Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pertumbuhan Mangrove Hasil Rehabilitasi di Kawasan Wisata Mangrove Lantebung Kota Makassar Nuryamin, Nuryamin; Nasdwiana, Nasdwiana; Nirwan, Nirwan; Subhan, Andi Muhammad; Alansar, Toufik; Megawanto, Rony
Lutjanus Vol 30 No 1 (2025): Lutjanus Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jlpp.v30i1.949

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem perairan yang memliki peranan penting. Namun, mangrove sangat peka terhadap adanya gangguan sehingga rentan mengalami kerusakan. Beberapa faktor utama penyebab kerusakan mangrove yaitu penebangan, pencemaran dan konversi lahan. Oleh karena itu, perlunya upaya rehabilitasi mangrove untuk memulihkan fungsi ekologis dan mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan rehabilitasi mangrove di Kawasan Wisata Lantebung Kota Makassar. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juli 2023 – Februari 2024 di Kawasan Wisata Lantebung, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Metode yang digunakan yaitu teknik purposive sampling, dengan jenis sampel Rhizophora sp.. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelangsungan hidup mangrove Rhizophora sp. yaitu sebesar 89% (persentase tumbuh ≥ 70%), yang dikategorikan berhasil berdasarkan No.P.70/Menhut-II/2008. Untuk pertumbuhan tinggi tanaman yaitu rata-rata sebesar 4 cm perbulan, sedangkan untuk pertambahan jumlah daun yakni sebanyak 7 helai per bulan. Beberapa parameter lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove yaitu terdiri dari suhu, salinitas, pH, substrat dan pasang surut.Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa rehabilitasi yang dilakukan di Kawasan Wisata Mangrove Lantebung Kota Makassar tergolong berhasil dan layak di replikasi, sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan kebijakan pengelolaan konservasi berbasis masyarakat
Analysis of Relations Organic Carbon in Sediment with Growth Rate of Seagrass Enhalus acoroides and Thalassia hemprichii Nasdwiana, Nasdwiana; Hildayani, Hildayani
International Journal of Applied Biology Vol. 7 No. 2 (2023): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and analyze the relationship of organic carbon in sediments with the growth rate of seagrass Enhalus acoroides and Thalassia hemprichii. This research was conducted on Langkai Island, Makassar City, with three points, namely near the coast, in the middle and near the coral reefs. The research phase began with marking the seagrass E. acoroides and T. hemprichii in the field, then measuring the growth rate of the seagrass, followed by a sieving process to determine the texture of the sediment, and burning to determine the organic carbon content of the sediment. The results showed that differences in sediment organic carbon showed a weak correaltion and insignificant. The differences in the growth rates of seagrass E. acoroides and T. hemprichii based on point were not significant. The relationship between organic carbon and sediment texture has a weak correlation and insignificant. Similarly, the effect of organic carbon on the growth rate of seagrass E. acoroides and T. hemprichii also showed a weak correlation and insignificant.