Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELASI MAKNA DALAM KUMPULAN LAGU MADURA ANALISIS KAJIAN SEMANTIK Wahyuni, Titik
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 3 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gd0vb641

Abstract

Artikel ini meneliti tentang relasi makna yang terdapat di dalam lagu daerah Madura. Menurut Riemer terdapat empat komponen penting dalam menganalisis relasi makna yakni, antonimi, meronimi, hiponimi dan sinonimi. Menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menganalisis sebanyak tiga lagu daerah Madura yang berjudul tandu’ majeng, pajjher laghu, dan kembheng malate pote. Tujuan ketiga lagu ini dipilih karena pertama, peneliti ingin terus melestarikan keberadaan lagu-lagu daerah, kedua di dalam lagu-lagu tersebut mengandung makna yang mendalam terkait dengan nilai-nilai yang terdapat pada masyarakat Madura. Agar pesan tersebut tersampaikan peneliti tertarik untuk menelitinya menggunakan analisis kajian semantik pada relasi makna. Adapun pengumpulan data melalui teknik membaca dan memahami secara mendalam dari teks lagu yang telah dipilih. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan enam langkah menurut Creswell yang terdiri dari mengorganisir, mengkodekan, mendeskripsikan, menyajikan, menafsirkan, dan memvalidasi data. Untuk memvalidasi temuan peneliti menggunakan member checking agar ditinjau kembali hasil yang telah ditemukan. Befrdasarkan hasil pembahasan, temuan ini menunjukkan relasi makna yang terdapat di dalam ketiga lagu daerah Madura yang terdiri dari empat komponen penting menurut Riemer yakni, antonimi, meronimi, hiponimi, dan sinonimi. Hasil temuan pada penelitian ini dapat mempermudah pembaca atau pendengar dalam memahami makna yang terdapat di dalam lagu-lagu daerah. Selain itu, melalui pesan-pesan yang sangat mendalam yang terdapat pada lagu-lagu daerah Madura dapat menjadikan  motivasi bagi masyarakat sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat Madura.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika pada Materi Sifat -Sifat Operasi Hitung pada Bilangan Cacah melalui Metode TPS (Thinks Phiare Share) Berbantuan Media Manipulatif pada Siswa Kelas III Wahyuni, Titik
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol 2 No 4 (2022): Volume 2, Nomor 4, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v2i4.589

Abstract

Pada pembelajaran matematika lebih ditekankan kepada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Sehingga aktivitas siswa khususnya dalam kegiatan latihan soal ini perlu ditinggkatkan baik khususnya secara berkelompok kecil. Penelitian ini bermula dari nilai ketuntasan siswa kelas III SDN Pajarakan Kulon II yang masih rendah. Nilai yang masih rendah itu perlu untuk ditingkatkan dan salah satu yang diupayakan yakni dengan mengembangkan metode pembelajaran. Metode TPS menjadi salah satu solusi yang diharapkan dapat untuk meningkatkan nilai siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat jika terdapat trend kenaikan nilai ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan metode TPS khususnya pada mata pelajaran matematika materi sifat – sifat hitung pada bilangan cacah. Rataan nilai siswa pada siklus I 64,62, siklus II 73,85, dan siklus III meningkat menjadi 81,54. Adapun prosentase ketuntasan siswa pada siklus I 53,85%, siklus II 81,54%, dan siklus III semua siswa tuntas mencapai 100,00%.
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA MADRASAH DALAM MENCAPAI VISI DAN MISI PENDIDIKAN ISLAM Huda, Alamul; Sukarman, Sukarman; Lutfiyah, Lutfiyah; Wahyuni, Titik
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v9i2.3730

Abstract

In the world of education, the principal certainly has the task of making decisions within a school. This study aims to determine the decision-making process of the madrasah principal in achieving the vision and mission of Islamic education at MI Sultan Fatah Demak. This study uses qualitative methods and data collection in the form of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the decision-making process is based on 5 stages, namely the problem-solving stage, determining criteria and identifying alternative problem-solving, the stage of assessing alternative problem-solving, the stage of selecting the best latent, and the stage of determining decisions that according to respondents are wise in making decisions. The madrasah principal pays attention from the stage of formulating problems and identifying problems to determining decisions or disseminating decisions taken. However, there are suggestions from respondents that a new method needs to be created so that when making decisions it is not influenced by any party.