Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sabun Padat Transparan Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.) Devina Chandra; Natanael Priltius; Manuppak Irianto Tampubolon
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.199 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.960

Abstract

Secang wood from the Caesalpiniacea tribe which was commonly found in Indonesia had secondary metabolites as antibacterial. This study aims to formulate secang wood ethanol extract into a transparent solid soap that is able to meet quality requirements. This research method was begin with formulating the extract into a transparent solid soap preparation with 3 concentrations, namely 5g (F1), 10g (F2), and 15g (F3). Furthermore, appearance tests, foaming ability, free alkali, free fatty acids, irritation, hedonic, and pH were carried out. The results of the research on transparent solid soap gave different colors for each concentration, namely transparent bright red (F1) and transparent dark red (F2 and F3) which were stable for 4 weeks; the foam power test shows a height of 4.5-6.5 cm after 10 minutes; free alkaline test shows a value of 0.07-0.08%; free fatty acid test 0.16%, and pH test 8.96-9.66 at week 4; and transparent solid soap does not cause irritation, attractive and liked by volunteers
Sosialisasi Dampak Bencana Banjir Dan Dagusibu Vitamin Di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang Devina Chandra; Natanael Priltius; Manuppak Irianto Tampubolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v1i3.94

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan, secara geografis terletak di persimpangan tiga lempeng utama dengan potensi bencana banjir yang sangat besar. Banjir dapat menyebabkan kerusakan seperti materi dan kesehatan pada masyarakat. Penyakit yang dialami biasanya berupa diare, demam, dan gatal-gatal pada kulit yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun patogen lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya banjir dan pengenalan tentang vitamin kepada masyarakat, sehingga terjadi peningkatan imun tubuh yang dilakukan oleh tim Dosen Universitas Sari Mutiara dengan melakukan edukasi mengenai Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang (DAGUSIBU) Vitamin. Metode kegiatan ini melibatkan masayarakat di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang adalah ceramah, pembagian leaflet, dan tanya jawab. Ceramah yang disajikan dalam bentuk presentasi power point, pembagian leaflet dalam bentuk brosur dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab tentang DAGUSIBU Vitamin. Hasil dari kegiatan ini adalah di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan edukasi terkait Sosialisasi Bahaya Banjir dan DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang) vitamin.
Edukasi Kepada Masyarakat Pemanfaatan Sari Buah Bit Menjadi Sabun Mandi Cair yang Berkhasiat sebagai Pelembab Kulit Devina Chandra; Natanael Priltius; Betharina Br Tarigan
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v2i2.89

Abstract

Liquid bath soap is a liquid preparation used to clean the skin, made from soap base ingredients with added surfactants, foam stabilizers and fragrances, which is used when bathing without causing irritation to the skin. Liquid bath soap is made by saponifying oil and fat with KOH. This community service is carried out to provide education to the public about beetroot juice as a skin moisturizer. This method of community service is by providing education to the public by presenting material about beetroot juice which treats skin moisture and introducing natural ways to use beetroot juice. The results of the activities of implementing the community service program are in the form of educating the public about the benefits of beetroot juice, namely as a skin moisturizer. Conclusion: Community service in managing beetroot juice as a skin moisturizer meets quantity and quality.
PELATIHAN PENGOLAHAN SABUN MANDI SARI EKSTRAK BUAH TOMAT DI INDUSTRI WILAYAH KOTA MEDAN Modesta Tarigan; Devina Chandra; Andre Prayoga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan salah satu bahan pangan dengan kandungan antioksidan yang cukup tinggi yaitu likopen, polifenol dan vitamin C. Antioksidan dapat melindungi tubuh manusia memperbaiki kerusakan akibat senyawa oksigen reaktif dan radikal bebas lain. Senyawa oksigen reaktif yang memicu stres oksidatif di kulit dapat menyebabkan kanker, penuaan, peradangan, dan kerusakan sel-sel kulit, oleh karena itu tomat dapat digunakan untuk produk kebersihan dan kecantikan seperti sabun mandi. Tujuan penelitian ini ialah untuk memformulasikan sari buah tomat dalam bentuk sediaan sabun padat menguji efektivitas dalam melembapkan kulit, dan menguji kualitas mutu sabun berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Penelitian dilakukan secara eksperimental, meliputi perolehan sampel, identifikasi sampel, pembuatan sari buah tomat dengan menggunakan juicer. Pembuatan sabun padat dimulai dari formula blanko (F0) dan penambahan konsentrasi simplisia 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3). Pemeriksaan stabilitas fisik sediaan meliputi pengujian iritasi, dan hedonik terhadap sukarelawan, dan uji kelembapan kulit. Pemeriksaan kualitas sabun padat berdasarkan Standar Nasional Indonesia yaitu pH, ketinggian busa, kadar alkali bebas dan asam lemak bebas. Hasil yang didapatkan ialah sari buah tomat dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat yang tidak mengiritasi kulit sukarelawan. Sabun dengan konsentrasi eksfolian 15% (F3) memberikan efektivitas melembapkan kulit terbaik yaitu kadar air meningkat 40,80%. Sabun padat memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu: pH 9,61-9,83, busa yang stabil, kadar alkali bebas 0,08% serta asam lemak bebas 0,765%. Sediaan sabun padat yang mengandung sari buah tomat dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas dalam melembapkan kulit yang paling baik dan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia.
Sosialiasi Dan Upaya Pencegahan Banjir Dengan Penanaman Pohon Alpukat Guna Mencegah Bahaya Erosi Devina Chandra; Manuppak Irianto Tampubolon; Dumartina Hutauruk
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ekspresi.v1i1.88

