Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Literatur: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harmonisasi dan Efektivitas Dinamika Kelompok dalam Layanan Konseling Tabun, Kornelia; Abineno, Devidson Aryanto; Mau, Yohana; Peu, Sarlin Dasent; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Nayoan, Christina
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.459

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harmonisasi dan efektivitas dinamika kelompok dalam layanan konseling kelompok. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan menelaah 12 jurnal nasional dan internasional serta satu buku yang diterbitkan pada rentang tahun 2014–2024. Sumber literatur dipilih berdasarkan relevansi dengan tema dinamika kelompok, harmonisasi, efektivitas konseling kelompok, serta teknik terapeutik dalam interaksi kelompok. Proses seleksi dilakukan melalui penelusuran Google Scholar dan sumber terbuka lainnya, dengan kriteria inklusi berupa pembahasan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dinamika kelompok dalam konseling. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menyintesis pola, persamaan, dan perbedaan antar penelitian, serta mengelompokkan faktor-faktor kunci seperti karakteristik anggota kelompok, peran dan gaya kepemimpinan konselor, struktur dan proses kelompok, serta dukungan eksternal. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbukaan, kepercayaan, komunikasi efektif, kohesi sosial, dan dukungan institusional merupakan faktor sentral yang mendukung terciptanya kelompok konseling yang harmonis dan efektif. Selain itu, penerapan teori-teori seperti model Tuckman dan teori Lewin, serta pendekatan partisipatif, terbukti memperkuat proses transformasi baik pada tingkat individu maupun kolektif dalam kelompok. Kesimpulan artikel ini menekankan pentingnya pengelolaan dinamika kelompok yang terstruktur, berbasis teori, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh anggota untuk mencapai tujuan konseling kelompok secara optimal dan berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran dan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN Melalui Edukasi Masyarakat di Kota Kupang Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Yuniatri, Riska; Abineno, Devidson Aryanto; Batukh, Aplonia Yuliana; Yusuf, Dea Benita; Tabun, Kornelia; Manu, Nadia Margarita; Oematan, Putri Novanty; Setiawan, Thirza Khalilah Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3290

Abstract

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan aplikasi Mobile JKN di masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi dengan menggunakan alat bantu kuesioner pre-test dan post-test. Sasaran dalam pengabdian ini adalah masyarakat di Kota Kupang. Kuesioner yang disajikan pada saat Edukasi mencakup pertanyaan tentang pemahaman dan kemudahan selama menggunakan aplikasi Mobile JKN. Sebelum dilakukan edukasi terkait penggunaan aplikasi Mobile JKN hanya 63,53% masyarakat yang mengetahui dan menggunakan aplikasi tersebut. Setelah dilakukan edukasi, 96,67% masyarakat yang mendapatkan edukasi mengetahui dan akan menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mendapatkan layanan kesehatan online.
COMMUNICABLE DISEASE SURVEILLANCE IN POST-FLOOD SETTINGS: LESSONS FROM THE LITERATURE Landi, Soleman; Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Niron, Maissie Ginaninta Charoline; Loe, Wahyunita Euniche Elizabeth; Tabun, Kornelia; Huky, Stella Elsha Putri Rihi; Sabakodi, Dwi Andika Umbu Gauka; Dimu, Rivaldo Deljunior
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 12 No. 2 (2026): July
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v12i2.8041

Abstract

Floods are natural disasters that frequently occur in Indonesia and contribute to an increased risk of communicable diseases due to environmental changes, poor sanitation, and limited access to clean water. This study aims to describe communicable diseases surveillance after floods based on findings from various studies in Indonesia. The method used was a literature review by searching for relevant scientific articles through the Google Scholar and PubMed databases for publications from 2018 to 2025. The articles included were selected based on topic relevance, availability of full text, and relevance to communicable diseases surveillance after flooding. The results of the study show that the most common communicable diseases that emerge after flooding include diarrhea, acute respiratory infections, dermatitis, dengue fever, leptospirosis, malaria, typhoid fever, and measles. The increase in cases of these diseases is related to water source contamination, damage to sanitation facilities, temporary housing density, and the formation of puddles that support the development of disease vectors. This study also shows that vulnerable groups, especially toddlers and the elderly, as well as productive age groups with high levels of environmental exposure, are at greater risk of contracting diseases after flooding. Integrated health surveillance, supported by public education and the implementation of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS), plays an important role in the early detection of increased cases, strengthening health responses, and controlling communicable diseases after flooding in affected areas.