Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM ALAT PEMINDAH BARANG BERBASIS PLC DAN HMI AHMAD ROFI'I; UMAR KHADAFI
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2020): JKTE VOL 5 NO 2 (SEPTEMBER 2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkte.v5i2.5191

Abstract

Di era globalisasi saat ini dimana semuanya berpacu dengan waktu dan efisensi dimana peningkatan jumlah penduduk yang signifikan dan sangat cepat, oleh karena itu penelitian ini dirancang untuk bisa bermanfat pada era globalisasi saat ini, dimana penelitian Rancang bangun sistem alat pemindah barang berbasis PLC dan HMI di peruntukan untuk industri/pabrik manufacturing atau instansi-instansi yang membutuhkan sistem transportasi produk/barang benda yang efisien dan efektif dan terkendali sistem keamananya dan dapat termonitoring realtime, dimana alat pemindah barang terkontrol dari HMI dan dimana HMI dapat melakukan aturan prosedur pengoperasian yang aman dan dapat mengetahui keaadan mesin dan mengetahui data jumlah barang yang sudah di pindahkan, kesimpulan penelitian sistem alat pemindah barang berbasis PLC dan HMI adalah sistem transportasi produk/barang dimana pengendalian, prosedur pengoprasian, monitoring, data alarm, dan data jumlah barang/produk yang sudah di pindahkan dapat dimonitor melalui HMI.
PENCEGAHAN KEBAKARAN AKIBAT KEBOCORAN GAS TABUNG ELPIJI DAN ARUS PENDEK Rofii, Ahmad; Mufit, Choirul; Khana, Rajes; Sobirin, Muhammad; Sinaga, Muktar; Danuarta, Thony; Marolop, Gottlieb; Manurung, Elyezer
KAMI MENGABDI Vol 3, No 2 (2023): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/km.v3i2.7271

Abstract

Kebakaran yang disebabkan oleh meledaknya tabung gas LPG dan arus pendek kini sering terjadi. Media massa banyak melansir informasi tentang adanya ledakan tabung gas LPG dan kebakaran akibat adanya arus yang mengakibatkan kebakaran sehingga menimbulkan kerugian harta benda bahkan adanya korban jiwa. Untuk dapat mengurangi bahaya akibat kebocoran gas dan arus pendek bagi masyarakat perlu diadakan sosialisasi cara menghadapi dan menanggulanginya.  Dalam program pengabdian kepada masyarakat di RW 010 Kel. Kalibaru, Kec. Cilincing yang diadakan oleh LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta bekerjasama dengan anggota Suku Dinas Jakarta Utara untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menghadapi bahaya kebocoran gas tabung elpiji dan arus pendek, dan ini merupakan program yang memberikan cara agar tidak panik apabila menghadapi api dalam suatu kebakaran dan upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk pertolongan pertama yang di praktekkan oleh anggota dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara. Sehingga melalui program ini Masyarakat dapat lebih peduli untuk terus mengetahui upaya pencegahan bahaya kebakaran.
Penguatan Keterampilan IoT melalui Pelatihan Smarthome Sederhana bagi Siswa SMK Negeri 12 Jakarta Sobirin, Muhammad; Mufit, Choirul; Khana, Rajes; Rofii, Ahmad; Muliadi, Jemie; Santoso, Kukuh Aris; Nugraha, Yudha Aditya; Pernando, Frengki; Putra, Gustri Dede
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8461

Abstract

Kurikulum SMK Negeri 12 Jakarta yang masih berfokus pada teori Internet of Things (IoT) tanpa implementasi praktis menghambat pengembangan keterampilan siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di bidang smarthome. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan keterampilan IoT siswa melalui pelatihan hands-on training interaktif. Metode yang digunakan meliputi survei, perencanaan modul, sesi teori komprehensif, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi keberhasilan proyek. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan rata-rata skor post-test mencapai 90% (dari pre-test 74.57%), melampaui target 85%. Keterampilan praktis juga meningkat drastis: 100% kelompok berhasil merakit komponen dasar smarthome, dan 67% berhasil mengintegrasikan beberapa komponen. Namun, hanya 17% kelompok yang berhasil mengintegrasikan sistem dengan platform IoT Blynk, mengindikasikan kompleksitas pada tahap ini. Pendampingan berkelanjutan berperan krusial dalam keberhasilan ini. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk eksplorasi teknologi lebih lanjut dan meningkatkan daya saing mereka di industri 4.0. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil membekali siswa dengan pemahaman dan keterampilan fundamental IoT, meski integrasi cloud memerlukan eksplorasi lebih lanjut.