Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kedudukan Hukum Kontrak Baku Dalam Perlindungan Konsumen di Indonesia Irene Puteri A. S. Sinaga; Felicia Jacinta Ivanka Anter; Vivi Anjelika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan posisi hukum kontrak baku dalam perlindungan konsumen di Indonesia, dan mengidentifikasi berbagai klausul yang berpotensi merugikan konsumen. Selain itu, penelitian ini berupaya mengevaluasi tingkat efektivitas Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) dalam mengatur kontrak baku. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan mengandalkan kajian pustaka, termasuk analisis terhadap dokumen hukum, peraturan, dan literatur akademis yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun UUPK memberikan perlindungan yang signifikan melalui pelarangan terhadap klausul yang merugikan konsumen, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti rendahnya pemahaman konsumen mengenai hak-hak mereka dan sulitnya memahami bahasa yang kompleks dalam kontrak. Di sisi lain, mekanisme penegakan hukum serta pengawasan terhadap pelaku usaha perlu diperkuat untuk memastikan implementasi yang lebih efektif. Penelitian ini menyarankan pentingnya program edukasi bagi konsumen serta peningkatan aksesibilitas terhadap lembaga penyelesaian sengketa, sehingga mampu menciptakan hubungan yang lebih adil antara pelaku usaha dan konsumen, sekaligus meningkatkan kepercayaan dalam transaksi.
Pemulihan Korban Kekerasan Psikososial dan Kecelakaan Lalu Lintas: Studi PMH Indonesia-Malaysia Kurnia Tanu Putra; Devina Chandra; Lioni Anggraini; Muhamad Bintang Guntoro; Fernando Lim; Felicia Jacinta Ivanka Anter
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2024): Oktober : JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v3i3.7531

Abstract

This study compares the recovery systems for victims of psychosocial violence and traffic accidents from the perspective of Unlawful Acts (PMH) in Indonesia and Malaysia. Using library research, this study analyzes the legal framework, institutions, and social and psychological approaches used by both countries to support the victim recovery process. In Indonesia, the victim recovery system is still oriented towards material compensation and administrative settlements, with limited recognition of immaterial losses such as trauma and psychological disorders. In contrast, Malaysia has developed a victim-centered justice approach that positions victims as the subject of recovery, through regulations such as the Domestic Violence Act 1994 (Amendment 2017), the Road Transport Act 1987, and compensation mechanisms through the Motor Insurers’ Bureau of Malaysia (MIB) and the Victim Compensation Fund. This approach comprehensively integrates legal, social, and psychological recovery, including free counseling services through the One Stop Crisis Center (OSCC) and Talian Kasih 15999. The study's findings indicate that Malaysia has moved toward a holistic human recovery paradigm, while Indonesia still needs to strengthen its victim recovery system by addressing the psychological and social dimensions to align with the principles of restorative justice.
FABRIKASI RISET ANCAMAN SERIUS BAGI INTEGRITAS PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Cheryl Nathania; Devina Chandra; Felicia Jacinta Ivanka Anter; Nicole Eugenia Yuri; Syamhaikel Pavel Budiman
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i7.2456

Abstract

Fabrikasi riset merupakan salah satu bentuk pelanggaran etika penelitian yang mengancam integritas akademik dan kredibilitas perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, dampak, serta upaya pencegahan praktik fabrikasi riset melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, prosiding, peraturan, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan publikasi, rendahnya pemahaman etika penelitian, lemahnya pengawasan institusi, dan budaya akademik yang permisif menjadi faktor utama terjadinya fabrikasi riset. Praktik tersebut berdampak pada menurunnya kualitas penelitian, rusaknya reputasi akademisi dan institusi, serta berkurangnya kepercayaan publik terhadap hasil penelitian. Oleh karena itu, penguatan etika penelitian, penerapan kebijakan integritas akademik, edukasi berkelanjutan, serta pengawasan yang konsisten menjadi langkah strategis untuk mencegah fabrikasi riset dan membangun budaya akademik yang jujur, transparan, serta bertanggung jawab.