Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Internet of Thing dalam Sistem Monitoring Pengukuran Suhu Tanah di Gampong Sido Muliyo Kecamatan Kuta Makmur Ula, Mutammimul; Andik Bintoro; Syarifah Asria Nanda; Fadliani; Badriana; Asran
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.22077

Abstract

Teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pengukuran suhu tanah melalui pemasangan sensor suhu yang terhubung ke jaringan internet. Pemantauan suhu tanah yang akurat dan real-time merupakan aspek penting dalam bidang pertanian, perkebunan, dan pengelolaan lingkungan. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring pengukuran suhu tanah memainkan peranan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan kontribusi pada konservasi lingkungan. Melalui desain sistem pemantauan berbasis IoT, sensor-sensor berkualitas seperti sensor suhu dan kelembapan tanah dapat dipasang untuk mengumpulkan data real-time yang memungkinkan petani untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Tujuan pengabdian ini dapat mengembangkan sistem monitoring suhu tanah berbasis IoT yang mampu mengumpulkan data secara otomatis dan terus-menerus, serta menampilkan informasi secara langsung melalui tampilan dilayar LCD. Dengan kemajuan teknologi IoT, implementasi sistem pemantauan tanah kini semakin efektif. Penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian teknologi pintar dengan sistem monitoring mampu mengelola parameter lingkungan seperti suhu dan kelembapan tanah dengan lebih baik, selaras dengan tuntutan pertanian cerdas yang berkelanjutan. Adopsi IoT dalam pertanian juga menyasar pada pengurangan biaya operasional dan penghindaran pemborosan sumber daya. Hasil Pengabdian pemanfaatan IoT dalam sistem monitoring pengukuran suhu tanah tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mempromosikan kelestarian sumber daya alam. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem IoT ini mampu meningkatkan akurasi pengukuran, mengurangi biaya operasional, dan memudahkan pengawasan kondisi tanah secara menyeluruh. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam secara lebih efektif. Hal ini menjadi langkah penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan penurunan kualitas tanah, serta mendukung pertanian berkelanjutan.
Pendampingan dan Pemanfaatan Artificial Intelligence Generative untuk Literasi Digital Masyarakat Desa Sahputra, Ilham; Cut Agusniar; Muhammad Ikhwanus; Fadliani; Syibral Malasyi; Muhammad
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25195

Abstract

Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya sub-bidang AI generatif, telah menciptakan disrupsi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari interaksi sosial, proses kreasi, hingga mekanisme akses dan pengelolaan informasi. Namun, diseminasi dan pemanfaatan teknologi transformatif ini belum terdistribusi secara merata, khususnya di area pedesaan yang seringkali dihadapkan pada tantangan kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan Literasi Digital. Oleh karena itu, inisiasi program pendampingan dan pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan AI generatif. Program ini dirancang sebagai upaya sistematis untuk meningkatkan kompetensi Literasi Digital masyarakat desa agar mampu beradaptasi secara proaktif dengan dinamika perkembangan teknologi terkini. Dengan mengadopsi pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini mengantar masyarakat untuk memahami konsep AI generatif, menguasai metode penggunaannya secara produktif dan bertanggung jawab, serta mengaplikasikannya dalam konteks praktis sehari-hari. Dukungan pendampingan yang berkelanjutan, bertujuan untuk menjamin terbentuknya pemahaman yang aplikatif dan kompetensi yang lestari. Hasil dari pengabdian adanya peningkatan kapabilitas yang signifikan dalam hal pemahaman masyarakat terhadap ekosistem digital, kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi, serta daya kreativitas dalam memanfaatkan AI generatif untuk kepentingan personal dan komunal. Pengabdian ini menegaskan bahwa adopsi AI generatif dapat berfungsi sebagai katalisator pemberdayaan masyarakat desa menuju terciptanya transformasi digital yang bersifat inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan langkah fundamental dalam memperkuat ekosistem Literasi Digital di tingkat akar rumput, sekaligus memposisikan masyarakat desa untuk siap menghadapi tantangan dan peluang era teknologi cerdas.