Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : civil engineering collaboration

Faktor yang Mempengaruhi Efektifitas Pelaksanaan Pembangunan Proyek Gedung Bank Nagari Kelvin Dayu Utama; Maiyozzi Chairi
Civil Engineering Collaboration Vol. 7 (2022) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v7i1.37

Abstract

Pembangunan-pembangunan akan terus dikembangkan demi meningkatkan dan memajukan perindustrian perekonomian disuatu daerah. Dengan pesatnya perkembangan disektor industri konstruksi tersebut tentulah terdapat faktor penting yang mempengaruhi keberasilan pembangunan proyek diindustri konstruksi ini sehingga bisa terlaksana dan terseleaikan, sehingga terus bisa berkembang seknifikan. Dipenelitian Tugas Akhir yang penulis buat ini terdapat tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor penunjang keberhasilan proyek kontruksi, untuk mengetahui faktor keberhasilan yang paling mempengaruhi pelaksanaan proyek, dan mengetahui faktor keberhasilan yang dianggap paling penting oleh responden. Dan proses pengumpulan data pada penelitian ini berupa data primer, yaitu suatu cara pengumpulan data yang berhubungan dengan responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner kepada para responden. Kuisioner disebarkan pada team project pembangunan gedung kantor PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat Cabang Lubuk Basung Kemudian dianalisis data menggunakan program SPSS 21.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, faktor yang memiliki efek atau dampak tertinggi terhadap keberhasilan pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi gedung kantor PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatra Barat Cabang Lubuk Basung yaitu faktor peralatan dengan presentase sebesar 15,61% dari keseluruhan faktor (variabel) total sebesar 58,6%. Dan sisahnya 41,4% dipengaruhi oleh faktor (vaiabel) lain diluar penelitian. Dari pada itu faktor keberhasilan yang dianggap paling penting oleh responden adalah faktor peralatan sebesar 15,61%, faktor tenaga kerja sebesar 11,45%, faktor metode 11,33%, faktor bahan dan faktor biaya masing-masing sebesar 10,10%. Jadi faktor keberhasilan yang paling penting yaitu faktor peralatan dengan presentase 15,61%
Evaluasi Kinerja Pelayanan Stasiun Kereta Api Simpang Haru, Kota Padang Maiyozzi Chairi; Widiawati Purba; Violita Nirma Putri
Civil Engineering Collaboration Vol. 4 (2019) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v4i2.4

Abstract

Stasiun Simpang Haru, Kota Padang dibuka pada 22 Agustus 1891. Stasiun ini terletak di jalan Stasiun No.1 Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Padang, Sumatera Barat merupakan stasiun kereta api kelas besar yang berada dalam pengelolaan PT.Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatra Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan stasiun kereta api simpang haru dengan menggunakan metode survey lapangan serta melakukan pengamatan di Stasiun Simpang Haru yang akan di bandingkan dengan ketentuan Permenhub No. 48 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api dan penyebaran kuisioner tentang pelayanan Stasiun Simpang Haru secara langsung kepengguna jasadengan menggunakan metode perhitungan Servqual (Service Quality). Stasiun Simpang Haru memenuhi 86,66% fasilitas yang diatur oleh tabel Permenhub No.48 tahun 2015 tentang standar pelayanan minimum angkutan orang dengan kereta api. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di stasiun Simpang haru, maka dapat disimpulkan bahwa dari perhitungangap secara keseluruhan ruang tunggu stasiun memiliki tempat duduk yang memadai dengan nilai gap sebesar -1.25, sedangkan dalam tingkat kepentingan ruang tunggu stasiun memiliki tempat yg memadai berada prioritas yang ke-9. Yang berarti bahwa apa yang diharapkan pengguna jasa cukup terpenuhi. Darihasil pengolahan analisis gap per dimensi dapat diketahui bahwa dimensi emphaty (empati) menempati rangking terakhir karna memiliki nilai gap yang sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwakriteria dalamdimensi emphaty (empati) perlu atau lebih diprioritaskan untuk dilakukan perbaikan.
Analisa Faktor Penyebab Kemacetan Lalu Lintas di Jalan Kolektor Studi Kasus Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Kota Padang Maiyozzi Chairi; Jihan Melasari; Rian Afandi
Civil Engineering Collaboration Vol. 5 (2020) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v5i1.9

