Mulya, Vania Frederica
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Yuridis terhadap Penundaan Eksekusi Putusan Hakim dalam Peradilan Perdata Mulya, Vania Frederica; Ningrum, Latifah Silvia; Rafdianto, Rafly; Ramadhani, Putri Ayu; Siswajanty, Farahdinny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29730

Abstract

Penundaan eksekusi putusan perdata yang telah berkekuatan hukum tetap, menimbulkan persoalan serius terhadap kepastian hukum dan keadilan bagi pihak yang menang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penundaan eksekusi, peran Mahkamah Agung, serta urgensi reformasi yuridis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan eksekusi dapat disalahgunakan dan melemahkan sistem hukum. Reformasi regulasi dan prosedur pelaksanaan eksekusi diperlukan untuk menjamin keadilan yang efektif dan kredibel. Oleh karena itu, pelaksanaan putusan perdata harus ditegakkan secara tegas, cepat, dan tepat.
Inovasi Taman Perpustakaan sebagai Ruang Hijau Demi Membantu Tingkat Minat Baca Masyarakat Indonesia Mahipal, Mahipal; Mulya, Vania Frederica; Ramadhani, Putri Ayu; Nawu, El Sabarta Putra; Alam, Alamsyah Bahrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis mengenai taman baca dan minat baca di Indonesia. Menggunakan karya ilmiah, dan peraturan perundang-undangan yang telah ada sebagai data untuk penelitian karya ilmiah ini. Bertujuan untuk meningkatkan minat baca di Indonesia, sebagai bentuk peduli literasi membaca, dengan menggunakan bantuan pembahasan teknologi dalam pengembangan fasilitas taman baca. Membaca dan buku adalah dua hal berbeda yang saling terkait. Namun menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini dapat menjadi tantangan, terutama dengan faktor lingkungan seperti dukungan orang tua dan akses terbatas ke buku. Di Indonesia, minat baca yang rendah menjadi masalah utama. Solusinya adalah dengan membangun taman baca secara merata, memanfaatkan taman sebagai ruang terbuka hijau yang dapat berfungsi sebagai tempat membaca, interaksi sosial, dan pendidikan. Pembangunan taman baca ini perlu mematuhi Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang untuk memastikan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pertanggungjawaban Pidana Platform E - Commerce dalam Kegagalan Perlindungan Data Pribadi Pengguna Berdasarkan Hukum Nasional Arum, Dwi Sekar; Mulya, Vania Frederica; Ramadhani, Putri Ayu; Ningrum, Latifah Silvia; Siswajanthy, Farahdiny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36729

Abstract

Penelitian ini menganalisis tanggung jawab hukum penyelenggara platform e-commerce terhadap kegagalan perlindungan data pribadi melalui studi kasus peretasan Tokopedia. Masalah utama yang dikaji adalah kerentanan kedaulatan data dalam ekosistem ekonomi digital serta efektivitas sanksi menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, hasil penelitian menunjukkan bahwa platform e-commerce memiliki kedudukan sebagai pengendali data yang wajib menjamin keamanan sistem secara mutlak. Kegagalan mitigasi terhadap akses ilegal membuktikan lemahnya fungsi perlindungan hukum preventif dan represif korporasi. Kesimpulannya, penegakan sanksi administratif dan pidana berdasarkan UU PDP merupakan instrumen utama untuk menjamin kepastian hukum serta memulihkan kepercayaan publik. Sinergi antara otoritas pengawas dan penyelenggara sistem elektronik sangat diperlukan guna mengaktualisasikan keadilan bagi subjek data di Indonesia.