Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM “KAMPANYE MANGROVE” DI WILAYAH PESISIR UNTUK KEGIATAN REHABILITASI LINGKUNGAN DARI DAMPAK ABRASI PANTAI Ariadi, Heri; Mardhiyana, Dewi; Madusari, Benny Diah; Mardiana, Tri Yusufi; Halim, Abdul; Syamsuddin, M. Dicky; Widianto, M. Yogi Saputra; Fajar, Imam Saefudin; Ikhsan, Maullidin Khoerul
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2533

Abstract

Kegiatan kampanye mangrove merupakan aktifitas penanaman mangrove secara komunal dengan pelibatan aktif masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan aktifitas penanaman mangrove yang berbasis edukasi dengan palibatan masyarakat secara inklusif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala di wilayah pesisir Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Metode pengabdian yang digunakan adalah kelas penyuluhan dan praktik lapang. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan edukatif dan aksi sosial penanaman mangrove, dilakukan melalui tujuh tahap, mulai dari koordinasi, edukasi, praktik lapangan, fasilitasi kelompok, evaluasi, hingga penyusunan luaran dan rencana keberlanjutan berbasis kebutuhan komunitas pesisir. Hasil pengabdian menunjukkan, pasca pelaksanaan kegiatan pengabdian kelompok mitra banyak mendapatkan manfaat keberdayaan, seperti: wawasan mengenai tanaman mangrove, cita manfaat tanaman mangrove, pengalaman kegiatan dan beberapa catatan penting lainnya. Dari hasil kegiatan ini juga didapatkan rancangan tindak lanjut kegiatan berupa: rutinitas kegiatan sejenis, inovasi kegiatan baru, pelibatan aktif kelompok wanita, dan intensifikasi kegiatan di lokasi yang rawan terdampak abrasi. Secara garis besar, kegiatan kampanye mangrove yang melibatkan masyarakat pesisir secara aktif ini dinilai banyak memberikan manfaat terkait peningkatan level kapasitas mitra, tingkat keberdayaan mitra, dan inovasi pengembangan program terkait pasca kegiatan pengabdian selesai. Kegiatan kampanye mangrove juga memberikan dampak edukatif serta implikatif bagi masyarakat mitra untuk pengembangan kegiatan sejenis secara mandiri. Kesimpulan kegiatan ini adalah kampanye mangrove meningkatkan kapasitas dan keberdayaan mitra serta mendorong inovasi dan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan program serupa secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Pakan Ternak Fermentasi Untuk Pengurangan Biaya Pakan Ditingkat Peternak Kecil Kkn Universitas Pekalongan Di Kelurahan Krapyak Fitriana, Khoirima; Fajar, Imam Saefudin; Nabila, Khoirunnisa; Melati, Siska Ayu; Hanif, Muhammad; Purwanda, Sella; M. Ardi Yahya; Sa’diyah, Noor Lailatus; Candra, Ibnu Figo Dewa; Arrosyid, Laelatul Khoiriyah; Mahfiroh, Laila; Mardiana, Tri Yusufi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 2 No. 4 (2025): JUPENGEN - November
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v2i4.1109

Abstract

This community service program addresses two interrelated problems in Krapyak Village, Pekalongan City, namely the uncontrolled growth of water hyacinth in rivers and the high cost of animal feed for small farmers. The aim of this program is to utilize water hyacinth as a raw material for fermented animal feed, thereby reducing feed costs and controlling weed growth in waterways. The implementation involves several stages, namely field observation, coordination with the village administration, conducting trials of fermented feed using a mixture of water hyacinth, rice bran, molasses, and EM4, as well as providing education and direct application to local farmers. The program ran from December 30, 2025, to January 2, 2026, targeting farmers in Krapyak Village. The results showed that the fermentation process produced feed with good physical qualities, such as crumbly texture, brownish color, and a slight sour aroma, indicating that the fermentation was optimal. This program has a positive economic impact, namely reducing dependence on expensive conventional feed, as well as an environmental impact, namely controlling the growth of water hyacinth in rivers. This initiative offers a sustainable solution in line with the principles of the circular economy, namely converting environmental waste into useful resources, which supports the welfare of farmers and maintains the sustainability of the ecosystem.