Abstract

Flooding is one of the natural disasters that occurred from the beginning of 2000 until now during the rainy season. This problem must be overcome with knowledge and a sense of community awareness in understanding disaster mitigation, especially floods, which is the aim of implementing this community service. This community service method involves lectures and tree planting, followed by data analysis for community understanding using descriptive qualitative methods. Based on the evaluation results, it shows that there has been an increase in public understanding about disaster mitigation.
Penyuluhan kepada Masyarakat tentang Sediaan Farmasi Berbasis Bahan Alam di Sekolah Tanjung Pura Langkat Natanael Priltius; Devina Chandra; Steven Tandiono; Manuppak Irianto Tampubolon
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v2i2.570

Abstract

Herbal plant-based pharmaceutical preparations are currently being developed because currently many industries produce and distribute pharmaceutical preparations containing natural ingredients that make it easier for the public to use. The purpose of this extension activity is to provide knowledge to the public about natural-based pharmaceutical preparations at schools in Tanjung Pura, Langkat. The method used in this activity involves lecturers by providing leaflets and materials to the public. The results of the implementation of this activity to the public are in the form of information and education about natural-based pharmaceutical preparations. The result of this activity is that the community service team hopes that the public will receive information about natural-based pharmaceutical preparations
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Budidaya Tanaman Obat (TOGA) Sebagai Upaya Peningkatan Apotek Hidup di Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Dwi Kora Kota Medan Devina Chandra; Eva Diansari Marbun; Manuppak Irianto Tampubolon; Alfi Sapitri; Febriana Rianti Br Siagian; Sindy Yupani Br Sembiring
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 7 (2025): JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, termasuk kekayaan tanaman obat yang berpotensi sebagai sumber pengobatan tradisional. Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan rumah tangga menjadi salah satu upaya pemanfaatan tanaman obat tersebut. Penelitian ini bertujuan memberdayakan masyarakat di Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Dwi Kora, Kota Medan melalui pengembangan TOGA sebagai apotek hidup yang berkelanjutan. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan dalam tiga tahapan, yaitu survei awal untuk mengidentifikasi kondisi sosial dan pemahaman masyarakat, edukasi dan pelatihan mengenai manfaat, teknik budidaya, serta pengolahan TOGA, serta pendampingan intensif disertai penyerahan bibit tanaman kepada warga. Hasil menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterampilan warga dalam menanam dan merawat tanaman obat. Evaluasi keefektifan sosialisasi dilakukan melalui perbandingan pretest dan posttest yang mengukur pemahaman masyarakat tentang pengertian, jenis, manfaat, dan cara pengolahan TOGA. Nilai rata-rata pretest sebesar 65,86 meningkat menjadi 75,88 pada posttest, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 15,21%. Hasil ini menunjukkan bahwa program sosialisasi dan pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, sehingga mendukung pengembangan TOGA sebagai apotek hidup yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Edukasi Pengenalan Minuman Herbal, Sebagai Minuman Kesehatan pada Masyarakat di Sekitaran Apotek Sari Mutiara Manahan Situmorang; Devina Chandra; Dumartina Hutauruk; Theesyah R. Sianturi; Nurlaili Safitri; Widia Sari; Eva Diansari Marbun
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 3 No. 3 (2025): August : Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v3i3.1656

