Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional Dalam Menciptakan Kualitas Output Motivasi Belajar Siswa Irawan, Nopi; Bahri, Syaiful; Yanto, Murni
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i2.940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak perubahan kurikulum terhadap motivasi belajar siswa di tingkat pendidikan menengah. Kurikulum adalah elemen kunci dalam sistem pendidikan yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran dan pencapaian siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Sumber data yang digunakan yaitu studi kepustakaan, teknik analisis data yang digunakan yaitu perbandingan studi kepustakaan serta mengidentifikasi dampak-dampak utama perubahan kurikulum terhadap motivasi belajar siswa, baik dampak positif maupun negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum dapat memiliki dampak yang bervariasi terhadap motivasi belajar siswa. Dampak positif dapat terjadi ketika perubahan kurikulum mencakup penyegaran materi pembelajaran, pendekatan pengajaran yang lebih interaktif, tujuan pendidikan yang jelas, evaluasi yang adil, dan tantangan yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa.
An analysis of Abraham Maslow’s hierarchy of needs theory and Frederick Herzberg’s work motivation theory Aprilia, Tika Dwi; Komariah, Siti; Irawan, Nopi; Sutarto, Sutarto
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025): #1
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1242

Abstract

This mini-research examines two of the most influential motivation theories in the study of human and organizational behavior, namely Abraham Maslow’s Hierarchy of Needs Theory and Frederick Herzberg’s Two-Factor Theory. This study aims to analyze the basic concepts, assumptions, relevance, criticisms, and practical implications of both theories within the context of modern organizations. The method employed is a literature review (library research) by examining classic books, scholarly articles, and human resource management literature. The findings indicate that Maslow views motivation as the fulfillment of hierarchical needs, while Herzberg distinguishes between factors that lead to satisfaction (motivators) and dissatisfaction (hygiene factors). Both theories have strengths and limitations, yet remain relevant for human resource development, leadership, job design, and employee retention strategies.
PENDIDIKAN ISLAM DI NEGARA MALAYSIA Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Generasi Muda di Malaysia Irawan, Nopi; Fakhruddin, Fakhruddin; asha, Lukman
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1087

Abstract

Pendidikan Islam di Malaysia memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Melalui proses pendidikan yang terstruktur dan berkelanjutan, pendidikan Islam diarahkan untuk membangun kepribadian peserta didik yang seimbang antara dimensi spiritual, intelektual, emosional, dan sosial. Nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk sikap dan perilaku positif generasi muda.Perkembangan pendidikan Islam di Malaysia tidak terlepas dari kebijakan negara yang menempatkan Islam sebagai agama Persekutuan. Posisi ini memberikan landasan konstitusional yang kuat bagi penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan Islam di berbagai jenjang pendidikan, baik formal maupun nonformal. Negara berperan aktif dalam merumuskan kurikulum, menyediakan lembaga pendidikan Islam, serta memastikan bahwa nilai-nilai keislaman terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter generasi muda di Malaysia. Selain itu, kajian ini juga membahas metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis fenomena pendidikan Islam, serta mengidentifikasi berbagai kelemahan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Pembahasan difokuskan pada aspek kebijakan, praktik pendidikan, dan respons lembaga pendidikan Islam terhadap dinamika sosial yang terus berkembang.Lebih lanjut, artikel ini menguraikan dampak kebijakan pemerintah terhadap keberlangsungan dan kualitas pendidikan Islam di Malaysia. Kebijakan tersebut mencakup dukungan regulasi, pendanaan, serta penguatan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan Islam. Di sisi lain, pendidikan Islam juga dihadapkan pada tantangan globalisasi, modernisasi, dan perkembangan teknologi yang menuntut adanya inovasi dalam metode pembelajaran tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar ajaran Islam.Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memberikan kontribusi yang signifikan dalam penanaman nilai moral, disiplin, tanggung jawab sosial, serta pembentukan identitas keislaman generasi muda. Meskipun demikian, diperlukan upaya berkelanjutan dari negara, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada. Dengan sinergi yang kuat, pendidikan Islam di Malaysia diharapkan mampu terus berperan sebagai fondasi utama dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.