Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role Of Agrarian Cultural Values In Building Destination Brand Equity In Jatiluwih Rice Terraces Pradnyandari, Anak Agung Sagung Devi Suamba; Darmawan, Dwi Putra; Arisena, Gede Mekse Korri
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i2.24808

Abstract

This research aims to inspect the role of agrarian cultural values in mediating the influence of destination brand awareness, association, image, quality, and satisfaction on destination brand equity and expand the Jatiluwih Rice Terraces branding by including cultural aspects by considering visitors' points of view regarding destination brand awareness, association, image, quality and satisfaction. This research was using Latent Variable Analysis (Lavaan) to analyze data. The number of samples in this study was determined to be 68 respondents. The data collection technique through interviews with questionnaire tools starts from measuring variables which are carried out by creating indicators to prevent deviations from the main problem. This paper provides empirical insight into how agrarian cultural values are influenced as a mediating variable. This shows that agrarian cultural values are not the reason why visitors visit Jatiluwih Rice Terraces. However, it can be seen that the more satisfied visitors are, the greater their curiosity about the agricultural and cultural values. The study's findings might not broadly apply because of the selected research methodology. As a result, researchers are encouraged to test the suggested theories further. This article contains implications for developing agrarian cultural values, namely by collaborating with the tour guide, and providing provision or training so that the tour guide is able to explain the cultural values of the Jatiluwih Rice Terraces. Apart from that, the management of Jatiluwih Rice Terraces can add in-depth cultural information on the website and flayer which will be given to visitors at the entrance.
Pemberdayaan Generasi Muda dalam Pengelolaan Sampah Pantai Desa Adat Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Sudarma, I Made; Djelantik, A.A.A. Wulandira Sawitri; Krisnandika, Anak Agung Keswari; Devi, Ni Luh Putu Hartika Sinta; Kariyani, Ni Ketut Selamat; Pradnyandari, Anak Agung Sagung Devi Suamba
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21444

Abstract

Desa Adat Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, merupakan salah satu destinasi wisata pesisir yang menghadapi permasalahan serius akibat tingginya volume sampah pantai, terutama plastik, yang tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga menurunkan daya tarik wisata. Generasi muda sebagai aset desa memiliki potensi besar untuk dilibatkan dalam pengelolaan sampah, namun masih kurang pemahaman terkait teknik daur ulang dan konsep ekonomi sirkular. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda dalam mengolah sampah pantai menjadi produk bernilai ekonomi, memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan pantai. Metode pelaksanaan mencakup lokakarya, penyuluhan, pelatihan praktik daur ulang plastik menggunakan mesin pencacah, serta edukasi mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan melibatkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, dosen, mahasiswa, perangkat desa, serta peserta generasi muda Desa Adat Legian. Penelitian sebelumnya juga mendukung pendekatan ini, menunjukkan bahwa teknologi sederhana mampu mengurangi limbah sekaligus menciptakan nilai tambah, baik dalam bentuk ekonomi lokal maupun pelestarian lingkungan. Dengan fokus pada edukasi, inovasi, dan partisipasi masyarakat, program ini diharapkan menciptakan pengelolaan sampah berkelanjutan yang tidak hanya menjaga daya tarik pariwisata, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal.
Pemberdayaan UMKM Pengolahan Ikan di Klungkung Melalui Pendampingan Standarisasi Proses Produksi, Hygiene, dan Sanitasi Produk Pindang dan Abon Ikan Yuarini, Dewa Ayu Anom; Dewi, Ni Luh Made Indah Murdyani; Dewi, Putu Julyantika Nica; Maharani, Putu Trisna; Kirana, Kayla Victoria; Pradnyandari, Anak Agung Sagung Devi Suamba
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21382

Abstract

Kabupaten Klungkung memiliki potensi besar pada sektor perikanan, namun sebagian besar hasil tangkapan masih dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah rendah. Kelompok Pengolah dan Pemasar (POKLAHSAR) Ulam Sari Segara di Desa Kusamba, dengan 17 anggota aktif, menghadapi permasalahan kurangnya pemahaman mengenai hygiene, sanitasi, serta standarisasi proses produksi pindang dan abon ikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas produk olahan melalui penerapan standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), memperkuat manajemen usaha, serta memperluas pemasaran. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penyediaan sarana produksi, serta evaluasi dengan melibatkan tiga dosen, dua mahasiswa, perangkat desa, dan seluruh anggota kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: 100% peserta memahami pentingnya hygiene dan sanitasi, 80% memahami standarisasi proses produksi, serta 80% mampu menggunakan dan merawat peralatan baru. Dari sisi manajemen usaha, 80% anggota memahami standar keamanan pangan, sementara pemasaran digital melalui media sosial meningkatkan jangkauan pasar hingga 60%. Penerapan CPPOB serta manajemen usaha yang baik terbukti meningkatkan mutu produk, daya saing, dan kepercayaan konsumen, sekaligus memperkuat keberlanjutan UMKM berbasis hasil laut.