Abstract

Congestion is a situation or state of stalling or even stopping traffic caused by a large number of vehicles exceeding road capacity. Traffic congestion is a big problem that is often faced in Indonesia, especially in big cities. This study aims to analyze the factors that cause congestion in Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun, Padang City. This research is quantitative descriptive by calculating traffic volume and the causes of traffic jams. And following the Urban Road Capacity Guidelines (PKJP, 2014). Based on the results of the field survey in Road Capacity (C) 3340 pcu / hour, Total Traffic Volume (Q) 1446 pcu / hour and Saturation Degree (DJ) 0.43 pcu / hour, so that the Road Service Level (LOS) type can be obtained B in the sense that traffic flow is stable, the speed starts to be influenced by traffic conditions, but can still be chosen according to the will of the driver. The highest level of congestion occurs on Wednesday, December 11, 2019 (from the day surveyed).
Perencanaan Ulang Pondasi Pilar Jembatan Sikabu Kayu Gadang N Nanda; Maiyozzi Chairi; Nofri Fu’adi Rahmat
Civil Engineering Collaboration Vol. 6 (2021) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v6i2.30

Abstract

The construction of transportation facilities such as bridges plays an important role in the development of human resources today because more and more road users will use these facilities. The Sikabu Kayu Gadang Bridge has a span of 100 meters with a structure of precast concrete, abutments, pillars and a foundation of concrete and steel piles which inspired the authors to conduct research. In this type of selection, several things need to be considered, such as the load being carried and the location of the hard ground. Based on this, this study aims to analyze the deep foundation that can be applied to the project in the hope of getting more efficient results. Based on the re-planning, the bearing capacity of the foundation permit (Qall) is 1254.98 kN with a diameter of 0.5 m and a depth of 20 m. The permitted bearing capacity of the pile group (Qall) is 12795.46 kN to withstand the loads acting on the superstructure. Bore Pile foundation logitudinal reinforcement = 10 D16 and Bore Pile shear reinforcement = ᴓ 12 – 150 mm.
STUDI NUMERIK KINERJA BALOK BAJA DENGAN VARIASI JARAK PENGAKU MENGGUNAKAN PROGRAM MSC. PATRAN/NASTRAN Dimas Wicahyadi; Maiyozzi Chairi; Rita Nasmirayanti
Civil Engineering Collaboration Vol. 7 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v7i2.45

Abstract

Baja merupakan salah satu material yang banyak digunakan seiring kemajuan di bidang konstruksi. Baja memiliki sifat-sifat mekanis yang dapat menjadi kelebihan dalam penggunaannya. Namun pada baja profil terdapat berbagai ukuran sehingga perlu penyesuaian dengan kebutuhan. Salah satunya dengan modifikasi di balok link pada sistem struktur baja tahan gempa EBF dengan tambahan pengaku (stiffener). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kinerja struktur link yang diberikan pengaku (stiffener) dengan displacement control. Analisis pada profil baja IWF dengan ukuran 200.100.5,5.8 menggunakan program Msc. Patran/Nastran. Berdasarkan analisis didapatkan variasi jarak pengaku yang dilakukan pada badan dan sayap link ternyata tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap kurva perpindahan vs beban. Namun berdasarkan pemodelan yang dilakukan variasi terbaik yang didapatkan adalah variasi pada S-02 dengan kekuatan (strength) sebesar 164.792 kN, kekakuan (stiffness) sebesar 5493,09 N/mm, dan daktilitas (ductility) sebesar 1,220.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA): Submit Jurnal Willy Kurniawan Kurniawan, Willy; Deded Eka Sahputra; Kharisma Permata Sari; Maiyozzi Chairi
Civil Engineering Collaboration Vol. 9 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v9i2.74

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan aspek yang sangat pernting diperharikan untuk mempertahankan kosumen. PT. Konstruksi Indonesia Group tugasnya sebagai penyedia jasa di bidang konsruksi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa konstruksi dan Menentukan hal-hal yang menjadi prioritas perbaikan terhadap faktor–faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna jasa penelitian ini 15 variabel kepuasan pengguna jasa konstruksi dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index ( CSI ) dan diagram Importance Performance Analysis ( IPA ). Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa dari 15 variabel yang diajuka kepada 20 orang responden diperoleh nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 77,53 % yang artinya pengguna jasa “puas” terhadap produk yang di hasilkan penyedia jasa, untuk kinerja dari pengguna jasa nilai Importance Performance Analysis ( IPA ) sebesar 4,45 hal tersebut dapat di katakan bahwa pengguna jasa konstruksi “Sangat Puas” terhadap Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian mutu proyek secara terjadwal.