis dengan fenomena fisis secara komprehensif. Oleh karena itu, integrasi laboratorium virtual PhET dalam lembar kerja praktikum dirancang untuk memfasilitasi eksplorasi konsep melalui simulasi interaktif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar validasi untuk menilai kelayakan lembar kerja praktikum oleh ahli media dan ahli materi, serta tes pemahaman konsep untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep mahasiswa. Analisis kelayakan produk menggunakan skala Likert, sedangkan peningkatan pemahaman konsep dianalisis menggunakan perhitungan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja praktikum terintegrasi Virtual Laboratory PhET pada     Hukum Archimedes dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran fisika umum. Rerata skor penilaian dari ahli media sebesar 3,51 dan dari ahli materi sebesar 3,54 dengan kategori sangat baik. Selain itu, hasil uji pemahaman konsep menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata skor n-gain sebesar 0,69 yang termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Virtual Laboratory PhET dalam pengembangan lembar kerja praktikum efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Hukum Archimedes pada mahasiswa.