Yulyuswarni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Obat bagi Pasien Hipertensi dan Diabetes Mellitus Kampung Untoro Kecamatan Trimurejo Kabupaten Lampung Tengah Isnenia; Yulyuswarni; Mugiati
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3716

Abstract

Patients with hypertension and diabetes mellitus must take medication regularly and for a long period of time. These patients sometimes suffer from other symptoms or diseases so that large amounts of medication are used. The main problem in the use of chronic disease medications is compliance. The aim of this activity is to provide education regarding medication management and involve patients in filling out aids to remember medication use. This activity is carried out using lecture, discussion and simulation methods. This activity will be carried out in August-December 2024. The target of this activity is patients with hypertension and diabetes mellitus. The results obtained were that 62% of participants' patient knowledge increased and 38% did not increase regarding medication management for hypertension and diabetes mellitus. The biggest improvement is knowledge about kidney damage caused by continuous drug use and how to dispose of insulin. Participants stated that there were benefits from active involvement in filling out the checklist table in controlling medication adherence. The conclusion from this activity is that providing education plays a role in increasing knowledge and providing tools helps patients to remember taking medication.   ABSTRAK Pasien hipertensi dan diabetes mellitus harus meminum obat secara rutin dan dalam jangka waktu yang panjang. Pasien tersebut memiliki kemungkinan menderita gejala atau penyakit lain sehingga obat yang digunakan dalam jumlah banyak. Masalah yang utama dalam penggunaan obat penyakit kronis adalah kepatuhan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi mengenai pengelolaan obat dan mengikutsertakan pasien dalam pengisian alat bantu mengingat penggunaan obat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2024. Sasaran kegiatan ini adalah pasien dengan penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Hasil yang diperoleh bahwa 62% peserta pengetahuan pasien meningkat dan 38% tidak meningkat mengenai pengelolaan obat hipertensi dan diabetes mellitus. Peningkatan paling besar adalah pengetahuan mengenai kerusakan ginjal akibat penggunaan obat terus-menerus dan cara membuang insulin. Peserta menyatakan adanya manfaat dari keterlibatan aktif dalam pengisian tabel ceklist dalam mengontrol kepatuhan minum obat. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa pemberian edukasi berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan alat bantu pengingat minum obat berperan bagi pasien untuk mengingat meminum obat.
Edukasi Diabetes pada Peserta Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan di Apotek Siaga Bandar Lampung Endah Ratnasari Mulatasih; Sembiring, Elma Viorentina; Yulyuswarni
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i1.3723

Abstract

The increasing prevalence of diabetes in various countries reflects the negative impact of lifestyle changes, particularly low physical activity levels and unhealthy fast food consumption patterns. Diabetes mellitus is a metabolic condition marked by an increase in blood glucose levels, which is above 110 mg/dL when fasting and greater than 200 mg/dL after meals. Unhealthy lifestyles, lack of information, and low public awareness regarding the dangers, prevention, and management of diabetes mellitus are the main factors contributing to the rise in the prevalence of this disease. Recognizing the importance of lifestyle in the modern era, the participants of the community service event at Apotek Siaga expressed their desire to receive education regarding type 2 diabetes mellitus and healthy carbohydrate foods. This event aimed to provide participants with an opportunity to engage in productive activities that could enrich their knowledge. The event took place at Apotek Siaga, Jalan Dua Jalur BKP Kemiling, Bandar Lampung, on October 20, 2024, at 07:30 AM. This community service activity was conducted for 24 participants of the health check-up social service at Apotek Siaga. The educational method used was direct lecturing. To evaluate the increase in knowledge regarding type 2 diabetes mellitus and proper carbohydrate consumption, pretests were conducted before and posttests after the educational session. The results of the activity showed that 95.83% of participants' knowledge about type 2 diabetes mellitus and appropriate carbohydrate consumption improved after the education.   ABSTRAK Peningkatan prevalensi diabetes di berbagai negara mencerminkan dampak negatif perubahan gaya hidup, terutama rendahnya tingkat aktivitas fisik dan pola konsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat. Diabetes mellitus adalah suatu kondisi gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah, yakni lebih dari 110 mg/dL saat berpuasa dan melebihi 200 mg/dL setelah makan. Gaya hidup tidak sehat, kurangnya informasi, dan rendahnya kesadaran masyarakat terkait bahaya, pencegahan, serta pengelolaan diabetes mellitus menjadi faktor utama meningkatnya prevalensi penyakit ini. Sadar akan pola hidup di era modern membuat para peserta bakti sosial di Apotek Siaga menyampaikan keinginan mereka agar dapat diberikan edukasi terkait diabetes melitus tipe 2 dan pangan karbohidrat yang baik.  Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat dalam aktivitas produktif yang dapat memperkaya pengetahuan mereka. Kegiatan dilaksanakan di Apotek Siaga, Jalan Dua Jalur BKP Kemiling, Bandar Lampung pada tanggal 20 Oktober 2024 pukul 07.30 WIB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk 24 peserta bakti sosial pemeriksaan kesehatan di Apotek Siaga. Metode edukasi yang diterapkan adalah ceramah langsung. Untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan terkait diabetes melitus tipe 2 dan konsumsi karbohidrat yang tepat, dilakukan pretest sebelum dan posttest setelah sesi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan 95,83% peserta terkait diabetes melitus tipe 2 dan konsumsi karbohidrat yang tepat terdapat peningkatan setelah edukasi.