Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi IOT Pada Masyarakat Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Jakarta Utara Mufit, Choirul; Karlina, Diyajeng Luluk; Sobirin, Muhammad; Khana, Rajes; Rofii, ahmad; gunawan, Setia; Santoso, Kukuh Aris; Tiorivaldi, Tiorivaldi; abriantoro, adji putra; Firdasa Sembiring, Silsila Jana; Hamdala, Marcia Rizky; Sundara, Denny Magni
KAMI MENGABDI Vol 4, No 1 (2024): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/km.v4i1.7679

Abstract

Sosialisasi Internet of Things (IoT) di Kelurahan Kalibaru bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi IoT dan potensinya dalam meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk perangkat desa, pemuda, dan dan remaja sekitar kelurahan kalibaru. Metode sosialisasi meliputi presentasi, diskusi kelompok, dan demonstrasi aplikasi IoT dalam berbagai bidang. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap teknologi IoT, serta munculnya beberapa inisiatif lokal untuk menerapkan solusi IoT dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia yang terampil dalam bidang teknologi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak swasta untuk memastikan keberhasilan implementasi IoT di Kelurahan Kalibaru.
Sosialisasi Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Masyarakat Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing Jakarta Utara Sobirin, Muhammad; Mufit, Choirul; Khana, Rajes; rofii, ahmad; Muliadi, Jemie; santoso, kukuh aris; Hamdala, Marcia Rizky
BERDIKARI Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v7i2.7936

Abstract

Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) di kehidupan sehari-hari memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, khususnya dalam pengelolaan energi dan sistem keamanan rumah. Namun, kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya di wilayah urban dengan akses terbatas terhadap teknologi, masih sangat rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, tentang pemanfaatan IoT dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif dan pemutaran video edukasi yang menampilkan berbagai aplikasi IoT di rumah tangga, seperti pengelolaan energi, sistem pencahayaan pintar, dan keamanan berbasis IoT. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 33,7%, yang tercermin dari hasil pre-test dan post-test. Selain itu, sekitar 68% peserta menyatakan minat untuk mengadopsi teknologi IoT dalam rumah tangga mereka. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan efektif dalam menyampaikan informasi dan membangkitkan minat masyarakat terhadap teknologi IoT. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong adopsi teknologi IoT yang lebih luas di kalangan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI KEBOCORAN GAS LPG PADA RUMAH TANGGA BERBASIS IOT Efan, Muhamad; Santoso, Kukuh Aris; Mufit, Choirul
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2023): JKTE VOL 8 NO 2 (SEPTEMBER 2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkte.v8i2.6751

Abstract

Semenjak dibuatnya peraturan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semasa masih menjabat sebagai presiden, perihal tentang mengurangi subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) dengan beralih menggunakan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas). Hingga sampai sekarang pun gas LPG masih jadi peranan yang sangat penting bagi masyarakat terutama pada kebutuhan rumah tangga. Banyaknya kelebihan dengan menggunakan gas LPG tentu saja tak sedikit pula kekurangan yang didapat. Dari sekian banyaknya faktor yang mengakibatkan kebakaran akibat gas LPG, tetapi kebocoran pada gas masih sering menjadi alasan utama terjadinya suatu kebakaran. Dari permasalahan itulah, dibutuhkannya alat yang bisa mendeteksi kebocoran pada gas LPG. Penelitian ini menggunakan mikrokontroler ESP 32 sebagai otak untuk mengoperasikan input dan output pada alat ini. Dibagian input terdapat sensor MQ-2 dan output terdapat led, buzzer dan solenoid valve. sensor pada alat penelitian ini akan mendeteksi ada atau tidaknya gas, mikrokontroler ESP 32 akan memberikan indikator led, buzzer dan solenoid valve akan menutup aliran gas pada selang lalu mengirim pesan kepada penggunanya melalui whatsapp.
Penguatan Keterampilan IoT melalui Pelatihan Smarthome Sederhana bagi Siswa SMK Negeri 12 Jakarta Sobirin, Muhammad; Mufit, Choirul; Khana, Rajes; Rofii, Ahmad; Muliadi, Jemie; Santoso, Kukuh Aris; Nugraha, Yudha Aditya; Pernando, Frengki; Putra, Gustri Dede
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8461

Abstract

Kurikulum SMK Negeri 12 Jakarta yang masih berfokus pada teori Internet of Things (IoT) tanpa implementasi praktis menghambat pengembangan keterampilan siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di bidang smarthome. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan keterampilan IoT siswa melalui pelatihan hands-on training interaktif. Metode yang digunakan meliputi survei, perencanaan modul, sesi teori komprehensif, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta observasi keberhasilan proyek. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan rata-rata skor post-test mencapai 90% (dari pre-test 74.57%), melampaui target 85%. Keterampilan praktis juga meningkat drastis: 100% kelompok berhasil merakit komponen dasar smarthome, dan 67% berhasil mengintegrasikan beberapa komponen. Namun, hanya 17% kelompok yang berhasil mengintegrasikan sistem dengan platform IoT Blynk, mengindikasikan kompleksitas pada tahap ini. Pendampingan berkelanjutan berperan krusial dalam keberhasilan ini. Diharapkan, pelatihan ini dapat menjadi fondasi kuat bagi siswa untuk eksplorasi teknologi lebih lanjut dan meningkatkan daya saing mereka di industri 4.0. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil membekali siswa dengan pemahaman dan keterampilan fundamental IoT, meski integrasi cloud memerlukan eksplorasi lebih lanjut.