Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) Terhadap Perubahan Pengetahuan Siswa SMAN 12 Takalar Di Dusun Satanganga, Kec.Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar Manyullei, Syamsuar; Sillehu, Bainuddin; Purnita, Dian; Ibesse, Ibesse; Yulianti, Elva
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.707

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kesakitan dan kematian tertinggi. DBD merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk betina Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang terinfeksi virus dengue. Salah satu cara mengantisipasi peningkatan kasus demam berdarah adalah melalui penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pencegahan demam berdarah di lingkungan masyarakat kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan oleh mahasiswa Magister Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin di SMA 12 Takalar, Dusun Satangnga, Kabupaten Takalar. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui penyuluhan dan penyebaran leaflet. Strategi yang digunakan adalah kuantitatif pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 16-17 November 2024, dengan jumlah siswa kelas XI dan XII sebanyak 11 orang. Data pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Disarankan kepada seluruh siswa dan guru di SMA 12 Takalar untuk secara aktif membersihkan lingkungan sekitar dari tempat berkembang biaknya nyamuk guna mengantisipasi penyebaran penyakit ini. Penyuluhan ini diharapkan dapat menciptakan siswa sebagai pelaku perubahan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
Praktik Higiene-Sanitasi dan Deteksi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Pada Pedagang di Pasar Ramadan Kota Palu Wahid, Riri Suwahyuni; Pitriani, Pitriani; Wasiam, Wulan Suci; Ibesse, Ibesse; Hasanah, Hasanah; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2245

Abstract

Higiene sanitasi pangan dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit bawaan makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip higiene sanitasi pangan pada pedagang makanan dan minuman di Pasar Ramadan Kota Palu serta mendeteksi keberadaan BTP berbahaya. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan analisis laboratorium menggunakan test kit untuk menguji rhodamin B, methanyl yellow, formalin, dan boraks. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, yaitu 113 sampel dari 53 pedagang di enam lokasi Pasar Ramadan Kota Palu tahun 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan, dan pemisahan makanan matang dan mentah sebagian besar sudah memenuhi syarat. Namun, masih terdapat kelemahan pada penggunaan alat pelindung diri, penyediaan sarana cuci tangan, tempat sampah yang sesuai, serta pengaturan suhu makanan saat pengangkutan. Uji laboratorium menunjukkan seluruh sampel makanan dan minuman negatif dari kandungan rhodamin B, methanyl yellow, formalin, dan boraks, sehingga aman dikonsumsi. Secara umum, pedagang di Pasar Ramadan Kota Palu telah menerapkan sebagian prinsip higiene sanitasi pangan dengan baik, meskipun masih diperlukan edukasi dan pengawasan lanjutan untuk meningkatkan keamanan pangan.