Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pola Asuh Permisif pada Perkembangan Sosial Emosional Anak Gita; Okana; Popi Kumala Sri Rahayu; Dian Pertiwi, Adharina; Hasbi Sjamsir
Early Childhood Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v3i1.4849

Abstract

Pola asuh permisif yaitu pola asuh orang tua yang tidak mau ikut campur tangan dalam kehidupan anaknya. Jangan tertipu ketika anak-anak berpikir bahwa orang tuanya dan hidup lebih penting daripada keberadaan mereka sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bimbingan permisif dalam perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sample pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sample sebanyak tiga anak dengan karakteristik yang berbeda berdasarkan tingkat usia yang terdiri dari anak SD, SMA dan Perguruan Tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga anak yang diamati dengan pola asuh permisif memiliki dampak pada perkembangan sosial emosional nya, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal anak. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa meskipun memiliki pola asuh yang sama namun memiliki karakter dan perkembangan sosial emosional yang berbeda-beda.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak Kabupaten Garut : Studi Kasus SMAN 8 Garut dan SMAN 15 Garut Munawaroh, Tita Latifah; Arneta; Gita; Reiva; Santi; Yopi
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 3 No 3 (2025): AGUSTUS (on Proccess)
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/pandu.v3i3.1615

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum) in two pilot schools in Garut Regency, namely SMAN 8 Garut and SMAN 15 Garut. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and document studies. The results indicate that both schools faced challenges in adopting the new curriculum, such as the need for teacher training and student adaptation to more active learning methods. However, the implementation of the Kurikulum Merdeka has shown significant positive impacts, especially in project-based learning (P5) that enhances creativity, teamwork, and critical thinking skills among students. Teachers also gained more flexibility in designing learning processes, leading to a more engaging classroom atmosphere. This study provides recommendations focusing on increasing teacher training, developing more systematic curriculum implementation guidelines, and providing adequate infrastructure support to ensure sustainable implementation.