Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGATASI BULLYING DI SEKOLAH DASAR Ardinita, Maya; Adelia, Mita; Maulana, Muammar Zulham; Sabrina, Nanda Nur; Insani, Nur Mahmudi; Azizah, Nurlita; Siptiandari, Olevia; Istiningsih, Siti
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No a (2025): Special Issue: Pembelajaran pada Jenjang Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu hal yang dilakukan untuk membantu peserta didik dalam memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berkaitan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, orang lain, lingkungan dan negara. Pendidikan karakter sangat penting untuk diterapkan pada peserta didik sejak dini agar peserta didik tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain seperti tindakan bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar sebagai upaya pencegahan terhadap perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 31 Mataram belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini terlihat dari masih banyaknya peserta didik yang melakukan tindakan bullying di sekolah. Bullying tersebut terjadi karena berbagai faktor seperti kurangnya perhatian dari orangtua, lingkungan tempat tinggal maupun sekolah serta pemahaman terhadap karakter yang masih kurang. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya yaitu melakukan edukasi tentang anti bullying, penanaman karakter dengan kegiatan pembiasaan harian dan mengadakan kegiatan-kegiatan religius.
Literasi Berkelanjutan: Sinergi Mahasiswa dan Perpustakaan Nasional Membentuk Budaya Baca di Desa Mareje Lembar, Lombok Barat Listantia, Nora; Nugraha, Lalu Muh. Lutfi; Toyyibah, Muliani Wardatun; Azizah, Nurlita; Ilmi, Nurul; Suryadi, Lalu Fahril Dwi; Nabila, Vira Lingga; Ramdhania, Atika; Azira, Intan; Abdillah, Yandika Fatwa; Jenadi, Lalu Anggiar
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ez7z9w46

Abstract

Mareje Village is located in Lembar District, West Lombok Regency. It is known for its natural beauty, encompassing several tourist attractions, and for its distinctive character, surrounded by vast expanses of rice fields. Despite its immense potential, the village faces challenges in developing a culture of reading and literacy among its residents. To address this challenge, the Community Service Program (KKN-PMD) aims to increase reading and literacy among the Mareje community through various approaches and innovations. The KKN-PMD program emphasizes building a strong literacy foundation, contributing to human resource development and improving the community’s quality of life. Through the development of a community-based library, the provision of quality reading materials, and literacy training, it is hoped that the Mareje community will have good access to information and knowledge. This activity is also expected to encourage a high level of reading interest among various groups, strengthen literacy skills, and create an environment that supports continuous learning. The KKN-PMD program will be implemented for seven weeks, starting from July 8 to August 21, 2025, with the involvement of students and library management as the main facilitators, as well as active participation from the Mareje Village community in every activity with a total of 288 effective student working hours (JKEM). Overall, this KKN-PMD work program not only aims to increase the love of reading in Mareje Village, but also to create collective awareness of the importance of literacy in building a smarter and more competitive community. With collaboration between students and the community, Mareje Village can become a successful example in developing a sustainable reading culture.