Parera, Jemy Ricardo
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Equilibrium : Journal Of Economics and Development Studies

ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI KHUSUS DI KOTA JAYAPURA Parera, Jemy Ricardo
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 1 No 1 (2023): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.1.1.15-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kemampuan keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi khusus di Kota Jayapura dan besarnya Rasio Kemampuan Keuangan Daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu sumber keuangan yang dimiliki oleh daerah yang berasal dari berbagai komponen seperti pajak daerah, retribusi daerah, laba BUMD dan pendapatan lain-lainnya yang sah. PAD diharapkan dapat menjadi salah satu sumber keuangan yang dapat dihandalkan dalam penyelengaraan otonomi daerah. Penyelengaraan otonomi daerah, harus benar-benar menggali semaksimal mungkin potensi-potensi pendapatan di daerahnya, sehingga dapat meminimalisir persoalan pembiayaan. Metode analisis yang digunakan berupa rasio kemandirian, rasio ketergantungan, dan rasio desentralisasi fiskal. Hasil penelitian menunjukan bahwa, rasio kemandirian daerah Kota Jayapura selama lima tahun terakhir adalah masih sangat kurang tingkat kemandiriannya. Dimana, tingkat kemandiriannya yang terendah adalah tahun 2020 sebesar 19.12 %, dan yang tertinggi adalah tahun 2022 sebesar 37.27 %. Rasio ketergantungan Kota Jayapura selama lima tahun terakhir adalah sedang dengan tingkat ketergantungannya. Rasio ketergantungan Kota Jayapura yang terendah adalah tahun 2022 sebesar 56.27 %, dan yang tertinggi adalah tahun 2018 sebesar 68.92 %. Rasio desentralisasi fiskal Kota Jayapura selama lima tahun terakhir adalah masih statusnya kurang kemampuan kinerja keuangan. Rasio desentralisasi terendah adalah tahun 2020 sebesar 122.45 % dan yang tertinggi adalah tahun 2022 sebesar 20.97 %.