Devind Camelia Rossa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Peran Pondok Pesantren dalam Menyiapkan Generasi Alpha Menghadapi Tantangan Pendidikan di Era Society 5. Devind Camelia Rossa; Khoirotul Idawati; Hanifudin
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era society 5.0 menghadirkan tantangan dan peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menyiapkan Generasi Alpha sebagai generasi digital yang hidup berdampingan dengan kecerdasan buatan, internet, robotika, dan Big Data. Generasi Alpha memiliki kecerdasan yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya namun mereka minim dan lemah dalam berinteraksi sosial karena seringnya terpaut dengan gadget atau handphone. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang erat kaitannya dengan pendidikan tradisional, dihadapkan pada kebutuhan untuk beradaptasi pada era baru tanpa menghilangkan identitas utamanya sebagai lembaga pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis pondok pesantren dalam membentuk kompetensi digital, mengetahui karakteristik pada Generasi Alpha, tantangan pendidikan ditengah distrupsi teknologi era Society 5.0. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode pembelajaran inovatif, revitalisasi kurikulum, dan integrasi teknologi yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pondok pesantren memiliki potensi besar sebagai lembaga pendidikan transformatif dalam menghadapi tantangan era Society 5.0 seperti Generasi Alpha yang minim empati, dan sosialisasi, dan kurangnya memperhatikan spiritualisasi dalam dirinya sehingga pondok pesantren harus melakukan revitalisasi bahwa peran pondok pesantren dalam menyiapkan Generasi Alpha di Era Society 5.0 adalah mampu menggabungkan tradisi dan inovasi teknologi seperti pelatihan digitalisasi pada pengajar, modernisasi kurikulum dan integrasi teknologi dalam pembelajaran.
Implementation of Digital Innovation through Virtual Reality Technology in Improving Students' Understanding and Learning Experience in Islamic Religious Education Subjects Rofiatul Hosna; Devind Camelia Rossa; Rahayu Ningsih; Ahmad Wifaqi Shiddiqi
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026 (In-Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virtual Reality merupakan salah satu inovasi teknologi yang berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Teknologi ini memungkinkan pengalaman belajar yang lebih imersif, di mana siswa dapat memahami konsep keagamaan dengan lebih mendalam melalui simulasi interaktif. Penelitian ini membahas penerapan virtual reality dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dampaknya terhadap pemahaman siswa, serta tantangan dan Solusi dalam implementasinya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait penggunaan Virtual Reality dalam Pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual Reality dapat meningkatkan pemahaman konsep keagamaan siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkaya pengalaman belajar. Namun, tantangan seperti biaya tinggi, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya keterampilan guru dalam mengunakan Virtual Reality masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat dalam penerapannya agar manfaat teknologi ini dapat dioptimalkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam