Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Keterampilan IoT melalui Pelatihan Smarthome Sederhana bagi Siswa SMK Negeri 12 Jakarta Sobirin, Muhammad; Mufit, Choirul; Khana, Rajes; Rofii, Ahmad; Muliadi, Jemie; Santoso, Kukuh Aris; Nugraha, Yudha Aditya; Pernando, Frengki; Putra, Gustri Dede
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8461

Abstract

Kurikulum SMK Negeri 12 Jakarta yang masih berfokus pada teori Internet of Things (IoT) tanpa implementasi praktis menghambat pengembangan keterampilan siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di bidang smarthome. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan keterampilan IoT siswa melalui pelatihan hands-on training interaktif. Metode yang digunakan meliputi survei, perencanaan modul, sesi teori komprehensif, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi keberhasilan proyek. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan rata-rata skor post-test mencapai 90% (dari pre-test 74.57%), melampaui target 85%. Keterampilan praktis juga meningkat drastis: 100% kelompok berhasil merakit komponen dasar smarthome, dan 67% berhasil mengintegrasikan beberapa komponen. Namun, hanya 17% kelompok yang berhasil mengintegrasikan sistem dengan platform IoT Blynk, mengindikasikan kompleksitas pada tahap ini. Pendampingan berkelanjutan berperan krusial dalam keberhasilan ini. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk eksplorasi teknologi lebih lanjut dan meningkatkan daya saing mereka di industri 4.0. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil membekali siswa dengan pemahaman dan keterampilan fundamental IoT, meski integrasi cloud memerlukan eksplorasi lebih lanjut.
Peningkatan Kompetensi Teknologi 3D Printing bagi Siswa SMK Negeri 12 Jakarta Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Nugraha, Yudha Aditya
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8576

Abstract

Kemajuan teknologi manufaktur aditif atau 3D printing menuntut penyesuaian kurikulum di tingkat pendidikan vokasi agar lulusan siap menghadapi tantangan Industri 4.0. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa lokakarya. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK N 12 Jakarta dengan keterampilan teknis fundamental dalam bidang 3D printing. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah kombinasi presentasi interaktif, demonstrasi perangkat, dan praktik langsung (hands-on), yang dilaksanakan pada 21 Juli 2025. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan kompetensi dasar siswa dalam merancang objek 3D, mengoperasikan printer, dan memahami alur kerja manufaktur aditif. Luaran lainnya mencakup dokumentasi kegiatan, artikel pengabdian, serta terjalinnya jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek: Peragaan Sistem Robot Line Follower di SMA Negri 110 Jakarta Nugraha, Yudha Aditya; Pernando , Frengki; Saputra, Arya Duta; Khadafi, Raja Azhar Harun; Khana, Rajes
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1152

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa peragaan dan penjelasan teknologi robot line follower sebagai media peningkatan literasi robotika dan otomasi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengenalan teknologi otomasi sejak dini guna mendukung kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan industri 4.0. Metode yang digunakan adalah metode edukatif demonstratif, yang meliputi penyampaian materi konseptual, penjelasan fungsi komponen utama robot line follower, serta peragaan langsung pengoperasian sistem pada lintasan. Metode ini dipilih untuk memberikan visualisasi nyata terhadap prinsip kerja sistem kendali robot tanpa melibatkan praktik perakitan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman konseptual yang lebih baik mengenai cara kerja robot line follower serta keterkaitannya dengan penerapan otomasi industri. Kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat dan ketertarikan peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa metode peragaan dan penjelasan teknologi robot line follower efektif sebagai sarana pengenalan awal robotika dan berpotensi dikembangkan pada kegiatan pengabdian lanjutan yang bersifat aplikatif.
Studi Perancangan dan Simulasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid di Atap Bangunan Rumah Nugraha, Yudha Aditya; Sabilillah, Muhammad; Khadafi, Raja Azhar Harun; Krama, Arief Budiman
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2025): JKTE VOL 10 NO 2 (SEPTEMBER 2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkte.v10i2.8578

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah solusi energi terbarukan yang efisien untuk menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat, sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai 23% porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional pada tahun 2025.Untuk merancang sistem PLTS, perangkat lunak seperti PVsyst dapat digunakan. Piranti lunak ini memungkinkan perancangan sistem, pemilihan komponen (seperti modul surya dan inverter), serta simulasi dan prediksi hasil energi listrik. Proses perancangan di PVsyst mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk geometri lokasi, spesifikasi peralatan, data meteorologi, dan radiasi matahari untuk mengoptimalkan kapasitas panel surya dan mengurangi penggunaan lahan.Sebagai contoh, sebuah studi simulasi menggunakan PVsyst untuk PLTS atap (rooftop) berkapasitas 165 Wp menunjukkan bahwa sistem ini memerlukan lahan seluas 10 . Sistem tersebut dirancang menggunakan 5 modul PV berkapasitas 165 Wp yang terhubung secara off-grid. Berdasarkan simulasi, sistem ini diprediksi mampu menghasilkan energi listrik sebesar  1227 kWh per tahun.