Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Layanan Konseling Individual dalam Mengatasi Kecemasan Akademik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Medan Harahap, Riska Nurjannah; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ratna Sari; Rahmadani, Atika
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1393

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas layanan konseling individual dalam mengurangi kecemasan akademik pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Medan. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih melalui asesmen awal dengan indikator kecemasan akademik tinggi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket kecemasan akademik, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan signifikan skor kecemasan akademik setelah diberikan intervensi berupa layanan konseling individual. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan akademik dan meningkatkan kesiapan belajar mereka.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Hak dan Kewajiban Remaja Melalui Bimbingan Klasikal Pada Peserta Didik Kelas VIII UPT SMP Negeri 10 Medan Rahmadani, Atika; Prameswari, Sekar Aulia; Siregar, Suri Ummi; Santika, Winda; Br Gurusinga, Dita Nadhila Putri
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v3i2.1578

Abstract

Saat ini, begitu banyak peserta didik yang belum memahami kesadaran hak dan kewajiban sebagai seorang remaja. Hal ini dibuktikan dari adanya hasil AKPD yang menyatakan bahwa sebagian besar peserta didik tidak memahami hak dan kewajiban mereka sebagai remaja serta di dukung dengan adanya tingkah laku dan sikap peserta didik yang memperlihatkan tidak adanya kesadaran hak dan kewajiban dalam diri mereka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam hal ini adalah dengan memberikan layanan bimbingan konseling yaitu layanan bimbingan klasikal. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat keberhasilan layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban remaja pada peserta didik di UPT SMP Negeri 10 Medan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan bimbingan klasikal yang dilaksanakan dalam 2 siklus penelitian berhasil meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban remaja pada peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bimbingan klasikal adalah strategi yang tepat untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban remaja pada peserta didik.
Analisis Faktor Penyebab Menurunnya Resiliensi Akademik Pada Siswa MTsN Rahmadani, Atika; Daulay, Nurussakinah
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i2.7413

Abstract

This research is aimed at the importance of students having academic resilience in helping their educational success. This study used a descriptive quantitative research design. For the collection of respondents, the proportionate stratified random sampling method was used so that 187 class IX students were obtained with 17 representative students per class. The instrument used in this study is the resilience scale, which is adapted from several aspects of resilience described by Reivich and Shatte (2002) (in Nashori & Saputro, 2021). Based on the results of the analysis in the field, it was found that there was a decrease in student academic resilience. The results of the research conducted the factor that most influences the decline in student academic resilience is unstable emotion regulation in students.
Framing Perceraian Selebritas Dalam Media: Analisis Linguistik Kognitif Terhadap Konstruksi Kesadaran Hukum Keluarga Islam Di Indonesia Faisal, Rizal Muhammad; Rahmadani, Atika
Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam
Publisher : Family Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v7i1.51916

Abstract

The phenomenon of celebrity divorce in Indonesia during the 2024–2025 period has received extensive coverage in digital media and sparked public discourse. This study examines how media framing of celebrity divorce contributes to the construction of legal consciousness regarding Islamic family law in the public sphere. Employing an interdisciplinary approach, the research integrates socio-legal analysis with cognitive linguistics. The data consist of 15 widely reported celebrity divorce cases published in major Indonesian online media outlets between 2024 and 2025, selected through purposive sampling based on the intensity of media exposure and relevance to family law issues. The analysis focuses on the identification of conceptual metaphors, evaluative lexical choices, and framing patterns, which are subsequently interpreted within the framework of maqāṣid al-sharī‘ah and legal consciousness theory. The findings indicate that media narratives frequently frame divorce through metaphors of rationality (“the best decision,” “a new chapter”) and dramatization (“domestic storm,” “divorce drama”), discursively shifting its meaning from a normatively religious event to a rational and modern personal choice. While these representations do not directly determine legal behavior, they potentially contribute to a more permissive perception of divorce, particularly among younger audiences. This study proposes a conceptual model of “language as an instrument of social regulation” in Islamic family law, highlighting the circular relationship between media representation, cognitive construction, and public legal consciousness. The findings contribute to contemporary Islamic family law scholarship by incorporating linguistic and discursive dimensions into socio-legal analysis.