Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrating STEM into Middle School Science through Smart Agriculture Projects Wulanningtyas, Melania Eva; Hutabarat, Christina Ester Manthalina; Arfin, Arfin; Fauzi, Rizky Reza; Situmorang, Risya Pramana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.100804

Abstract

The STEM Center for Teaching and Learning at Parahyangan Catholic University, in collaboration with Ruang Bergerak, organized a community outreach program as part of its Tridharma commitment. The program included seminars and hands-on training for science teachers from the MGMP (Subject Teachers Forum) in Salatiga. The goal was to introduce project-based learning (PBL) methods using a STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach within the context of smart agriculture. This initiative aimed to help teachers foster essential 21st-century skills—such as problem-solving, critical thinking, and collaboration—that had noticeably declined during the pandemic. This program was designed to support teachers in implementing integrated, project-based learning that not only crosses disciplinary boundaries but also ties directly to measurable learning outcomes. Teachers were encouraged to connect the projects to real-world contexts, making assessments more meaningful and relevant to each subject area. Additionally, the smart agriculture project served as a practical application of P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) under Indonesia’s Merdeka Curriculum. Teachers were given the flexibility to adapt the prototype projects for further development in their own schools, aligning with each school’s unique goals and agreements. Over the course of two days, participating teachers learned how to design and execute contextual, problem-based STEM projects. They gained hands-on experience with technologies like Arduino and agricultural sensors. The program consisted of two main phases, the first involved expert-led workshops, and the second focused on collaborative project design based on local agricultural challenges. Despite the limited time, the program successfully fostered collaboration among teachers and expanded their understanding of how integrated, STEM-based learning can support both academic goals and character development through P5.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Siswa SMA Santa Angela Bandung Kusnadi, Felivia; Kristiani, Farah; Sugiarto, Iwan; Fauzi, Rizky Reza
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7930.20-33

Abstract

Kebanyakan siswa ingin hidup mereka bermakna, yakni dengan mengetahui tujuan hidup serta cara untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengembangkan minat dan bakat mereka dalam suatu bidang. Untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, para siswa memerlukan pembelajaran wawasan sejak dini. Salah satu cara yang telah dilakukan pihak sekolah ialah melalui tes minat dan bakat. Tes yang diberikan saat bangku kelas X atau XI tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan mereka. Luaran dari hasil tes minat dan bakat mungkin membantu, namun belum tentu cocok ketika mereka sudah menempuh pembelajaran di bangku kuliah atau ketika mereka sudah bekerja nantinya. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19 yang memaksa semua proses belajar dan mengajar diselenggarakan secara daring. Minimnya interaksi antara siswa dan guru menyebabkan guru kurang dapat mengenal potensi yang sudah ada dalam diri setiap siswanya, sehingga para guru susah untuk memberikan saran dan masukan yang berguna untuk mengembangkan minat dan bakat anak tersebut. Kegiatan pendampingan pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR mencoba membantu para siswa yang memiliki minat akan pelajaran matematika untuk mengenali potensi diri. Kegiatan ini diselenggarakan dengan memperkenalkan ilmu-ilmu dasar yang berhubungan dengan matematika. Tujuannya yakni untuk menarik minat para siswa dalam berkarir di bidang yang berhubungan dengan matematika.
Pendampingan Pembelajaran Matematika Siswa SMA Santa Angela Bandung Kusnadi, Felivia; Kristiani, Farah; Sugiarto, Iwan; Fauzi, Rizky Reza
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7930.20-33

Abstract

Kebanyakan siswa ingin hidup mereka bermakna, yakni dengan mengetahui tujuan hidup serta cara untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengembangkan minat dan bakat mereka dalam suatu bidang. Untuk mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, para siswa memerlukan pembelajaran wawasan sejak dini. Salah satu cara yang telah dilakukan pihak sekolah ialah melalui tes minat dan bakat. Tes yang diberikan saat bangku kelas X atau XI tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan mereka. Luaran dari hasil tes minat dan bakat mungkin membantu, namun belum tentu cocok ketika mereka sudah menempuh pembelajaran di bangku kuliah atau ketika mereka sudah bekerja nantinya. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi COVID-19 yang memaksa semua proses belajar dan mengajar diselenggarakan secara daring. Minimnya interaksi antara siswa dan guru menyebabkan guru kurang dapat mengenal potensi yang sudah ada dalam diri setiap siswanya, sehingga para guru susah untuk memberikan saran dan masukan yang berguna untuk mengembangkan minat dan bakat anak tersebut. Kegiatan pendampingan pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR mencoba membantu para siswa yang memiliki minat akan pelajaran matematika untuk mengenali potensi diri. Kegiatan ini diselenggarakan dengan memperkenalkan ilmu-ilmu dasar yang berhubungan dengan matematika. Tujuannya yakni untuk menarik minat para siswa dalam berkarir di bidang yang berhubungan dengan matematika.