Meddyan Heriadi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Indonesian Language Learning Strategies in Increasing the Learning Interest of Grade VIII Students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City Novi Prita Bona; Edi Ansyah; Meddyan Heriadi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i1.8989

Abstract

This study aims to identify the strategies used by Indonesian language teachers in the learning process to enhance the interest in learning Indonesian among eighth-grade students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City, and how the interest of eighth-grade students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City, in learning Indonesian. The type of this research is descriptive qualitative. The location of this research is at SMP IT As Syakur in Bengkulu City. Using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Based on the research results, the strategy for teaching Indonesian to increase students' interest in learning at SMP IT As Syakur in Bengkulu City is by using discussion methods, providing motivation, learning evaluations, and quizzes. The interest of eighth-grade students at SMP IT As Syakur in Bengkulu City towards learning Indonesian is quite high, as evidenced by four indicators of interest: feelings of happiness, student interest, student attention, and student involvement in learning activities.
Indonesian Language Learning Strategies in Increasing the Learning Interest of Grade VIII Students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City Novi Prita Bona; Edi Ansyah; Meddyan Heriadi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i1.8989

Abstract

This study aims to identify the strategies used by Indonesian language teachers in the learning process to enhance the interest in learning Indonesian among eighth-grade students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City, and how the interest of eighth-grade students at SMP IT As Syakur, Bengkulu City, in learning Indonesian. The type of this research is descriptive qualitative. The location of this research is at SMP IT As Syakur in Bengkulu City. Using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. Based on the research results, the strategy for teaching Indonesian to increase students' interest in learning at SMP IT As Syakur in Bengkulu City is by using discussion methods, providing motivation, learning evaluations, and quizzes. The interest of eighth-grade students at SMP IT As Syakur in Bengkulu City towards learning Indonesian is quite high, as evidenced by four indicators of interest: feelings of happiness, student interest, student attention, and student involvement in learning activities.
Quantifying Dialect Relatedness in Serawai (Bengkulu, Indonesia): A 200-Item Lexicostatistical Study Dewi Ayu Lestari; Ali Akbarjono; Meddyan Heriadi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v5i3.392

Abstract

This study quantifies the internal relatedness of the Serawai language in Bengkulu Province by comparing two named varieties Padang Capo (“o”) and Puding (“au”) and assessing whether they constitute dialects of a single language. Using a qualitative–quantitative lexicostatistical design, we elicited a complete 200-item Swadesh list from adult native speakers at both sites, normalised tokens, and applied conservative, rule-governed cognacy coding supplemented by analyst memos and a second-reader check; we also summarised recurrent phonological correspondences to interpret the numeric signal. Of 200 aligned items, 124 were cognate, yielding 62% lexical relatedness, with differences concentrated in limited, patterned vocalic and segmental alternations characteristic of dialectal separation. Interpreted against commonly used lexical-similarity bands and a standard basic-vocabulary retention model, the evidence situates the varieties’ most recent common stage at roughly the last 1.0–1.3 millennia, a heuristic window consistent with high mutual intelligibility. The findings support classifying “o” and “au” as close dialects within one Serawai language and, methodologically, convert impressionistic labels into a replicable baseline (complete elicitation, explicit coding rules, qualitative correspondence notes, and uncertainty-aware reporting). Implications include treating Serawai as a single language for educational materials, orthographic guidance, and public communication, and using the documented workflow to expand coverage across additional villages and neighbouring Malayic varieties; future work should add formal correspondence tables with instrumental phonetics and integrate sociolinguistic profiling and phylogenetic modelling to refine internal subgrouping.
Ungkapan Bahasa Gaul Melalui Media Sosial Whatsapp Di Kalangan Remaja Desa Talang Karet Kabupaten Kepahiang Lega Kurnia Sari; Ali Akbarjono; Meddyan Heriadi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna ungkapan bahasa gaul melalui media sosial whatsapp di kalangan remaja Desa Talang Karet Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan. Yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah remaja Desa Talang Karet Kabupaten Kepahiang yang menggunakan bahasa gaul dalam media sosial whatsApp. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama berdasarkan hasil penelitian pada analisis data disimpulkan bahwa terdapat sebanyak 31 data percakapan pesan whatsApp yang mempunyai tujuh bentuk bahasa gaul yang digunakan dalam percakapan pesan whatsApp pada remaja Desa Talang Karet Kabupaten Kepahiang yaitu: Singkatan, pemendekkan, akronim, modifikasi atau kreatif, serapan, imbuhan kata manasuka dan plesetan. Kedua berdasarkan hasil dari analisis data makna bahasa gaul yang digunakan oleh remaja dalam percakapan pesan whatsApp di desa tersebut sangat beragam sesuai dengan konteks dalam berkomunikasi yaitu makna yang mengarah pada konteks sapaan, ajakan, ucapan terima kasih dan lain sebagainya
Analisis Struktur Fisik dan Batin Mantra Pengobatan Tradisional Suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Rizki Putra Unsu; Vebbi Andra; Meddyan Heriadi
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Struktur Fisik dan Batin Mantra Pengobatan Tradisional Suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Penelitian ini di latar belakangi karena masyarakat suku Serawai, khususnya di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu masyarakat masih menggunakan dan percaya akan khasiat dari mantra pengobatan tradisional pada era zaman yang sudah modern seperti saat ini. Sastra lisan mantra ini tumbuh dan berkembang sejak zaman dahulu dan diwariskan secara turun-temurun ke genarasi sekarang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode konten analisis. Adapun bentuk dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan dalam penelitian ini membahas dua masalah, yaitu (1) Bagaimanakah struktur fisik mantra yang terdapat dalam pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. (2) Bagaimanakah struktur batin mantra yang terdapat dalam pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian masalah pertama, diketahui terdapat struktur fisik mantra pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu (1) Diksi dari keempat mantra terdiri dari diksi denotatif dan konotatif (2) Gaya bahasa dari keempat mantra yaitu sinekdoks, metominia, personifikasih, dan hiperbola (3) Pencitraan dalam keempat mantra terdiri dari imajinasi visual dan perasaan (4) Bunyi yang terdapat dalam keempat mantra terdiri dari rima berdasarkan bunyi dan rima berdasarkan letak kata, rima berdasarkan bunyi yaitu asonasi, dan aliterasi, sedangkan rima berdasarkan letak kata yaitu rima awal, tengah dan akhir. Hasil penelitian masalah kedua, diketahui terdapat struktu batin mantra pengobatan tradisional suku Serawai di Desa Tebing Penyamun Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu (1) Tema, yang memiliki kesamaan yaitu tema harapan (2) Nada puisi yang terdiri dari (a) Memberitahu (b) Marah dan (c) Khidmat (3) Perasaan, dari keempat mantra didominasi dengan perasaan harapan kesembuhan (4) amanat mantra terdiri atas kesembuhan penyakit dan perlindungan yang mana didominasi dengan amanat kesembuhan.