Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI PEMUPUKAN SPESIFIK LOKASI PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA PUNGGUR KECIL KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Fadilla, Ulfia; Sulakhudin; Widiarso, Bambang; Arief, Fiera Budiarsyah
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.394

Abstract

Kelompok Tani Alang Umar Jaya melakukan budidaya pada tanah gambut. Beberapa petani sudah mencoba untuk budidaya jagung namun produksi sangat rendah. Pelaksanaan penanaman yang dilakukan petani masih menggunakan teknik budidaya yang bersifat umum, seperti aplikasi pupuk belum didasarkan pada kondisi tanah dan kebutuhan tanaman. Solusi masalah tersebut dengan penerapan teknologi pemupukan spesifik lokasi dengan penambahan bahan amelioran (pembenah tanah) dan peningkatan keterampilan dan pengetahuan petani. Tujuan kegiatan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan petani melalui kegiatan bimbingan, pendampingan dan pelatihan tentang pengetahuan dasar tentang penerapan teknik pemupukan spesifik lokasi, pengelolaan tanah, pemupukan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman jagung di Kelompok Tani Alang Umar Maju Desa Punggur Kecil. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi: melakukan karakterisasi kendala sistem usahatani, potensi dan peluang penerapan teknologi pemupukan spesifik lokasi untuk tanaman jagung di lahan gambut dengan metode Participatory Rural Appraisal atau Rapid Rural Appraisal (PRA/RRA), Aplikasi teknologi pemupukan spesifik lokasi budidaya jagung di lahan gambut dengan metode Demplot, diseminasi, dan sosialisasi hasil kegiatan demplot. Kegiatan ini petani sangat antusias dan tertarik dengan metode penerapan teknologi pemupukan yang disampaikan. Hasil dari penerapan teknologi pemupukan ini tanaman tumbuh lebih bagus dan bisa membantu dalam meningkatkan hasil pertanian jagung di lahan pertanian milik petani.
Pengaruh Persentase Bahan Organik dan Tanah terhadap Serapan Hara N, P, K dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Tanah Aluvial Estuninggusti, Gati; Hayati, Rita; Arief, Fiera Budiarsyah
Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Vol 11, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Soil Science Department, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pedontropika.v11i2.87879

Abstract

Tanah Aluvial yang digunakan sebagai media penanaman tanaman jagung memiliki kekurangan pada sifat fisik, kimia dan biologisnya. Satu diantara alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan bahan organik berupa biochar sekam padi dan pupuk kandang ayam yang mampu menahan kation hara tanaman sehingga tidak mudah hilang serta menyediakan unsur hara bagi tanaman. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh persentase bahan organik dan tanah terhadap berat kering bagian atas tanaman, serapan hara N, P, K dan berat pipilan kering per tanaman di tanah Aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P0 (10 kg Tanah (100% Tanah)), P1 (500 g Biochar Sekam Padi + 500 g Pupuk Kandang Ayam + 9 kg Tanah (10% Bahan Organik + 90% Tanah)), P2 (1 kg Biochar Sekam Padi + 1kg Pupuk Kandang Ayam + 8 kg Tanah (20% Bahan Organik + 80% Tanah)), P3 (1,5 kg Biochar Sekam Padi + 1,5 kg Pupuk Kandang Ayam + 7 kg Tanah (30% Bahan Organik + 70% Tanah)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase terbaik adalah pada perlakuan P2 (1 kg Biochar Sekam Padi + 1 kg Pupuk Kandang Ayam + 8 kg Tanah) yang meningkatkan berat kering bagian atas tanaman sebesar 210,71%, serapan N bagian atas tanaman 126,04%, serapan P bagian atas tanaman 354,76%, serapan K bagian atas tanaman 228,22% dan berat pipilan kering per tanaman 71,51% dibandingkan kontrol.
Pengaruh Persentase Bahan Organik dan Tanah terhadap Ketersediaan Hara N, P, K dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Tanah Aluvial Hadiana, Claudia Bella; Hayati, Rita; Arief, Fiera Budiarsyah
Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Vol 11, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Soil Science Department, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pedontropika.v11i2.87840

