Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Agroteksos

ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH USAHA TAHU PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KOTA KEFAMENANU (STUDI KASUS PADA UD SUMBER HIDUP) Anselma Santi Ceunfin; Agustinus Nubatonis; Umbu Joka
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 31 No 2 (2021): Jurnal Agroteksos Agustus 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v31i2.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai tambah dari usaha tahu “UD SUMBER HIDUP” di Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini dilakukan selama Bulan April – Juni Tahun 2020. Penentuan responden dilakukan dengan cara purposive, responden terdiri dari 1 pemimpin dan 4 orang karyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yaitu dengan mengamati langsung keadaan di lapangan dan wawancara yaitu langsung dari pemilik atau karyawan industri tahu dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran umum dari usaha industri tahu dan analisis kuantitatif yaitu analisis pendapatan dan analisis nilai tambah hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh industri rumah tangga ‘UD SUMBER HIDUP” dalam memproduksi tahu selama Bulan April – Juni Tahun 2020 sebesar Rp.125.640.000, pendapatan sebesar Rp. 64.200.000 dan nilai nilai tambah sebesar Rp. 23.231.000 untuk setiap proses produksi sebanyak 1 kg kedelai akan menghasilkan 0,7 kg tahu
PERSEPSI PETANI PADI SAWAH TERHADAP KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN LAHAN KERING DI KECAMATAN INSANA UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Kanisius Kolo; Umbu Joka; Agustinus Nubatonis
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2021): Jurnal Agroteksos Desember 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.975 KB) | DOI: 10.29303/agroteksos.v31i3.705

Abstract

Presepsi merupakan penilaian seseorang yang berdasarkan hasil pemikiran kita. Sedangkan Kompetensi penyuluh pertanian dapat diukur berdasarkan kinerja serta tugas dan peran penyuluh itu sendiri. Kompetensi merupakan kemampuan tugas-tugas secara efektif, sedangkan makna profesional merujuk tingkat keahlian atau keterampilan yang didasarkan dalam menjalankan tuntutan tugas atau profesinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui; 1) gambaran umum peyuluh pertanian lapangan dan; 2) untuk mengetahui hubungan antara persepsi petani padi sawah terhadap kompetensi penyuluh pertanian lapangan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara pada bulan januari 2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 30 responden. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tenggah Utara yang bertujuan untuk meningkatkan Intesitas penyuluhan, Materi penyuluhan, serta Metode penyuluhan. Hasil penelitian persepsi petani padi sawah terhadap kompetensi penyuluh di Kecamatan Insana Utara cukup baik dengan tingkat berpengaruhya 2,02%, diikuti materi penyuluh kurang baik/tidak setuju dengan tingkat berpengaruhnya 2,32%, dan metode penyuluh baik dengan tingkat berpengaruhnya 2,42%. Total rata-rata kompetensi penyuluh pertanian dikelompok tani bernilai 2,25 yang termasuk dalam kategori cukup baik, artinya kelompok tani baik dengan pemberdayaan yang dilakukan dikelompok tani. Kata Kunci : Persepsi, Petani, Kompetensi, Penyuluh, dan Padi Sawah
MARGIN PEMASARAN PISANG KEPOK DI DESA WESEBEN KECAMATAN WEWIKU KABUPATEN MALAKA Dorthea Abuk Kehik; Agustinus Nubatonis; Umbu Joka
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2022): Jurnal Agroteksos Agustus 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v32i1.719

Abstract

Pemasaran pisang pada dasarnya merupakan institusionalisasi pelayanan untuk menjembatani berpindahnya pisang dari sisi produksi sisi konsumsi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Weseben Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka dari bulan Juni 2021 sampai selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran, dan margin pemasaran yang diterima pelaku pemasaran pisang kepok di Desa Weseben Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui saluran pemasaran dan fungsi-fungsi pemasaran sedangkan untuk menganalisis margin pemasaran menggunakan rumus margin pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran, yaitu : saluran pemasaran I (petani- konsumen), saluran pemasaran II (petani-pengecer-konsumen), saluran pemasaran III (petani-pengumpul-pengecer-konsumen). Fungsi-fungsi pemasaran dalam penelitian ini yang dilakukan oleh setiap lembaga yang terlibat yaitu : fungsi yang dilakukan oleh produsen (petani) yaitu : fungsi pertukaran dan fungsi fasilitas. Pedagang pengumpul melakukan fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas. Pedagang pengecer melakukan fungsi pertukaran, fungsi fasilitas, dan fungsi fisik. Margin pemasaran pada saluran I sebesar Rp 0, pada saluran pemasaran II sebesar Rp. 15.000 dan saluran pemasaran III sebesar Rp. 25.000.
DAMPAK PERUBAHAN CUACA DAN KEMAMPUAN ADAPTASI PETANI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN BELU Leto, Grasela Ona Mau; Nubatonis, Agustinus; Kune, Simon Juan; Sipayung, Boanerges Putra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1106

Abstract

Cuaca merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan cuaca terhadap produksi dan kemampuan adaptasi petani di Kabupaten Belu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis Cobb Douglass dan regresi logistik multinomial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas petani tanaman hortikultura mengalami penurunan produksi yaitu sebesar 62,6% dimana petani belum mampu beradaptasi karena keterlambatan dalam memahami fenomena perubahan cuaca sehingga adanya ketidakseimbangan produksi hal ini dikarenakan kemampuan mengakses informasi berpengaruh terhadap daya peluang adaptasi karena kurangnya sumber informasi yang diperoleh petani sehingga belum optimal melakukan adaptasi dan lemahnya kemampuan petani yang tidak mampu untuk membangun daya peluang adaptasi.