Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Anemia terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja di Desa Kaliwulu, Cirebon Shafira, Syahla Maitsaa; Islamy, Bellinda Almira Noer Islamy; Tanziha, Ikeu; Islamy, Bellinda Almira Noer
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.7.1.177-185

Abstract

Anemia is defined as a condition in which the number of red blood cells or hemoglobin (Hb) levels in the blood are below normal. Anemia in pregnant women can hinder fetal growth and development and can lead to stunting. Adolescent girls are the group most vulnerable to anemia. The purpose of this counseling activity is to increase the understanding of adolescents and the community about the dangers of anemia to reduce anemia cases among adolescents and support efforts to achieve zero stunting in Cirebon Regency, particularly in Kaliwulu Village. This activity was carried out on July 27, 2024, using counseling methods with leaflets and posters as media. The activity began with a pre-test, followed by counseling, and then a post-test. The increase in knowledge was assessed by analyzing the difference between pre-test and post-test scores. The results showed a significant difference between the pre-test and post-test scores (P = 0.003), indicating that anemia education has a positive effect on the respondents' knowledge levels. The authors hope that this activity can continue so that Kaliwulu Village can be free from anemia and achieve zero stunting.
Efektivitas Edukasi Food Waste, Makan Bergizi Gratis, dan Gizi Seimbang terhadap Peningkatan Pengetahuan Guru, Siswa, dan Orang Tua Siswa di SDN 5 Banjarsari Dina, Resa Ana; Heryatno, Yayat; Tanziha, Ikeu; Baliwati, Yayuk Farida; Sukandar, Dadang; Islamy, Bellinda Almira Noer; Mahira, Hafshah Ayna; Fadhhla, Syahira; Azzahro, Haura; Raihani, Mutiara; Sopiandi, Isvie Tresna; Sabrilla, Talitha Nasywa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21745

Abstract

Food waste merupakan sisa makanan yang masih layak dikonsumsi, namun dibuang di tahap konsumsi yang disebabkan oleh perilaku individu, preferensi konsumen, dan sistem distribusi yang tidak efisien. Dampak food waste di Indonesia terasa sangat luas hingga menyentuh aspek ekonomi, lingkungan, sosial, hingga gizi masyarakat. Food waste umumnya dapat menyebabkan terjadinya nutrient loss sehingga dapat meningkatkan permasalahan gizi pada anak. Fenomena food waste dapat ditemukan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana sayur dan buah merupakan kelompok makanan yang sering tidak dihabiskan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan edukasi terkait food waste, makan bergizi gratis, pentingnya konsumsi sayur dan buah, pemorsian, hingga gizi seimbang. Edukasi dilaksanakan di SDN 5 Banjarsari dan melibatkan 30 siswa, 10 guru, dan 30 orang tua siswa sebagai subjek. Edukasi dilaksanakan dengan menerapkan metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media power point, modul pembelajaran, poster, hingga video edukatif. Dilaksanakan edukasi berupa games interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Setiap subjek diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Secara keseluruhan, terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi pada siswa (p<0,001) serta orang tua siswa (p<0,001). Diperlukan adanya pengawasan terhadap penerapan edukasi serta penilaian lebih lanjut untuk mengetahui perubahan sikap dan perilaku dari subjek penelitian sebelum dan sesudah diberikan edukasi.