Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration

Optimalisasi Biaya Minimum untuk Promosi Sekolah Menengah Kejuruan dengan Metode Linear Programing Natalia Betty Ansanay; Astrin Aprilia Umasugi; Hardiana; Ryan Aditya; Heru Sutejo
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration innovation in the digital era
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v2i01.354

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Ampari menghadapi tantangan dalam mengalokasikan anggaran promosi secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya promosi Sekolah Menegah Kejuriuan Ampari dengan menggunakan metode linier programing. Metode linier programing dipilih karena kemampuannya dalam menemukan solusi optimal untuk masalah pengalokasian sumber daya terbatas. Penelitian ini mengumpulkan data terkait biaya-biaya promosi yang dikeluarkan oleh Sekolah Menegah kejuruan Ampari, seperti biaya iklan, biaya pameran, biaya kunjungan ke sekolah, dan lain-lain. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan model linier programing untuk menentukan kombinasi kegiatan promosi yang dapat meminimalkan biaya total promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode linier programing, Sekolah Menegah kejuruan Ampari dapat mengoptimalkan biaya promosi hingga 20% dari anggaran sebelumnya. Strategi promosi yang dihasilkan meliputi alokasi dana yang lebih efisien pada kegiatan-kegiatan promosi tertentu, seperti peningkatan anggaran untuk iklan digital dan pengurangan biaya pameran. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi Sekolah Menengah Kejuruan Ampari dalam mengelola anggaran promosi secara optimal. Selain itu, temuan ini juga dapat menjadi referensi bagi sekolah-sekolah lain yang ingin mengoptimalkan biaya promosi menggunakan pendekatan linier programing.
MODEL PROSES ANTRIAN RAWAT JALAN PUSKESMAS MENGGUNAKAN FINITE STATE AUTOMATA UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN Fauziah Humairoh; Natalia Betty Ansanay; Wardah Sal Sabillah; Astrin Aprilia Umasugi; Hardiana; Astika Ramadani; Heru Sutejo
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration SPECIAL ISSUE Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration 2024
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v2i4.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model proses antrian rawat jalan di Puskesmas menggunakan konsep Finite State Automata (FSA) dengan dua jenis layanan, yaitu faskes umum dan faskes BPJS, guna meningkatkan efisiensi pelayanan. Model ini dirancang untuk meminimalkan waktu tunggu pasien, memudahkan pengelolaan alur pasien, serta meningkatkan transparansi layanan. Dengan pendekatan FSA, setiap tahapan dalam proses antrian diuraikan menjadi state yang mewakili kondisi tertentu, dan setiap transisi antar state diatur berdasarkan jenis layanan yang diterima pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan FSA dapat mengurangi ketidakteraturan antrian, mempercepat proses layanan, serta memaksimalkan pemanfaatan sumber daya medis dan administrasi.
Sistem Pakar Deteksi Gangguan Jaringan Komputer Pada Jaringan LAN Menggunakan Metode Forward Chaining kobak, videl; Adi Israel W.C.R Peday; Astrin Aprilia Umasugi; Juan Philbert Artori Kris; Patmawati Hasan
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 4 No. 01 (2026): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v4i01.1071

Abstract

Local Area Network (LAN) network disruptions in vocational education environments often hamper the learning process and student practicums, primarily due to limited technicians and the low basic troubleshooting skills of both teachers and students. This research aims to design and implement a web-based expert system for diagnosing LAN network disruptions using the forward chaining method. This method was chosen because of its data-driven nature, where reasoning begins with user-inputted symptoms and leads to conclusions about the type of disruption and repair solutions. The system's knowledge base was built from observations and interviews with technicians, covering 18 symptoms and four main types of disruptions: network cable unplugged, IP address conflict, destination host unreachable, and request timeout. Testing was conducted on 30 real-world cases in a computer laboratory, comparing the system's diagnostic results with those of experts. The test results demonstrated an accuracy rate of 93.33%, with positive responses from teachers and students regarding the system's ease of use. These findings demonstrate that the developed expert system can accelerate the diagnostic process, reduce reliance on technicians, and maintain the continuity of LAN network practicums in ICT-based vocational schools.