Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Aktivitas Antipembekuan Darah dan Docking dari Daun Kaki Unta (Waltheria indica L.) Awilda, Pertiwi; Bawaihi, Bawaihi; Jiddan, Muhammad Jayyid; Mildawati, Ratna; Hadi, Samsul
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.31402

Abstract

Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung koroner (PJK) adalah 1,5% di semua kelompok umur, sehingga masih menjadi masalah serius. Jika berbicara tentang penyakit kardiovaskular, PJK berada di urutan teratas. Tujuan dari penelitian ini adalah uji aktivitas W. indica berkaitan dengan kemampuan sebagai antikoagulan. Darah tikus digunakan untuk teknik pengujian in vitro, sedangkan waktu pendarahan tikus diukur untuk pengujian in vivo, dengan menggunakan perangkat lunak PLANT dalam docking, penelitian insilico digunakan untuk mengidentifikasi senyawa dari W. indica yang mungkin memiliki sifat antikoagulan, Discovery Studio kemudian digunakan untuk mengidentifikasi residu yang terlibat dalam interaksi dan skor doking digunakan dalam analisis data. Hasil uji in vitro untuk ekstrak etanol menunjukkan adanya koagulasi pada menit ke-30, fraksi n-heksana pada menit ke-10, fraksi etil asetat dan n-butanol pada menit ke-60, dan pada uji in vivo pendarahan hingga 349 ± 23 detik untuk dosis 100 mg/kg BB, 425 ± 27 detik untuk dosis 200 mg/kg BB, dan 546 ± 34 detik untuk dosis 300 mg/kg BB, hal ini lebih baik dari pada kontrol, dan dengan docking mengungkapkan bahwa senyawa yang berpotensi dalam  pengujian ini adalah quercetin. Kesimpulannnya  W. indica  berpotensi sebagai antipembekuan  darah
Analisis Spasial Berbasis Human Centered Design (HCD) dalam Optimalisasi Kepuasan Pengguna Mal Pelayanan Publik Siola Marina, Nurul Fitria; Jiddan, Muhammad Jayyid
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 9 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v9i2.17347

Abstract

The Siola Public Service Mall (MPP) is a pioneering integrated service center in Surabaya that consolidates various bureaucratic functions into a single facility. However, transforming a historic building into a modern public space often encounters challenges in aligning user needs with existing spatial configurations. This study aims to analyze the spatial organization of MPP Siola through a Human-Centered Design (HCD) approach to optimize community satisfaction. The research employs a descriptive qualitative method, utilizing field observation (place-centered mapping) and questionnaires distributed to 100 service users. The analysis evaluates four key pillars of HCD: accessibility, thermal-visual comfort, wayfinding clarity, and spatial inclusivity. The findings indicate that while service integration operates effectively, there are critical issues regarding long linear circulation paths and a lack of intuitive signage, which contribute to reduced time efficiency for users. This study recommends a reconfiguration of waiting zones and the integration of biophilic elements as part of a humanistic design strategy to enhance psychological comfort. The results of this study are expected to serve as a reference for developing public service building designs that are more empathetic and responsive to contemporary community behavioral characteristics.