Muhamad Yusuf
IAIN Fattahul Muluk

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Islam Raja Ampat dan Mitos Hantu Cuwig: Benturan Agama, Adat dan Kepercayaan Lokal pada Masyarakat Multikultural di Kampung Lilinta Papua Barat M. Syukri Nawir; Muhamad Yusuf; Akhmad Kadir
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2020): Islam Raja Ampat, Kultivasi Budaya dan Dakwah Virtual di Indonesia
Publisher : Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.481 KB) | DOI: 10.20414/sangkep.v3i1.1482

Abstract

The clash of religions, customs, local beliefs gives a distinctive color in the lives of the people of the Raja Ampat Islands. How the myth of Cuwig's mythical influence on religious life in the village of Lilinta in the Raja Ampat-Papua archipelago and in interpreting and reformulate their religious life in response to the myth of Cuwig. Religious knowledge has an important meaning to improve the faith of the community, thus creating religious emotion, encouraging people to do religious actions, although there is still a society believing the mystical, lack of of religious development. The mythical ghost of Cuwig is influenced by the environment. Myths evolved from the simultaneous stories beginning with the emergence of sudden death from the citizens, the problem spread the issue of the science of Cuwig in the intended person.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Damar Pada Masyarakat Kampung Patipi Pulau Kabupaten Fak-fak M. Syukri Nawir; Muhamad Yusuf; Suparto Iribaram; Afan Garamatan; Nining Puji Lestari
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.3948

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menjabarkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Damar di Kampung Patipi Pulau Kabupaten Fak-fak. Merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi social, melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan menggunakan tehnik analisis model alir dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian: Meriahnya Masjid pada malam Lailatul Qadar merupakan pembiasaan yang dilakukan masyarakat di Kampung Patipi Pulau dengan melakukan aktivitas keagamaan bersama, dengan kegembiraannya melalui berbuka puasa, pemberian sedekah, pawai obor, membaca Qur’an. Sedekah pada pengurus Masjid didasarkan kesukarelaan yang merupakan ketulusan serta pembiasan. Nilai-nilai kekerabatan yang tinggi mempengaruhi kehidupan masyarakat. Budaya dan agama menyatu menciptakan kebersamaan diantara warga, merupakan solidaritas yang dimunculkan masyarakat secara spontan dalam pelaksanaan tradisi. Rangkaian kegiatan dalam tradisi mengandung nilai pendidikan Islam seperti: Ketaqwaan, Amaliyah, Sedekah, al-ukhuwah, Khuluqiyah, al-Masuuliyyah, al-Munfiqun, serta silaturahmi. Pengurus Masjid melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan keikhlasan, disebabkan mengurus Masjid adalah tugas mulia yang dilakukan turun temurun atau pewarisan. Masyarakat mempertahankan tradisi yang memiliki makna (keyakinan, pengetahuan serta kebiasaan), sebagai cara mengatur, menerima, berbagai tradisi yang dianggap baik serta mendasari pemahaman bersama dan mengembangkan interaksi dan tindakan lebih lanjut.
MEMBANGUN DUNIA PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH KETERBATASAN (Potret Pondok Pesantren Di Kota Jayapura) Muhamad Yusuf; M Syukri Nawir; Rahmat Surya Muhandy; Nanik Nikmal Mafiroh
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i01.1035

Abstract

Pondok pesantren yang tersebar di Kota Jayapura memiliki berbagai kekurangan baik disebabkan kurangnya sarana dan prasanan, kualitas tenaga pengajar, serta kualitas materi yang diajarkannya dan masih banyak lagi berbagai kekurangan yang dimiliki dalam usaha pengembangan dunia pendidikan Islam berbasis pondok., misalnya masalah otonomi khusus yang diterapkan di Propinsi Papua mengedepankan penganut agama yang mayoritas dalam pendanaan, yang berimbas pada minimnya dana yang dialokasikan menyebabkan lemahnya pengembangan pendidikan berbasis pondok di Kota Jayapura. Tujuan penelitian untuk mengetahui : pendidikan pondok pesantren di Kota Jayapura mengalami kendala dalam pengembangannya, pandangan masyarakat terhadap pondok pesantren, serta solusi pengembangan pondok pesantren di Kota Jayapura. Merupakan penelitian Kualitatif, menggunakan paradigma fenomenologi sosial, wilayah penelitian Kota Jayapura. Hasil penelitian : Kurangnya kreatifitas pihak pondok dalam mencari sumber dana, tidak melakukan kerjasama dalam mengembangkan pondok, baik dengan pemerintah Propinsi, Kota baik eksekutif maupun legislatif, maupun dengan pihak swasta. Pengurus pondok kurang mampu untuk meningkatkan Image masyarakat tentang keberadaan pendidikan pondok pesantren di Kota Jayapura, serta meningkatkan pondok pesantren kearah yang lebih modern sehingga meningkatkan ketertarikan masyarakat Muslim untuk menuntut ilmu di pondok pesantren.