Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Murabahah Contract in Pension Financing at BPRS HIK Parahyangan Indramayu Branch Esha Safitri; Didik Himmawan
Aimmah: Social Sciences Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/aimmah.v1i3.13

Abstract

Islamic banks are one of the financial institutions that mediate the liquidity needs of the community through various products and services they have. The products owned by Islamic banks are increasingly developing and competing, one of which is a pension financing product which is a consumer financing that is only given to retirees. Murabahah contract is one of the widely used sharia financing instruments, where the Bank buys goods and sells them to customers with an agreed profit margin. Pension financing is one of the financing that has a small risk. The development of Pension Financing customers at BPRS HIK Parahyangan Indramayu Branch has fluctuated. The formulation of the problem in this study is how the application of the murabahah contract in pension financing at BPRS HIK Parahyangan. The purpose of this study is to find out about the application of the murabahah contract in pension financing at BPRS HIK Parahyangan Indramayu Branch. This research is a field research using a qualitative descriptive method. Where the data sources are primary and secondary obtained through interviews, observations and documentation.  Data processing begins with correcting the data, followed by rearranging the data and analyzing the existing data to find results (conclusions) as answers to the problem formulation.
Analisis Manajemen Resiko Terhadap Pembiayaan Murabahah pada Produk Pensiun Pegawai Negeri Sipil (Studi Kasus di BPRS HIK Parahyangan Indramayu) Esha Safitri; Abd. Muin; Muhamad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i1.69

Abstract

Bank Perekonomian Rakyat Syariah Harta Insan Karimah Parahyangan Indramayu adalah salah satu lembaga keuangan yang memberikan kebutuhan likuiditas masyarakat melalui berbagai produk dan layanan yang dimilikinya. Produk yang dimiliki oleh BPRS HIK Parahyangan Indramayu yang paling diminati dan semakin berkembang, salah satunya adalah pembiayaan murabahah pada produk pensiun yang merupakan pembiayaan yang konsumtif yang hanya diberikan kepada para pensiun yang berasal dari kalangan karyawan (PNS Guru, Dinas, TNI dan POLRI). Untuk menganalisis manajemen risiko yang terkait dengan pembiayaan murabahah pada produk pensiun pegawai negeri sipil. Dalam konteks ini, analisis merupakan suatu bentuk pengkajian yang mendalam terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi pembiayaan murabahah, termasuk risiko yang mungkin timbul selama proses tersebut. BPRS juga menerapkan analisis 5C+S (character, capacity, capital, collaretal, condition, syariah) untuk meminimalisir risiko pembiayaan. Berdasarkan Realita diatas, peneliti berusaha untuk menggali analisis 5C+S (character, capacity, capital, collaretal, condition, syariah) untuk meminimalisir risiko pembiayaan murabahah khususnya pada produk pensiun pegawai negeri sipil. Sehingga penulis dapat merumuskan masalah yang akan dikaji dalam penyusunan skripsi ini. Pertama, bagaimana manajemen risiko terhadap pembiayaan murabahah pada produk pensiun pegawai negeri sipil dan bagaimana analisis pembiayaan murabahah pada BPRS HIK Parahyangan Indramayu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data meliputi dat primer dari pihak internal bank serta data sekunder dari dokumen kebijakan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen risiko itu diperlukan untuk mengidentifikasi risiko pada pembiayaan murabahah yang bermasalah seperti gagal bayar pada nasabah di bprs hik parahyangan indramayu agar dapat meminimalisir risiko-risiko yang akan dihadapi dalam pembiayaan murabahah, maka Bank menerapkan analisis 5C+S (Character, Capacity, Capital, Collaretal, Condition, Syariah).