Abstract

Pemanfaatan tanah Aluvial untuk budidaya jagung menghadapi tantangan terkait sifat fisik, kimia, dan biologisnya. Jagung memerlukan kondisi tanah dan lingkungan yang optimal untuk hasil maksimal. Bahan organik seperti pupuk kandang ayam dan biochar dari sekam padi digunakan sebagai pembenah tanah Aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persentase bahan organik dan tanah terhadap ketersediaan unsur hara N, P, dan K serta pertumbuhan jagung di tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis dilakukan menggunakan ANOVA dengan uji F, dan perbedaan signifikan antar perlakuan diuji lebih lanjut menggunakan Duncan"™s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 5%. Penelitian terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan, menghasilkan total 24 polybag. Perlakuan yang diuji adalah: P0 (10 kg tanah), P1 (9 kg tanah + 500 g biochar + 500 g pupuk kandang ayam), P2 (8 kg tanah + 1 kg biochar + 1 kg pupuk kandang ayam), dan P3 (7 kg tanah + 1,5 kg biochar + 1,5 kg pupuk kandang ayam). Perlakuan P3 meningkatkan pH sebesar 2,91%, C-organik sebesar 51,26%, N-total sebesar 75%, K-dd sebesar 83,7%, dan tinggi tanaman sebesar 44% dibandingkan kontrol.
Pengelolaan Lahan Kelapa Sawit Spesifik Lokasi di Desa Pengadang Kabupaten Sanggau Arief, Fiera Budiarsyah; Fadilla, Ulfia; Sulakhudin, Sulakhudin; Widiarso, Bambang
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38517

Abstract

Abstract:  Waterlogging in the Tunas Benih farmer group area has led to a significant decline in productivity, particularly in oil palm plantations older than 10 years. A site-specific land management approach has been implemented as a solution, involving improvements in drainage and irrigation systems through the construction of field drainage channels (worm trench drainage systems). The purpose of this program was to conduct outreach and provide assistance to smallholder oil palm farmers who experience waterlogging, particularly those in the Tunas Benih farmer group. The intervention employed an alternative participatory method using the Participatory Rural Appraisal (PRA/RRA) approach, which actively involved farmers from problem identification to solution implementation. The activities were conducted in three main stages: (1) initial outreach with the farmer group leader to establish communication and identify key issues, (2) technical dissemination discussing management alternatives for waterlogged land, including micro-drainage construction and adaptive fertilization strategies, and (3) monitoring and evaluation through interviews to assess changes in farmers’ knowledge and skills. The results of the program demonstrated a significant improvement in farmers’ understanding of the importance of drainage management and appropriate fertilization strategies to increase oil palm productivity. The program also created opportunities for income diversification through intercropping, thereby supporting household income and food security. Program sustainability requires continued technical assistance, improved access to production inputs, and the establishment of a farmer-led monitoring system.Abstrak: Genangan pada lahan kelompok tanai tunas benih menyebabkan penurunan produktivitas drastis terutama pada tanaman berusia lebih dari 10 tahun. Solusi yang diterapkan dengan pendekatan pengelolaan lahan spesifik lokasi melalui perbaikan sistem drainase dan irigasi dengan pembuatan saluran drainase paritan cacing. Tujuan kegiatan ini melakukan sosialisasikan  dan pendampingan kepada petani sawit dengan lahan tergenang pada kelompok tani Tunas Benih. Alternatif penanganan Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA/RRA) yang melibatkan petani secara aktif dalam identifikasi masalah hingga implementasi solusi. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama: sosialisasi awal dengan ketua kelompok tani untuk membangun komunikasi dan identifikasi permasalahan, sosialisasi teknis yang membahas alternatif penanganan lahan tergenang dengan materi pembuatan saluran drainase dan strategi pemupukan adaptif, serta monitoring dan evaluasi melalui wawancara untuk mengukur dampak program terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman petani tentang pentingnya pengelolaan drainase dan strategi pemupukan tepat untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit. Program juga membuka peluang diversifikasi usaha melalui tanaman sela untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan petani. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan intensif, fasilitasi akses sarana produksi, dan pembentukan sistem monitoring mandiri oleh kelompok tani.