Abstract

Traditional herbal drinks based on natural ingredients such as ginger, lemongrass, and lemon are widely known to have various health benefits. However, not all levels of society understand the properties, processing methods, and proper consumption of these herbal drinks. This community service activity aims to provide education regarding the benefits of herbal drinks to the community around the Sari Mutiara Pharmacy. The implementation method used was an interactive lecture, question and answer session, and distribution of information brochures. The results of the activity showed an increase in public understanding of the benefits and uses of herbal drinks. This activity was attended by 20 residents and is expected to be the first step in increasing awareness of consuming herbal drinks as a health promotion and prevention effort. Conclusion: Thecommunityserviceactivityto introduceherbaldrinks to the community around the Sari Mutiara Pharmacy successfully increased public understanding and interest in consuming herbal drinks as part of a healthy lifestyle.
REVIEW ARTIKEL: ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN GENUS Syzygium MENGGUNAKAN METODE DPPH Manahan Situmorang; Devina Chandra; Dumartina Hutauruk; Widia Sari; Aufa Azkia; Theesyah R Sianturi; Eva Diansari Marbun
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genus Syzygium telah banyak diteliti karena potensinya dalam menetralkan radikal bebas yang diketahui berperan dalam perkembangan penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan membandingkan aktivitas antioksidan dari berbagai spesies Syzygium dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Kajian dilakukan dengan cara pendekatan deskriptif melalui telaah literatur terhadap sepuluh artikel ilmiah. Berdasarkan hasil kajian, ekstrak daun Syzygium zollingerianum menunjukkan potensi antioksidan tertinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 0,57 μg/mL, melampaui efektivitas vitamin C sebagai pembanding. Aktivitas tinggi juga ditunjukkan oleh ekstrak biji S. polycephalum (IC₅₀ = 5,246 ppm) dan kulit batang S. guineense (IC₅₀ = 5,62 ppm). Beberapa studi menunjukkan bahwa daun S. polyanthum memiliki aktivitas sangat kuat dengan nilai IC₅₀ antara 13–15 ppm. Aktivitas kuat juga ditemukan pada buah Lobi-lobi (IC₅₀ = 50,01 ppm) dan daging buah kupa (IC₅₀ = 58,08 ppm). Sementara itu, aktivitas sedang hingga lemah ditemukan pada daun pucuk merah (IC₅₀ = 337 ppm), daun jamblang (IC₅₀ = 162,2 ppm), dan kulit batang jamblang (IC₅₀ = 164,3 ppm), sedangkan fraksi n-heksan menunjukkan aktivitas sangat lemah (IC₅₀ = 5235,6 ppm). Variasi aktivitas ini dipengaruhi oleh bagian tanaman, jenis pelarut, dan kandungan senyawa bioaktif seperti fenolik dan flavonoid. Kesimpulannya, spesies seperti S. zollingerianum, S. polycephalum, dan S. guineense memiliki potensi tertinggi, dengan bagian daun, biji, dan kulit batang sebagai sumber antioksidan paling efektif untuk aplikasi kesehatan preventif.
Pemulihan Korban Kekerasan Psikososial dan Kecelakaan Lalu Lintas: Studi PMH Indonesia-Malaysia Kurnia Tanu Putra; Devina Chandra; Lioni Anggraini; Muhamad Bintang Guntoro; Fernando Lim; Felicia Jacinta Ivanka Anter
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2024): Oktober : JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v3i3.7531

Abstract

This study compares the recovery systems for victims of psychosocial violence and traffic accidents from the perspective of Unlawful Acts (PMH) in Indonesia and Malaysia. Using library research, this study analyzes the legal framework, institutions, and social and psychological approaches used by both countries to support the victim recovery process. In Indonesia, the victim recovery system is still oriented towards material compensation and administrative settlements, with limited recognition of immaterial losses such as trauma and psychological disorders. In contrast, Malaysia has developed a victim-centered justice approach that positions victims as the subject of recovery, through regulations such as the Domestic Violence Act 1994 (Amendment 2017), the Road Transport Act 1987, and compensation mechanisms through the Motor Insurers’ Bureau of Malaysia (MIB) and the Victim Compensation Fund. This approach comprehensively integrates legal, social, and psychological recovery, including free counseling services through the One Stop Crisis Center (OSCC) and Talian Kasih 15999. The study's findings indicate that Malaysia has moved toward a holistic human recovery paradigm, while Indonesia still needs to strengthen its victim recovery system by addressing the psychological and social dimensions to align with the principles of restorative justice.