Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH ISLAMI DI MAN 11 JAKARTA SELATAN Azhari, Muhammad Rizki
Journal of Education and Teaching Vol 6, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v4i1.31564

Abstract

Muhammad Rizki Azhari (111901100000051) “Implementasi  Nilai-Nilai Budaya Sekolah Islami Di MAN 11 Jakarta Selatan”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi budaya sekolah Islam di MAN 11 Jakarta Selatan dengan fokus pada prinsip-prinsip, nilai-nilai, peran guru, dan hambatan yang dihadapi oleh sekolah dalam menerapkan budaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Temuan utama dalam penelitian ini menunjukkan bahwa MAN 11 Jakarta Selatan memiliki berbagai program dalam implementasi budaya sekolah Islam, termasuk tadarus Al-Quran setiap hari, sholat dhua berjamaah, dan program unggulan hafidz Al-Quran.Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ajaran Islam dalam kurikulum dan pengelolaan kelas telah memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan karakter siswa dan peningkatan spiritualitas mereka. Peran guru dalam mengimplementasikan budaya sekolah Islam sangat penting, dengan mereka memainkan peran kunci dalam memperkuat nilai-nilai Islam dalam kelas. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh sekolah, termasuk keterbatasan sumber daya dan keterlibatan orang tua.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa setiap sekolah, termasuk MAN 11 Jakarta Selatan, perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memperkuat implementasi budaya sekolah Islam. Hal ini mencakup pengembangan kurikulum yang lebih terintegrasi, pelatihan tambahan bagi guru, peningkatan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan Islam, keterlibatan orang tua, dan penyediaan sumber daya yang memadai. Dengan mengambil langkah-langkah ini, sekolah dapat memastikan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan spiritualitas mereka. Kata Kunci: Implementasi, Nilai-Nilai, Budaya Islam,MAN 11 Jakarta Selatan 
Criminal Liability of Corporations for Worker Supervision Practices Outside Working Hours from the Perspective of Labor Law, Ite Law, and Personal Data Protection Handono, Totok; Humulhaer, Siti; Azhari, Muhammad Rizki; Sudhana, Harry; Rahayu, Dewi
JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Vol 8, No 1 (2026): JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jihad.v8i1.10402

Abstract

The expansion of digital technology has enabled corporations to conduct employee surveillance beyond working hours through electronic systems and personal data monitoring. Such practices raise legal concerns as they may exceed employer authority under labor law and violate personal data protection principles. This study analyzes the legal limits of off-duty employee surveillance based on Indonesian labor law, electronic information law, and personal data protection law, and formulates corporate criminal liability for such practices. Using normative juridical methods and statutory analysis, the study finds that off-duty surveillance lacks legal basis in labor law, may constitute unlawful electronic access under electronic information law, and represents unlawful personal data processing under data protection law. When implemented as corporate policy, such surveillance fulfills elements of corporate criminal liability. Off-duty employee surveillance constitutes a deviation from statutory limits of corporate authority and infringes workers’ privacy rights.