Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI INOVASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN PENDIDIKAN Winda, Nurhaswinda; Nabilah, Rachel; Wartina, Sri; Maulana Putri, Sri Reski; Sari, Silvi Rahman; Fitri, Rahmanil; Fitri, Ummi Rosyidah; Selviani, Seri; Wulandari, Tisya; Nania, Resta; Marsela, Ranti
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6628

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pembelajaran berdiferensiasi terhadap keadilan pendidikan dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (literature review), yang menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal terakreditasi, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2014–2024). Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) berdasarkan tema-tema strategis, seperti strategi implementasi, peran guru, dampak terhadap siswa, dan kendala pelaksanaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan peluang besar dalam menciptakan pendidikan yang lebih adil dan inklusif, karena mampu menyesuaikan proses belajar dengan kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Dampak positif yang ditemukan antara lain meningkatnya keaktifan siswa, keterlibatan emosional, serta integrasi literasi digital dan tradisional yang memperkuat karakter siswa. Namun, beberapa kendala seperti minimnya pemahaman guru, keterbatasan waktu, dan kurangnya pelatihan menjadi tantangan serius dalam implementasinya. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi memiliki potensi strategis dalam mewujudkan prinsip keadilan pendidikan di era Kurikulum Merdeka. Implikasinya, dibutuhkan dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan ketersediaan sumber daya yang memadai agar strategi ini dapat diimplementasikan secara optimal di berbagai konteks satuan pendidikan. Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, Kurikulum Merdeka, keadilan pendidikan, literasi digital, peran guru.
Implementasi Praktik Pembelajaran dan Penguatan Kompetensi Guru melalui Program Magang II di UPT SD Negeri 012 Salo Nurhaswinda, Nurhaswinda; Husna, Asmaul; Masitoh, Cahya; Lestari, Etika; Aprillia, Astrid; Fitriana, Dana; Aryani, Era; Nania, Resta; Wartina, Sri; Putri, Nurpita; Khairunnisa, Khairunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1648

Abstract

This Community Service activity was carried out based on the results of the second internship program for students of the Primary School Teacher Education Study Program (PGSD) which took place at UPT SD Negeri 012 Salo. This program aims to support the implementation of learning in primary schools while strengthening the pedagogical competencies of teachers and students as prospective educators. This community service was motivated by the school's need for more varied learning assistance, effective classroom management, and the use of learning media that is appropriate to the characteristics of the students. The method of implementation used a participatory descriptive approach, in which students were directly involved in school activities. The stages of the activity included observing the learning process, studying new approaches issued by the government (deep learning approach), learning assistance in the classroom, guided teaching practice, as well as reflection and evaluation of activities.  For students, this activity provided real experience in applying learning theory, improving communication skills, classroom management, and professional attitudes as prospective teachers. Overall, the Integrated Internship II program, combined with community service, provides mutual benefits for both the school and the students. This program can serve as an effective education-based community service model in supporting the improvement of learning quality in elementary schools.