Rafdianto, Rafly
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis terhadap Penundaan Eksekusi Putusan Hakim dalam Peradilan Perdata Mulya, Vania Frederica; Ningrum, Latifah Silvia; Rafdianto, Rafly; Ramadhani, Putri Ayu; Siswajanty, Farahdinny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29730

Abstract

Penundaan eksekusi putusan perdata yang telah berkekuatan hukum tetap, menimbulkan persoalan serius terhadap kepastian hukum dan keadilan bagi pihak yang menang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penundaan eksekusi, peran Mahkamah Agung, serta urgensi reformasi yuridis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan eksekusi dapat disalahgunakan dan melemahkan sistem hukum. Reformasi regulasi dan prosedur pelaksanaan eksekusi diperlukan untuk menjamin keadilan yang efektif dan kredibel. Oleh karena itu, pelaksanaan putusan perdata harus ditegakkan secara tegas, cepat, dan tepat.
Analisis Perlindungan Hukum terhadap Hak Nasabah dalam Perbankan Digital di Indonesia Herdiyanti, Habibah Pramelia; Ali, Magnolia Nasywa; Rafdianto, Rafly; Saragih, Khansa Istibra Putra; Siswajanthy, Farahdinny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36302

Abstract

Perkembangan perbankan digital di Indonesia menunjukkan transformasi signifikan dalam penyediaan layanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi nasabah. Di sisi lain, digitalisasi perbankan juga menghadirkan berbagai risiko hukum, seperti kebocoran data pribadi, kejahatan siber, dan kegagalan sistem elektronik yang berpotensi merugikan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menelaah norma hukum yang mengatur perlindungan hak nasabah dalam perbankan digital, meliputi Undang Undang Perbankan, Undang Undang Perlindungan Konsumen, Undang Undang Perlindungan Data Pribadi, serta regulasi Otoritas Jasa Keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlindungan hukum nasabah mencakup hak atas informasi yang transparan, perlindungan data pribadi, jaminan keamanan dana, serta akses terhadap mekanisme penyelesaian sengketa. Penguatan perlindungan hukum diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan stabilitas sistem perbankan digital.