Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INOVASI PENGELOLA MASJID JOGOKARIYAN DALAM KAJIAN KE ISLAMAN DI ERA DIGITALISASI Pradipa, Rafi; Na’imah, Na’imah; Kiram, Syaiful; Auf, Muhammad Azmi; Huda, Syariful
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 9 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v9i1.57101

Abstract

This study was conducted to find the form of innovation of the Jogokariyan Mosque management in Islamic studies in the digitalization era, the supporting factors for implementing innovation, and its impact or implications for society. This type of research was conducted using a descriptive qualitative method. To obtain data for this study, the researcher came directly to the location, namely the Jogokariyan Mosque in Yogyakarta. To get an overview of the object, the researcher interviewed several components in the mosque, observation, and documentation. The results of this study show 1) Jogokariyan Mosque Integrates Technology in Islamic Preaching & Study Activities: In the form of Using Social Media Including; Instagram, Facebook, Jogokariyan Mosque YouTube channel, WhatsApp, Tiktok. 2) Good mosque management, the totality of the administrators to prosper the Jogokariyan Mosque, Facilities and infrastructure that make the congregation comfortable, The prosperity of the mosque which also has an impact on Islamic study activities at the Jogokariyan mosque, Support from various parties who help each other. 3) Facilitate the congregation to follow Islamic studies from any location and increase the number of congregation participation, Increase the involvement of the younger generation who are more familiar with digital technology, Studies conducted online contain interesting themes that are happening in society so that the community can find the best solution, Provide facilities and understanding to the community to be able to follow various studies that exist including; Subuh Study, Ummida Study, Tuesday Night Study, Wednesday Night Study, Ahad Legi Study, Aisyiyah Study.
Value-Based Monitoring and Evaluation in Islamic Education Governance: Monitoring dan Evaluasi Berbasis Nilai dalam Tata Kelola Pendidikan Islam Auf, Muhammad Azmi; Widodo, Sembodo Ardi; Pradipa, Rafi; Huda, Syariful; Nazikhah, Ridha Khusnun
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1472

Abstract

Background: Islamic education has long served as the foundation for shaping character and civilization, but institutional quality often lags behind rapid quantitative growth. Specific Background: Monitoring and evaluation (M&E) are frequently treated as administrative tools, detached from the spiritual values inherent in Islamic education. Knowledge Gap: Few studies have integrated modern management approaches with Islamic ethical principles to build a comprehensive conceptual framework for M&E in Islamic educational settings. Aim: This study explores a value-based M&E model in Madrasah Aliyah Diponegoro Yogyakarta, examining its role in institutional governance. Results: The findings show that M&E functions as a reflective and participatory mechanism that aligns modern quality management with Islamic ethics, strengthens moral identity, and supports sustainable governance. Novelty: This research proposes a synthesized model that bridges technical evaluation methods and spiritual values, positioning M&E as a strategic governance tool rather than a bureaucratic requirement. Implications: The model offers theoretical and practical contributions for policymakers and Islamic educational institutions aiming to establish value-integrated, participatory, and sustainable governance systems. Highlight Value-based monitoring and evaluation integrates modern management and Islamic ethics. Participatory approaches strengthen institutional identity and governance sustainability. The model provides a conceptual and practical reference for Islamic education reform. Keywords Monitoring And Evaluation, Islamic Education Management, Quality Management, Spiritual Values, Madrasah
Peningkatan Peran Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Lingkungan Melalui Edukasi Positif dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat di RW 10 RT 8 Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru Murialti, Neng; Andika, Afdal Rio; Purba, Dea Natalia; Irawan, Via Mustika; Setiawan, Alfani; Putri, Ayunda; Dewitry, Fidella; Efendi, Dicky; Atsyari, Salma Al; Aulia, Suty; Salsabila, Dea; Octoverland, Arveri; Arwana, Muhammad Reza; Sihombing, Deva Ulina; Adhibbusholeh, Adhibbusholeh; Khoiri, Ikhlasul; Melina, Putri; Damila, Miesie Sasikirana; Maulana, Muhammad Aryadi; Hidayat, Mario; Huda, Syariful; Nissa, Kathzri Ghairi; Fadila, Restu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rukun Warga (RW 10) dan Rukun Tetangga ( RT 8) merupakan bagian wilayah administratif kelurahan Air Putih di Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru memiliki potensi sumber daya lokal dan tantangan yang beragam yang belum dikembangkan dan dikelola dengan maksimal sehingga dapat menjadi sumber kekuatan yang dapat meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat. Setiap kegiatan memiliki tujuan dan indikator keberhasilan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari peningkatan peran sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan lingkungan melalui edukasi kepada Masyarakat bagaiamana pengelolaan lingkungan dengan melibatkan sumber daya manusia (SDM) dari edukasi ini dihasilkan Eko Bin, papan edukasi kebersihan dan penyuluhan penghijauan sekaligus pemberian bibit ke sekolah dasar dilingkungan Kelurahan Air Putih. Kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dengan semangat kebersamaan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat
Islamic Educational Management in the Qur'an: An Analytical Study of Khasa'is al-Tafsir Huda, Syariful; Machali, Imam; Aminah, Aminah; Muhammad, Faik
HERMENEUTIK : Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir Vol 20, No 1 (2026): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v20i1.37544

