Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menjaga Tradisi: Transformasi dan Keberlanjutan Rumah Tradisional di Era Kontemporer Mustaqim, Ajril; Humaeni, Ayatullah
Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/cvnwrf44

Abstract

Traditional houses represent a cultural identity rich in local values and ecological wisdom. However, in the midst of modernisation, its existence faces various challenges, such as the pressure of urbanisation, changes in lifestyle, and the lack of understanding of the younger generation. This research aims to explore the physical transformation and function of traditional houses and their sustainability factors in the contemporary era. Using a qualitative method with a descriptive approach, the research was conducted through observation, interviews, and literature study. The results show that traditional houses retain their architectural authenticity despite experiencing adaptations to modern needs, such as the addition of new facilities. The most significant sustainability factors include the role of local communities, government policy support, and adaptation of relevant technology. Traditional houses are also important symbols in maintaining the community's collective memory and centres of social activity. To ensure their preservation, synergy between the community, government and academia is needed to create sustainable policies. By integrating traditional elements into modern designs, traditional houses can remain relevant without losing their cultural value.
Peningkatan Pemahaman Orang Tua tentang Pola Asuh Tanpa Membentak untuk Menjaga Kestabilan Emosi Anak melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Septarinjani, Hernindya; Hidayat, Raihan Rahman; Oktara, Tri Windi; Nasution, Hairani Zahra; Mustaqim, Ajril
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v2i1.482

Abstract

Kestabilan emosi pada anak merupakan faktor fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian, sosial, dan akademik di masa depan. Namun, hasil survei di Kampung Gempol Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten menunjukkan bahwa praktik pengasuhan dengan bentakan masih dianggap wajar oleh sebagian besar orang tua, akibat minimnya pengetahuan tentang dampak negatif kekerasan verbal. Untuk itu, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pola asuh positif tanpa membentak sebagai strategi menjaga kestabilan emosi anak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif melalui ceramah, diskusi interaktif, dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta dengan dukungan tokoh masyarakat dan dosen ahli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang dampak membentak, munculnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya pola asuh empatik, serta terbentuknya komunitas belajar yang saling mendukung. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan keluarga yang lebih harmonis, sekaligus membuka peluang pengembangan pelatihan pola asuh berkelanjutan di tingkat komunitas