Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan UMKM Kripik Singkong di Desa Kerapuh Dolok Masihul Nst, Ummiyatul Tazkia Rodina; Karlina, Azrin Widya; Putri, Dea Nirwanda; Ahmad, Fadila; Malahayati, Malahayati; M Alfaruqi; Mutiara, Suci; Hasibuan , Dahlia; Mayani, Nurhikma; Wijaya, Salsabila Putri; Malik, Abdul; Gami, Amelia Ramadany Putri
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v1i1.19

Abstract

Salah satu potensi yang dapat dikembangkan di Desa Kerapuh Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai adalah sektor industri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di Desa Kerapuh Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai merupakan UMKM yang memproduksi keripik Singkong, khususnya UMKM Keripik Ibuk Luis Singkong. UMKM merupakan usaha kecil yang bergerak di bidang industri makanan ringan yang menghasilkan produk berkualitas tinggi, salah satunya keripik singkong. Sistem pemasaran yang digunakan masih berupa sistem pengiriman door to door, yang mana pemasaran produk UKM Ibuk Luis singkong selalu diantar ke kios-kios yang ada di toko maupun di pasar dan wilayah penjualannya hanya mencakup wilayah seluas 1.000 meter persegi. Subwilayah Dolok Masihul. Banyak penduduk setempat membeli keripik singkong langsung dari fasilitas produksi Ibu Luis. Kegiatan Pengabdian dengan desain deskriptif paling sederhana terdiri dari pertanyaan yang menanyakan topik tertentu seperti kepentingan, proses, distribusi, bentuk, dll. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang berupaya memahami fenomena dari sudut pandang atau sudut pandang beberapa peserta. . Partisipan adalah orang-orang yang diajak mewawancarai, mengamati, dan memberikan data berdasarkan persepsinya.
Ekstraksi Kitosan dari Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) serta Karakterisasi Fisikokimia dan Uji Aktivitas Antibakterinya Hasibuan , Dahlia; Ridwanto, Ridwanto; Daulay , Anny Sartika; Pulungan , Ainil Fithri
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1533

Abstract

Background: Chitosan is a biopolymer derived from the deacetylation of chitin, which is generally obtained from crustacean waste. However, the utilization of more environmentally friendly alternative sources such as oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) has recently been developed. Chitosan exhibits biocompatible, biodegradable properties and antibacterial activity, making it potentially applicable in the food and pharmaceutical industries. Objective: This study aims to extract and characterize chitosan from oyster mushrooms and to evaluate its antibacterial activity against Escherichia coli. Methods: The study was conducted through extraction stages including deproteinization, depigmentation, demineralization, and deacetylation. Chitosan characterization included functional group analysis using FTIR, as well as physicochemical parameter testing such as yield, moisture content, ash content, and solubility. Antibacterial activity was tested using the disc diffusion method at various chitosan concentrations (0.3%, 0.5%, 0.7%, and 0.9%). Results: The obtained chitosan had a degree of deacetylation of 80.64%, indicating successful conversion of chitin into chitosan. The physicochemical characteristics met quality standards, with a yield of 52.84%, moisture content of 0.666%, and ash content of 0.416%. Chitosan was soluble in 2% acetic acid. Antibacterial testing demonstrated inhibitory activity against Escherichia coli, with inhibition zones ranging from 10.1 to 14.2 mm, categorized as strong. Conclusion: Chitosan extracted from oyster mushrooms exhibits good physicochemical characteristics and promising antibacterial activity, indicating its potential as an environmentally friendly alternative material for applications in the food and pharmaceutical fields.