Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Comparative Analysis of FABA Waste Composition in Various Coal-Fired Power Plant Industries in Several Countries and Indonesia: A Review Putra, M. Sulthon Nurharmansyah; Prasojo, Agus Eko; Budiman, Anggito; Anty, Mentari Zikri; Hasnowo, Lutfi Aditya
Indonesian Journal of Chemical Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Indones. J. Chem. Stud., December 2024
Publisher : Indonesian Scholar Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55749/ijcs.v3i2.58

Abstract

Fly Ash and Bottom Ash (FABA) is the waste from burning coal in coal-fired power plants and consists of chemical compounds, such as SiO₂, Al₂O₃, Fe₂O₃, and CaO. This waste poses an environmental challenge and an opportunity for the construction industry. This study conducted a comparative analysis of the composition of FABA from several coal-fired power plants in Indonesia and other countries, such as Thailand, China, Malaysia, France, Italy, and Portugal. In particular, this study assessed the XRF data from several other references. The XRF test data showed significant variations in the FABA content, influenced by coal type, combustion method, and emission management technology. The high SiO₂ content in the Cirebon and Teluk Sirih coal-fired power plants showed potential for pozzolanic applications. Meanwhile, the high Fe₂O₃ in Tanjung Enim and Sudimoro had the potential for metallurgical applications. In addition, the high CaO content of Teluk Sirih allowed its use in lime production and soil stabilization. However, high levels of SO₃, especially in Cirebon, required more attention in processing because of its impact on concrete quality and environmental pollution. With proper processing, FABA could be a valuable resource in various industries, reducing reliance on natural raw materials. This study highlighted the potential for the sustainable use of FABA and proposed management measures to address environmental challenges. The optimal use of FABA reduced negative environmental impacts and opened up significant economic opportunities, supporting the circular economy in the energy and construction sectors.
Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.
Sosialisasi Lingkungan Bersih serta Pengetahuan Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Muara Angke Minandre Wiratama; Gunaryo; Mentari Zikri Anty; Mirad Fahri; Anggi Khairina H H; Elva Stiawan; Rahmat Basuki; M. Sulthon Nurharmansyah P; Tedi Kurniadi; Dewi Anggraini S; Yusuf Bramastya A; Azimatur Rahmi; Aura Puja Lestari; Moch. Rizki Fajri
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.155

Abstract

Kesadaran Kebersihan dan Pengelolaan Sampah yang baik merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berdampak pada kesehatan yang lebih baik. Kepedulian yang minim dalam menjaga lingkungan yang bersih diprediksi akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan air bersih pada lingkungan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pengetahuan tentang pengolahan air bersih melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) akan memberikan dampak positif bagi keberlansungan air bersih di lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan Sosialisasi melalui pendekatan modal sosial. Pendekatan modal sosial dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dimana pendekatan ini digunakan sebagai wadah sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan dan pengetahuan dalam pengolahan air bersih bagi msayarakat di Desa Muara Angke. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan cara mengelola dan mengkategorikan macam-macam sampah, pengelolaan air bersih, dan desalinasi air yang dilakukan di daerah Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner yang diisi oleh peserta sebelum dan sesudah program pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat meningkat yang dilihat dari hasil tes yang dilakukan menunjukkan peningkatan nilai dari materi yang di ujikan. Pendekatan yang tepat berhasil membangkitkan semangat dan komitmen warga yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengolahan air bersih.