Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Upaya Non-Government Organizations Dalam Menangani Kasus Human Trafficking di Nusa Tenggara Barat Tahun 2020-2023 Ramadani, Nuri Salsa Bella; Khalizah, Sri Nur; Lilosona, Niel Segah Anugrah; Tamimi, Bintang Nurmaharani; Villia, Loveryna Gustri; Subandi, Yeyen
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i7.1030

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak fundamental yang melekat pada setiap individu sejak lahir dan wajib dijamin oleh negara, pemerintah, dan masyarakat. Salah satu bentuk pelanggaran HAM yang krusial adalah perdagangan manusia (human trafficking), yang terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan strategi Advokasi Buruh Migran Indonesia (ADBMI) dalam menangani kasus perdagangan orang di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis terhadap berbagai literatur dan dokumen relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ADBMI menjalankan tiga peran utama dalam penanganan kasus human trafficking, yaitu sebagai instrumen dalam memberikan edukasi dan perlindungan, sebagai arena yang memfasilitasi dialog dan koordinasi antar pemangku kepentingan, serta sebagai aktor yang terlibat langsung dalam pendampingan dan advokasi korban. Temuan ini menegaskan pentingnya peran organisasi non-pemerintah dalam mendukung upaya pemberantasan perdagangan manusia di tingkat lokal.
Manajemen Konflik Pemerintah Daerah Barito Timur Dalam Sengketa Tata Batas Wilayah Desa Dambung 2018-2025 Lilosona, Niel Segah Anugrah; Gie, Verikson
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1473

Abstract

Sengketa tata batas wilayah Desa Dambung muncul setelah adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2018. Kebijakan tersebut membuat status Desa Dambung menjadi tidak jelas, sehingga mempengaruhi tugas Pemerintahan Barito Timur dalam memberikan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen konflik Pemerintah Barito Timur dalam sengketa tata batas Wilayah Desa Dambung pada tahun 2018-2025. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui berita media dari sumber terpercaya seperti ANTARA News Kalimantan Tengah, Media Center Barito Timur, Berita Kalteng, Konten Kalteng, serta dokumen resmi pemerintah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur memanajemen konflik melalui jalur administratif dan kelembagaan, seperti berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta berkoordinasi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Meskipun konflik belum sepenuhnya selesai, cara Pemerintah Barito Timur memanajemen konflik berhasil menjaga stabilitas pemerintahan dan mencegah konflik sosial yang besar.
Implikasi Kerja Sama Internasional Terhadap Efektivitas Penanggulangan HIV di Indonesia (2019-2024): Studi Kasus Kolaborasi Pemerintah Indonesia dan WHO Gie, Verikson; Lilosona, Niel Segah Anugrah
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i2.1485

Abstract

HIV/AIDS tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan di Indonesia, dengan tren penularan yang mulai didominasi oleh kelompok usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi kerja sama internasional antara Pemerintah Indonesia dan World Health Organization (WHO) serta organisasi internasional lainnya dalam meningkatkan efektivitas penanggulangan HIV/AIDS periode 2019 - 2024. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini mengaplikasikan Teori Efektivitas Rezim Internasional yang mencakup tiga dimensi: output, outcome, dan impact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi output tercapai melalui adopsi standar WHO ke dalam kebijakan teknis nasional seperti perluasan akses Terapi Antiretroviral (ARV). Pada dimensi outcome, terdapat peningkatan aksesibilitas layanan bagi populasi kunci dan digitalisasi edukasi kesehatan. Namun, pada dimensi impact, meskipun terjadi penurunan infeksi baru sebesar 52%, keberlanjutan program masih menghadapi hambatan berupa ketergantungan pendanaan eksternal, stigma sosial, dan kesenjangan fasilitas antarwilayah. Kerja sama internasional terbukti krusial dalam menutup celah kapasitas riset dan teknologi, namun transisi menuju kemandirian domestik diperlukan untuk menjaga momentum keberhasilan eliminasi HIV pada tahun 2030.