Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agroteksos

ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN AGROINDUSTRI KERIPIK DI KOTA KEFAMENANU Adriana Banunaek; Simon Juan Kune; Umbu Joka
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2022): Jurnal Agroteksos April 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v32i1.718

Abstract

Agroindustri pengolahan keripik pisang dan ubi merupakan salah satu pemanfaatan sumber daya alam oleh pengelolah usaha untuk mengolah hasil pertanian menjadi produk yang memiliki daya tahan lama yang dapat dikonsumsi Penelitian tentang usaha keripik bertujuan untuk mengetahui pendapatan dari agroindustri keripik (Pisang dan Ubi kayu) di Kota Kefamenanu. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis pendapatan. Sampelnya adalah pemilik usaha Agroindustri Keripik Sularso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Keripik (pisang dan ubi) pada tahun 2020 mengeluarkan biaya sebesar Rp. 99.330.000,-. Total penerimaan sebesar RP. 201.600.000,- sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar RP. 201.270.000,- per tahun. Nilai R/C ratio sebesar 2,0 > 1 yang berarti menguntungkan dan layak untuk diteruskan.
PERSEPSI PETANI TERHADAP KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN DI DESA BIUDUKFOHO KECAMATAN RINHAT KABUPATEN MALAKA Yohanes Ricardus Seran; Simon Juan Kune; Umbu Joka
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana gambaran umum kompetensi penyuluh pertanian di Desa Biudukfoho Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. 2) Bagaimana peran penyuluh pertanian di Desa Biudukfoho Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. 3) Bagaimana persepsi petani terhadap kompetensi penyuluh pertanian di Desa Biudukfoho Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni sampai selesai di Desa Biudukfoho Kecamatan Rinhat Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan kelompok tani sayuran di desa Biudukfoho sebanyak 10 kelompok tani dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga di peroleh sampel penelitian sebanyak 20 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer kuesioner, wawancara, observasi dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisisis Regresi Linear Berganda. Hasil uji F menunjukan bahwa nilai f.hitung > f.tabel (5.057 > 3,197) dengaan taraf signifikan (5%); artinya bahwa varabel keterampilan berpengaruh namun tidak nyata pada taraf signifikan 5%. Uji t menunjukan bahwa varabel Motivasi, pengetahuan,perilaku yang berpengaruhnyata pada taraf signifikan 5%.
DAMPAK PERUBAHAN CUACA DAN KEMAMPUAN ADAPTASI PETANI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN BELU Leto, Grasela Ona Mau; Nubatonis, Agustinus; Kune, Simon Juan; Sipayung, Boanerges Putra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1106

Abstract

Cuaca merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan cuaca terhadap produksi dan kemampuan adaptasi petani di Kabupaten Belu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis Cobb Douglass dan regresi logistik multinomial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas petani tanaman hortikultura mengalami penurunan produksi yaitu sebesar 62,6% dimana petani belum mampu beradaptasi karena keterlambatan dalam memahami fenomena perubahan cuaca sehingga adanya ketidakseimbangan produksi hal ini dikarenakan kemampuan mengakses informasi berpengaruh terhadap daya peluang adaptasi karena kurangnya sumber informasi yang diperoleh petani sehingga belum optimal melakukan adaptasi dan lemahnya kemampuan petani yang tidak mampu untuk membangun daya peluang adaptasi.