Abstract

This study analyses Islamic educational management in the Qur'an through the khasa'is al-tafsir approach, using Abd al-Hayy al-Farmawi's thematic interpretation (tafsir maudhu'i) method. It adopts a qualitative library research design that integrates thematic interpretation with the khasa'is al-tafsir approach. The primary data consist of Qur'anic verses on Islamic educational management, while secondary data are drawn from classical and contemporary tafsir works, scholarly books, and relevant academic journals. The analysis follows the stages of thematic interpretation proposed by Abd al-Hayy al-Farmawi, emphasising the Qur'an's lexical choices and linguistic structures. The findings reveal that the Qur'an provides an integrated framework for Islamic educational management, comprising planning, organisation, leadership and trustworthiness (amānah), consultation (shūrā), supervision and evaluation, professionalism, and efficient resource management. These seven components form a thematic unity (al-waḥdah al-maudhu'iyyah) that integrates managerial, ethical, and spiritual dimensions. This study implies that the principles of Islamic educational management are reflected not only in the semantic meanings of the verses but also in their linguistic expressions, offering a holistic Qur'anic paradigm that promotes institutional effectiveness, character formation, moral integrity, and spiritual responsibility. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen pendidikan Islam dalam Al-Qur'an melalui pendekatan khasa'is al-tafsir dengan menggunakan metode tafsir tematik (tafsir maudhu'i) Abd al-Hayy al-Farmawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui integrasi metode tafsir tematik dengan pendekatan khasa'is al-tafsir. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan manajemen pendidikan Islam, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku-buku ilmiah, serta jurnal akademik yang relevan. Analisis data dilakukan berdasarkan tahapan tafsir tematik yang dikemukakan oleh Abd al-Hayy al-Farmawi dengan menekankan pada pemilihan diksi dan struktur kebahasaan Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an menawarkan kerangka manajemen pendidikan Islam yang terintegrasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan amanah (amānah), musyawarah (shūrā), pengawasan dan evaluasi, profesionalisme, serta pengelolaan sumber daya secara efisien. Ketujuh komponen tersebut membentuk kesatuan tema (al-waḥdah al-maudhu'iyyah) yang mengintegrasikan dimensi manajerial, etis, dan spiritual dalam pengelolaan pendidikan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam tidak hanya tercermin dalam makna semantik ayat-ayat Al-Qur'an, tetapi juga dalam ekspresi kebahasaannya, sehingga menawarkan paradigma Qur'ani yang holistik yang menekankan efektivitas kelembagaan, pembentukan karakter, integritas moral, dan tanggung jawab spiritual.