Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Food Waste, Makan Bergizi Gratis, dan Gizi Seimbang terhadap Peningkatan Pengetahuan Guru, Siswa, dan Orang Tua Siswa di SDN 5 Banjarsari Dina, Resa Ana; Heryatno, Yayat; Tanziha, Ikeu; Baliwati, Yayuk Farida; Sukandar, Dadang; Islamy, Bellinda Almira Noer; Mahira, Hafshah Ayna; Fadhhla, Syahira; Azzahro, Haura; Raihani, Mutiara; Sopiandi, Isvie Tresna; Sabrilla, Talitha Nasywa
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21745

Abstract

Food waste merupakan sisa makanan yang masih layak dikonsumsi, namun dibuang di tahap konsumsi yang disebabkan oleh perilaku individu, preferensi konsumen, dan sistem distribusi yang tidak efisien. Dampak food waste di Indonesia terasa sangat luas hingga menyentuh aspek ekonomi, lingkungan, sosial, hingga gizi masyarakat. Food waste umumnya dapat menyebabkan terjadinya nutrient loss sehingga dapat meningkatkan permasalahan gizi pada anak. Fenomena food waste dapat ditemukan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana sayur dan buah merupakan kelompok makanan yang sering tidak dihabiskan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan edukasi terkait food waste, makan bergizi gratis, pentingnya konsumsi sayur dan buah, pemorsian, hingga gizi seimbang. Edukasi dilaksanakan di SDN 5 Banjarsari dan melibatkan 30 siswa, 10 guru, dan 30 orang tua siswa sebagai subjek. Edukasi dilaksanakan dengan menerapkan metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan media power point, modul pembelajaran, poster, hingga video edukatif. Dilaksanakan edukasi berupa games interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Setiap subjek diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Secara keseluruhan, terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi pada siswa (p<0,001) serta orang tua siswa (p<0,001). Diperlukan adanya pengawasan terhadap penerapan edukasi serta penilaian lebih lanjut untuk mengetahui perubahan sikap dan perilaku dari subjek penelitian sebelum dan sesudah diberikan edukasi. 
Pengaruh Modul Kartun Gen-Z terhadap Pengetahuan Remaja tentang Gizi Seimbang, Pernikahan Dini, dan Kesehatan Reproduksi Dina, Resa Ana; Heryatno, Yayat; Tanziha, Ikeu; Al Fatah, Alam Akbar; Azzahro, Haura; Rahman, Fadhli Aulia
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21746

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan dan sosial seperti pernikahan dini, kekerasan seksual, serta kurangnya pemahaman mengenai gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Upaya edukasi konvensional seringkali kurang efektif karena tidak sesuai dengan karakteristik generasi Z yang cenderung visual dan interaktif. Program pengabdian “BIMA Gapai Remaja Sehati” mengembangkan Modul Kartun Gen-Z sebagai media edukasi visual interaktif untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Program pengabdian ini dilaksanakan di dua sekolah mitra, yaitu SMAN 1 Pandeglang dan SMKS Nasyrul Ulum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Modul Kartun Gen-Z terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dan body image, pernikahan dini, kesehatan reproduksi, kekerasan seksual, dan keluarga berkualitas. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks dan Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa setelah intervensi (p < 0,05) dengan rata-rata kenaikan 7 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada tema Kekerasan Seksual serta Gizi Seimbang dan Body Image, sementara tema Keluarga Berkualitas cenderung stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa media edukasi berbasis visual kartun efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap isu kesehatan. Oleh karena itu, Modul Kartun Gen-Z dapat menjadi inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan untuk mendukung program kesehatan remaja di lingkungan sekolah.