Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN DAN SOLUSI PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI PERKOTAAN) : TINJAUAN LITERATUR Jumadil, Jumadil; Musdania
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i1.6389

Abstract

Pengelolaan limbah B3 rumah tangga yang baik sangat diperlukan. Kajian sistem pengelolaan mendalam di perkotaan untuk menyusun strategi pengelolaan yang baik. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif melalui kajian Pustaka. Pengelolaan limbah B3 rumah tangga belum optimal, karena masih tercampur dengan limbah non-B3 lainnya disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang jenis bahaya dan tata cara penangannnya. Sehingga perlu peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam pengurangan limbah di sumber, serta penyediaan sarana dan prasarana guna mengurangi pencemaran
Optimalisasi Kualitas Biogas: Penyisihan Zat Pengotor dari Limbah Cair Tahu dengan Metode Adsorpsi Wahyuni, Besse Sri; Musdania, Musdania; Tanri, C. Selry; Armus, Rakhmad
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v2i1.6553

Abstract

Gas metana (CH4) merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas bakteri anaerobik atau hasil fermentasi dari bahan-bahan organik yang dapat terurai. Biogas mengandung metana, H2O, CO2 dan gas-gas lain dalam jumlah kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya serap adsorben silica gel dalam menyisihkan zat pengotor biogas terhadap limbah cair industri tahu dengan metode adsorpsi.  Penelitian dilakukan dengan uji coba di Laboratorium dan dianalisis secara kuantitatif dengan metode adsorpsi menggunakan adsorben silika gel yang telah diaktifkan dengan konsentrasi NaOH 1N; 0,5 N; 0,25 N; 0,125 N; dan 0,0625 N untuk penyisihan CO2 sedang silika gel tanpa pengaktifan NaOH untuk menyisihkan H2O. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan CO2 pada konsentrasi NaOH 1 N (0,016%), 0,5 N (0,013%), 0,25 N (0,017%), 0,125 N (0,020%), dan 0,0625 N (0,016%) dengan persentase penurunan masing-masing  0,006%; 0,009%; 0,005%; 0,002%; dan 0,006% dari kontrol 0,022%. Sedangkan H2O tidak terdeteksi karena mengalami penguapan. Dari hasil penelitian tersebut  maka penyisihan CO2 dan H2O dengan metode adsorpsi perlu ditentukan waktu kontak adsorpsi sehingga zat pengotor biogas yang terserap semakin besar.