Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Guru Tahfidz Melalui Metode Pengulangan dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lampung Selatan: Penelitian Anwar Dwi Maulana; Sarpendi; Ami Latifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru tahfidz melalui metode pengulangan dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo, Jati Agung, Lampung Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari pendidikan keagamaan, serta perlunya strategi yang efektif agar santri dapat menghafal dengan baik dan berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru tahfidz, santri, dan pengurus pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an santri dilakukan melalui metode pengulangan secara rutin dan terstruktur. Pengulangan dilakukan dalam bentuk muroja’ah individu, berpasangan, dan kelompok. Selain itu, guru tahfidz juga menerapkan strategi motivasi berupa target hafalan, pemberian penghargaan, serta bimbingan khusus bagi santri yang mengalami kesulitan. Kendala yang dihadapi dalam penerapan metode ini meliputi kejenuhan santri, perbedaan kemampuan hafalan, dan kurangnya kedisiplinan. Namun, melalui inovasi dan pendekatan personal, kendala tersebut dapat diminimalisir. Secara umum, metode pengulangan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur’an santri.
Studi Komparasi Prestasi Belajar Siswa Santri dan Non Santri pada Mata Pelajaran Fiqih di Kelas X Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2024/2025: Penelitian Yulia Nur Kholifah; Sarpendi; Ami Latifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1220

Abstract

The differences in learning environments between boarding (santri) and non-boarding (non-santri) students raise questions about their impact on academic achievement, particularly in the subject of Fiqh. This study aims to address this issue using a quantitative approach with a comparative method. The research sample consisted of 20 students from Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, divided into two groups: 10 santri students who live in the dormitory and 10 non-santri students who live outside the dormitory. Data were collected through documentation of Fiqh subject scores and analyzed using the Independent Sample T-Test with the assistance of IBM SPSS Statistics 2023 software. The analysis results showed a statistically significant difference between the two groups. The average score of santri students was 74.00, which was higher than that of non-santri students, who had an average score of 51.60, with a significance level of p = 0.000 (p < 0.05). These findings indicate that dormitory life, which is rich in religious guidance and discipline, positively contributes to the academic performance of santri students. The implications of these results encourage the need to strengthen the mentoring system for non-santri students to provide them with a similar learning experience.
Strategi Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dalam Membangun Karakter Islami Siswa Ami Latifah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 2 No. 5: September 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi manajemen pendidikan Islam berbasis kearifan lokal dalam membangun karakter Islami siswa di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua, serta observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran dan kegiatan kesiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen yang mengintegrasikan kearifan lokal, seperti nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan terhadap budaya setempat, efektif dalam memperkuat karakter Islami siswa. Implementasi kurikulum yang mengadopsi kearifan lokal, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pendidikan, serta peran guru sebagai model teladan, terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan penghayatan siswa terhadap nilai-nilai Islami. Selain itu, dukungan dari keluarga dan komunitas juga memainkan peran penting dalam keberhasilan strategi ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengintegrasian kearifan lokal dalam manajemen pendidikan di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin dapat secara signifikan berkontribusi pada pembentukan karakter Islami siswa yang kokoh dan berbudi pekerti luhur.
TRANSFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL Ami Latifah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 2: Maret 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi transformasi manajemen pendidikan Islam di era digital, dengan fokus pada strategi yang diimplementasikan dan tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam. Era digital membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan pendidikan, di mana teknologi informasi dan komunikasi menjadi pilar utama dalam mendukung proses belajar mengajar dan administrasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang telah mengadopsi teknologi digital dalam manajemennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen pendidikan Islam di era digital melibatkan berbagai strategi inovatif, seperti penerapan sistem manajemen pembelajaran berbasis daring (e-learning), digitalisasi kurikulum, dan pengembangan kompetensi digital bagi tenaga pendidik. Namun, tantangan yang dihadapi juga tidak kalah besar, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya literasi digital di kalangan pendidik dan peserta didik, serta resistensi terhadap perubahan dari sebagian stakeholder pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi manajemen pendidikan Islam di era digital sangat bergantung pada kesediaan lembaga untuk beradaptasi dan berinovasi, serta dukungan yang memadai dari pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi berbagai tantangan yang muncul. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan pendidikan Islam dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk menghadapi dinamika perubahan di era digital.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM PENERIMAAN SISWA Ami Latifah; Yurna Dewi; Nasrudin Harahap; Nurul Hidayati Murtafiah
Journal of Islamic Education and Learning Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Islamic Education and Learning
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syrari’ah Daru ‘Ulum (STSDU) Lampung Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63761/jiel.v2i1.55

Abstract

Along with the rapid development of technology and information, many schools have emerged by presenting new educational concepts. This makes schools in various places in Indonesia vying to make their schools so much in demand by students. This high level of competition makes school management need to formulate marketing strategies to increase interest in entering their educational institutions. In the era of the industrial revolution 4.0, the use of digital media as a means of communication is very relevant considering the target market, namely prospective students and parents of students, also uses the media a lot. Strategies that can be carried out by educational institutions in the context of marketing communication are: Publication (Publication and Publicity), Event (Programming events), News (Creating news), Community involvement (Caring for the community), Inform or image (Notifying or gaining an image) , Lobbying and Negotiation (Approach and Negotiation), Social Responsibility (social responsibility). Marketing optimization can be done by using digital media channels, including: utilizing school websites, school social media, online communities, email marketing and digital advertising.
PEMBERIAN REWARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB PESERTA DIDIK KELAS IV DI MIN 6 SINAR REZEKI JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Siti Barokah, Siti Barokah; Nurul Aslamiyah; Ami Latifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39373

Abstract

The low motivation of students in learning Arabic in grade IV of MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung, South Lampung. Low enthusiasm, lack of active participation, and weak internal motivation of students to understand the material indicate that the learning process has not been running optimally. To overcome these problems, teachers apply a reward strategy as a form of positive reinforcement that is expected to increase students' enthusiasm and motivation to learn. The purpose of this study is to explain the provision of rewards to increase the motivation to learn Arabic in grade IV students at MIN 6 Sinar Rezeki Jati Agung, South Lampung. This study uses a qualitative approach with the type of field research and descriptive methods to examine the application of reward provision in increasing the motivation to learn Arabic in grade IV students of MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung, South Lampung. Data collection techniques included direct observation during the learning process, in-depth interviews with the principal, Arabic language teachers, and students, and documentation related to learning activities. To test the validity of the data, this study employed source and technical triangulation techniques. The results showed that the implementation of rewards in Arabic language learning in fourth grade at MIN 6 Sinar Rejeki Jati Agung, South Lampung, had a significant positive impact on student learning motivation. Teacher rewards in the form of praise, simple gifts, symbolic awards, and additional credits increased student enthusiasm, activeness, and participation during learning activities.