Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intervensi Psikososial Terhadap Pasien Di Ruang Rehabilitasi Rumah Sakit Jiwa Naimata [Psychosocial Interventions for Patients in the Rehabilitation Room of Naimata Mental Hospital] Sariano, Claudia Madyatric; Asbanu, Aprilia Natasya Aurola; Tada, Marike Magi; Tokan, Manggota Alviani Benga; Boling, Deverio Y; Ufi, Ifandry Mega Wati Ndu; Panis, Marleny Purnamasary; Wijaya, Pasfikus Christa
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251188

Abstract

Abstract. The lack of self-acceptance, low self-esteem, and insufficient social support can lead to inner conflicts both with oneself and with those around, which can hinder the healing process of patients at Naimata Regional Mental Hospital. Psychosocial intervention activities are conducted as support in the healing process of patients in the rehabilitation room of Naimata Regional Mental Hospital. The psychosocial intervention activities utilize a psychoeducation method with three techniques: sharing sessions, art therapy, and forgiveness therapy. Through the psychosocial intervention activities conducted for patients in the rehabilitation room of Naimata Regional Mental Hospital, it was found that the patients actively participated in these activities. The success of the three techniques is measured by the achievement of the goals of each technique applied to the patients, and these techniques are considered successful because each patient participated in the activities and understood them. This understanding was assessed through several questions related to the three techniques: sharing sessions, art therapy, and forgiveness therapy. This process is expected to be useful and beneficial for patients to help enhance inner peace and accelerate the healing process of patients at Naimata Regional Mental Hospital. Abstrak. Kurangnya penerimaan diri, rendahnya harga diri, dan kurangnya dukungan sosial, dapat menjadi konflik batin baik dengan diri sendiri maupun dengan orang di sekitar, yang mana hal ini dapat menghambat proses penyembuhan pasien di Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata. Kegiatan intervensi psikososial yang dilakukan sebagai dukungan dalam proses penyembuhan para pasien di ruang rehabilitasi Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata. Kegiatan intervensi psikososial yang dilakukan menggunakan metode psikoedukasi dengan tiga teknik yang digunakan yakni sharing session, art therapy, dan forgiveness therapy. Melalui kegiatan intervensi psikososial yang dilakukan kepada para pasien di ruang rehabilitasi Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata, didapati hasil bahwa para pasien mengikuti kegiatan ini dengan  berpartisipasi aktif, keberhasilan dari ketiga teknik ini diukur dengan ketercapaian tujuan dari setiap teknik yang diaplikasikan kepada para pasien dan ketiga teknik ini dikatakan mencapai tujuan karena setiap pasien mengikuti kegiatan tersebut dan memahaminya  ini diukur dengan beberapa pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan ketiga teknik tersebut yakni sharing session, art therapy, dan forgiveness therapy. Proses ini diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi para pasien untuk membantu meningkatkan perdamaian dalam diri dan mempercepat proses penyembuhan para pasien di Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata.
Psikoedukasi Tentang Strategi Coping Stres Pada Caregiver yang Merawat Lansia dengan Penyakit Kronis di Panti Jompo Budi Agung Kota Kupang Huky, Eduardus Julio Angga; Manafe, Yuni Maharani; Sogen, Anna Larasanya; Raymond, Veronika; Lengga, Felichia Findyanti; Tada, Marike Magi; Riberu, Rosalia Kartona; Aquino, Fidelis; Mejon, Kristiano S K; Pello, Shela Christine; Anakaka, Dian Lestari
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1527

Abstract

Pengasuh atau caregiver yang merawat lansia dengan penyakit kronis menjadi salah satu kelompok pekerja yang kurang mendapatkan dukungan psikologis. Kelelahan kerja saat merawat lansia terutama yang mengalami penyakit kronis akan memberikan beban fisik dan psikologis yang merugikan dan dapat mengarah pada kondisi stres. Kegiatan intervensi berupa psikoedukasi ini dirancang untuk membantu caregiver menemukan strategi coping stres berupa self-care yang ideal bagi diri mereka. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 11 caregiver di Panti Jompo Budi Agung Kota Kupang, yang memiliki pengalaman dalam merawat lansia dengan penyakit kronis. Metode psikoedukasi yang digunakan adalah experience learning dan metode ceramah yang umum digunakan. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa caregiver dapat memahami strategi coping stres dengan baik, terbukti melalui pengujian nilai pre-test dan post-test dengan perubahan nilai mean yaitu 6.636 menjadi 9.364.